8 Alasan yang Membuat Makeup Waterproof Kamu Tetap Luntur

Belinda Safitri | Beautynesia
Minggu, 27 Sep 2026 09:00 WIB
8. Tidak Melakukan Touch-Up
Tidak melakukan touch-up/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Sudah pakai produk dengan label waterproof, tetapi beberapa jam kemudian maskara mulai meninggalkan noda dan complexion terlihat berantakan? Beauties, kondisi seperti ini ternyata tidak selalu berarti produk yang kamu gunakan tidak bagus. Ada banyak faktor lain yang bisa mempengaruhi daya tahan makeup. 

Oleh karena itu, makeup yang tahan lama membutuhkan lebih dari sekadar produk dengan klaim waterproof. Persiapan kulit, pemilihan produk pendukung, hingga teknik aplikasi turut menentukan apakah riasan bisa tetap awet sampai akhir aktivitas.

Dilansir dari The List, yuk simak beberapa alasan yang membuat makeup waterproof tetap luntur! 

1. Produk Tahan Air Bukan Berarti Tahan Minyak

Produk tahan air bukan berarti tahan minyak/ Foto: Magnific.com/jcomp

Kata waterproof sering membuat kita beranggapan bahwa makeup akan bertahan menghadapi apa pun. Padahal, ketahanan terhadap air dan minyak merupakan dua hal yang berbeda. Sebagai contoh, maskara waterproof mungkin tetap bertahan ketika terkena hujan, keringat, atau air mata, tetapi kondisinya bisa berbeda ketika berhadapan dengan kelopak mata yang menghasilkan banyak minyak.

Sebum dapat membuat formula makeup lebih mudah berubah posisi, termasuk pada area mata. Inilah salah satu alasan maskara yang awalnya terlihat rapi bisa berubah menjadi noda gelap setelah beberapa jam.

Jadi, Beauties, kalau area wajahmu cenderung berminyak, jangan hanya mengandalkan label waterproof, pilih produk dengan tambahan formula oil free untuk lebih mengunci riasan. 

2. Rutinitas Skincare Belum Sesuai Kondisi Kulit

Rutinitas skincare belum sesuai kondisi kulit/ Foto: Magnific.com/magnific

Produk makeup waterproof akan sulit awet jika diaplikasikan di atas kulit yang sedang sangat kering, terlalu berminyak, atau memiliki banyak sel kulit mati. Karena itu, persiapan sebelum makeup sebaiknya tidak dilewatkan. Misalnya, melakukan eksfoliasi untuk mengangkat sel kulit mati hingga memakai pelembab dengan formula sesuai jenis kulit. 

Ahli estetika, Gayle Miller, menekankan pentingnya menggunakan produk skincare yang benar-benar sesuai dengan kondisi kulit, bukan sekadar mengikuti apa yang digunakan orang lain. Jika kamu masih bingung menentukan kebutuhan kulit, berkonsultasi dengan ahli kecantikan atau dokter kulit dapat membantu memilih rutinitas yang lebih sesuai.

3. Tidak Menggunakan Primer

Tidak menggunakan primer/ Foto: Magnific.com/serhii_bobyk

Primer sering dianggap sebagai produk tambahan yang bisa dilewati ketika sedang terburu-buru. Padahal, produk ini dapat membantu menghaluskan permukaan kulit sekaligus menjadi lapisan awal agar makeup lebih mudah menempel. 

Jenis primer pun sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kulit. Untuk kulit berminyak, misalnya, primer dengan formula oil control bisa menjadi pilihan untuk membantu mengatasi tampilan minyak. Sementara itu, kulit kering membutuhkan primer yang memberikan kelembapan agar foundation dan concealer tidak mudah menempel pada area yang kering lalu terlihat pecah.

4. Pengaplikasian Foundation Kurang Tepat

Pengaplikasian foundation kurang tepat/ Foto: Magnific.com/magnific

Mengaplikasikan foundation menggunakan tangan memang terasa praktis, tetapi cara ini tidak selalu memberikan hasil terbaik. Panas alami dari tangan dapat mempengaruhi minyak dan pigmen dalam produk complexion, sementara sebagian produk juga bisa tertinggal di tangan sehingga coverage yang sampai ke wajah menjadi kurang maksimal.

Sebagai alternatif, kamu bisa menggunakan beauty blender atau brush khusus. Alat ini bisa membuat hasil riasan terlihat lebih natural dan menyatu dengan kulit sekaligus mengurangi produk yang terbuang di telapak tangan.

5. Melewatkan Bedak Transparan

Melewatkan bedak transparan/ Foto: Magnific.com/magnific

Penyebab makeup waterproof luntur yang berikutnya adalah melewatkan bedak. Untuk Beauties yang sering menghadapi masalah wajah cepat mengilap, bedak transparan bisa menjadi salah satu produk yang membantu. Penata rias Hillary Kline bahkan menyebut bedak transparan ampuh mengunci makeup. 

Namun, bukan berarti wajah perlu dilapisi bedak setebal mungkin. Kline menyarankan penggunaan brush besar dan lembut untuk mengaplikasikan bedak pada area seperti pipi, dahi, hidung, dan dagu. Aplikasikan tipis-tipis agar makeup tetap terlihat halus namun tidak terasa berat.

6. Melewatkan Setting Spray

Melewatkan setting spray/ Foto: Magnific.com/magnific

Setelah melewati proses skincare, primer, foundation, hingga bedak, masih ada satu tahap yang sering terlupakan, yaitu setting spray. Produk ini digunakan setelah riasan selesai untuk membantu mengunci tampilan makeup sekaligus memberikan perlindungan tambahan.

Pasalnya, setting spray umumnya mengandung formula yang mampu membantu memperpanjang ketahanan makeup seperti PVP atau polyvinylpyrrolidone. Namun, Beauties tetap perlu memperhatikan daftar bahan dan memilih formula yang sesuai dengan kondisi kulit. Jangan lupa, setting spray juga perlu diaplikasikan sesuai petunjuk produk agar hasilnya tidak justru membuat wajah terlalu basah.

7. Lupa Menggunakan Kertas Penyerap Minyak

Lupa memakai kertas penyerap minyak/ Foto: Foxtale

Kulit yang mulai berminyak sering membuat kita tergoda menambahkan bedak berkali-kali. Padahal, cara tersebut belum tentu menjadi solusi karena semakin banyak lapisan makeup yang ditambahkan, semakin besar pula kemungkinan wajah terlihat cakey atau tidak rata. Di sinilah kertas penyerap minyak bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.

Kertas penyerap minyak dapat menyerap sebum sekaligus membantu mempertahankan makeup yang sudah ada. Caranya cukup ditempelkan dengan lembut selama beberapa detik pada area yang berminyak, bukan digosok. Dengan begitu, minyak berlebih dapat dikurangi tanpa harus menghapus atau menumpuk kembali makeup dari awal.

8. Tidak Melakukan Touch-Up

Tidak melakukan touch-up/ Foto: Magnific.com/KamranAydinov

Tidak ada makeup yang benar-benar kebal terhadap aktivitas seharian. Setelah makan, berkeringat, berpindah dari siang ke malam, atau beraktivitas di luar ruangan, beberapa bagian makeup mungkin mulai memudar sekalipun memakai produk waterproof. Karena itu, melakukan touch-up bisa membuat riasan kembali terlihat rapi.

Saat touch-up, setting spray juga dapat kembali digunakan untuk membantu mempertahankan riasan. Dengan perbaikan kecil, kamu tidak perlu menambahkan banyak lapisan makeup baru yang justru berisiko membuat complexion terlihat tebal.

Jadi, itulah beberapa alasan makeup waterproof tetap luntur. Dari sejumlah alasan di atas, kebiasaan mana nih yang ternyata masih sering kamu lakukan, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE