5 Tips Mencegah Foundation Mengalami Oksidasi agar Makeup Flawless

Adira P | Beautynesia
Rabu, 03 Jun 2026 18:00 WIB
Tips Mencegah Foundation Mengalami Oksidasi agar Makeup Flawless/Foto: Freepik.com

Kamu sudah meluangkan waktu dandan di depan cermin, merasa tampilan makeup sudah sangat sempurna, lalu keluar rumah dengan percaya diri. Namun, beberapa jam kemudian saat bercermin di toilet, kamu mendadak syok menyadari warna foundation-mu sudah bergeser menjadi lebih gelap dan kusam. Kejadian ini dikenal dengan istilah oksidasi.

Oksidasi terjadi ketika formula foundation bereaksi dengan kandungan minyak alami di kulit serta partikel udara, sehingga warnanya berubah dari shade asli yang kamu pilih di toko. Dikutip dari Byrdie, Ginger King, seorang cosmetic chemist sekaligus pendiri Grace Kingdom Beauty, menjelaskan bahwa pigmen dalam foundation mengandung iron oxide yang dapat berubah warna saat bereaksi dengan minyak, baik yang diproduksi oleh kulitmu sendiri maupun minyak yang ada di dalam formula kosmetik tersebut.

Kabar baiknya, kamu tidak perlu langsung membuang produkmu karena ada beberapa langkah penyelamatan yang bisa kamu lakukan.

Bersihkan Wajah dan Gunakan Toner Sebelum Makeup

Langkah paling mendasar dan tidak boleh ditawar untuk mencegah oksidasi adalah memastikan kondisi wajahmu benar-benar bersih sebelum disentuh oleh produk makeup apa pun. Kulit yang bersih akan meminimalkan penumpukan minyak berlebih serta sisa kotoran yang berpotensi memicu perubahan warna pada formula foundation-mu.

Setelah mencuci muka dengan sabun, jangan langsung melompat ke tahap complexion, Beauties. Dilansir dari Byrdie, Dr. Joshua Zeichner, Direktur Cosmetic and Clinical Research di Mount Sinai Hospital, menjelaskan bahwa proses oksidasi memang jauh lebih sering terjadi pada tipe kulit yang berminyak.

Oleh karena itu, menekan kadar minyak berlebih sejak awal adalah kunci penting untuk menjaga warna kosmetik tetap stabil sepanjang hari. Di sinilah toner bekerja, yaitu dengan menyeimbangkan pH kulit sekaligus mengangkat sisa minyak yang mungkin masih tertinggal setelah proses pembersihan.

(naq/naq)