5 Ciri-Ciri Sel Kulit Mati pada Wajah yang Penting Diketahui

Nazwa Yuliana | Beautynesia
Selasa, 27 Oct 2026 18:30 WIB
2. Permukaan Kulit Terasa Kasar dan Tidak Rata
Permukaan kulit terasa kasar dan tidak rata/ Foto: Pexels.com/ thecactusena ‎

Beauties, pernah merasa kulit wajah tampak kusam, terasa kasar saat disentuh, atau riasan sulit menempel dengan rata? Kondisi tersebut bisa berkaitan dengan penumpukan sel kulit mati di permukaan kulit.

Sebenarnya, sel kulit mati merupakan bagian normal dari proses regenerasi kulit. Namun, ketika proses pengelupasan alaminya terganggu, sel-sel tersebut dapat menumpuk dan membuat tekstur kulit terlihat kurang merata.

Dilansir dari Fleuré dan ScienceInsights, penumpukan sel kulit mati dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kulit kering, paparan udara dengan kelembapan rendah, penggunaan produk pembersih yang terlalu keras, hingga proses regenerasi kulit yang melambat seiring bertambahnya usia. Kondisi ini juga bisa membuat kulit tampak kusam dan bersisik.

Lantas, apa saja ciri-ciri sel kulit mati pada wajah yang perlu dikenali? Simak lima tandanya berikut ini, Beauties!

1. Kulit Terlihat Kusam dan Kurang Bercahaya

Kulit terlihat kusam dan kurang bercahaya/ Foto: Pexels.com/ Anete Lusina

Salah satu ciri sel kulit mati yang cukup mudah dikenali adalah wajah terlihat kusam dan kurang bercahaya. Kulit mungkin tampak tidak segar meskipun kamu sudah mencuci wajah secara rutin. Hal ini dapat terjadi ketika sel-sel kulit mati menumpuk di permukaan sehingga tekstur kulit menjadi kurang merata dan pantulan cahaya tidak terlihat sehalus biasanya.

Penumpukan sel kulit mati dapat membuat kulit kehilangan tampilan cerah alaminya. Kondisi ini juga bisa berkaitan dengan kulit yang mengalami dehidrasi atau kekeringan. Ketika kelembapan kulit berkurang, bagian permukaan yang mengelupas dapat terlihat semakin jelas.

Meski begitu, kulit kusam tidak selalu menandakan adanya penumpukan sel kulit mati. Kurang tidur, paparan sinar matahari, dehidrasi, dan faktor lainnya juga dapat memengaruhi penampilan kulit. Oleh karena itu, perhatikan tanda-tanda lain sebelum menyimpulkan penyebabnya.

2. Permukaan Kulit Terasa Kasar dan Tidak Rata

Permukaan kulit terasa kasar dan tidak rata/ Foto: Pexels.com/ thecactusena ‎

Coba rasakan permukaan wajah dengan ujung jari secara perlahan setelah membersihkan kulit. Jika beberapa bagian terasa kasar, kering, atau tidak rata, kondisi tersebut bisa menjadi salah satu ciri-ciri sel kulit mati yang menumpuk.

Mengutip ScienceInsights, sel kulit mati normalnya akan terlepas secara bertahap melalui proses alami yang disebut deskuamasi. Namun, ketika proses tersebut terganggu, sel-sel lama dapat bertahan lebih lama di permukaan kulit. Akibatnya, wajah terasa kurang halus saat disentuh.

Tekstur kasar juga dapat muncul ketika lapisan pelindung kulit mengalami gangguan dan kehilangan kelembapan. Penggunaan sabun wajah yang terlalu keras atau eksfoliasi berlebihan justru dapat memperburuk kondisi tersebut. Jadi, jangan langsung menggosok wajah dengan kuat hanya karena kulit terasa kasar, Beauties.

3. Muncul Sisik Halus atau Kulit Mengelupas

Muncul sisik halus atau kulit mengelupas/ Foto: Pexels.com/ Polina â €

Ciri berikutnya adalah munculnya serpihan kecil berwarna putih atau bagian kulit yang terlihat mengelupas. Tanda ini biasanya lebih mudah terlihat di sekitar hidung, dahi, pipi, atau area lain yang mengalami kekeringan.

Sel kulit mati dapat terlihat seperti serpihan ketika proses pelepasan alami kulit tidak berlangsung dengan baik. Udara kering, kebiasaan mencuci wajah menggunakan air terlalu panas, serta penggunaan produk perawatan tertentu juga dapat membuat pengelupasan semakin terlihat.

Namun, kulit mengelupas tidak selalu disebabkan oleh penumpukan sel kulit mati biasa. Eksim, dermatitis seboroik, iritasi akibat produk perawatan, dan kondisi kulit lainnya juga bisa menimbulkan gejala serupa. Jika pengelupasan disertai kemerahan, rasa gatal, perih, atau berlangsung terus-menerus, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit.

4. Riasan Terlihat Pecah dan Tidak Menempel Merata

Riasan terlihat pecah dan tidak menempel merata/ Foto: Pexels.com/ Polina Tankilevitch

Beauties yang gemar menggunakan riasan mungkin pernah mengalami foundation terlihat pecah, menggumpal, atau menonjolkan bagian wajah yang kering. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah tekstur permukaan kulit yang tidak merata akibat penumpukan sel kulit mati.

Sel kulit mati yang menumpuk dapat membuat produk perawatan maupun riasan seolah hanya berada di permukaan kulit. Ketika kulit juga mengalami kekeringan, serpihan halus bisa semakin terlihat setelah penggunaan foundation atau bedak.

Meski demikian, riasan yang tidak menempel dengan baik bukan bukti pasti adanya penumpukan sel kulit mati. Pemilihan produk yang kurang sesuai, persiapan kulit yang tidak tepat, dan kombinasi produk yang digunakan juga bisa menjadi penyebabnya.

Untuk membantu menjaga tampilan riasan, gunakan pembersih yang lembut dan pelembap sesuai jenis kulit. Hindari mengelupas kulit secara agresif demi mendapatkan permukaan wajah yang lebih halus.

5. Pori-pori Terlihat Tersumbat dan Komedo Bermunculan

Pori-pori terlihat tersumbat dan komedo bermunculan/ Foto: Pexels.com/ MART PRODUCTION

Ciri terakhir yang bisa diperhatikan adalah pori-pori tampak lebih tersumbat atau komedo mulai bermunculan. Sel kulit mati yang bercampur dengan sebum atau minyak alami kulit dapat berkontribusi pada penyumbatan pori-pori.

Akibatnya, komedo putih maupun komedo hitam dapat terbentuk. Penumpukan sel kulit mati yang bercampur dengan minyak di permukaan kulit bisa membuat pori-pori terlihat lebih padat. Kondisi ini dapat lebih mudah terlihat pada area wajah yang menghasilkan minyak lebih banyak, seperti hidung dan dahi.

Namun, komedo tidak selalu disebabkan oleh sel kulit mati saja. Produksi sebum, perubahan hormon, serta faktor lain juga berperan dalam pembentukannya. Karena itu, jangan menganggap semua pori-pori yang terlihat besar atau bintik hitam sebagai tanda pasti penumpukan sel kulit mati. 

Jika kamu menemukan beberapa ciri-ciri sel kulit mati pada wajah di atas, jangan buru-buru menggunakan produk eksfoliasi secara berlebihan. Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut, memakai pelembap secara rutin, dan menggunakan tabir surya pada pagi hingga siang hari. Eksfoliasi dapat membantu mengangkat sel kulit mati, tetapi pilih metode yang sesuai dengan kondisi kulit. Jika ingin mencoba produk eksfoliasi kimia, gunakan sesuai petunjuk produk dan mulai secara bertahap. Hindari menggabungkan terlalu banyak bahan aktif sekaligus atau menggosok wajah terlalu keras karena dapat memicu iritasi dan merusak lapisan pelindung kulit.

___

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!  

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE