Cara Memutihkan Kulit Secara Instan
Kulit putih merupakan dambaan beberapa wanita. Kulit putih membuat mereka menghalalkan segala cara, termasuk cara yang tidak aman. Cara memutihkan kulit wajah secara instan yang dapat membahayakan kulit salah satunya dengan menggunakan produk-produk yang berbahaya bagi tubuh, atau mencoba produk-produk tanpa menggunakan resep dokter. Selain karena ikut-ikutan banyak juga wanita yang mencoba-coba tanpa memahami betul bahaya dibalik penggunaan produk atau suatu bahan. Terdapat beberapa kandungan yang dapat berbahaya bagi kulit di antaranya Hydroquinon dan steroid.
Kandungan Yang Berbahaya Bahan Kimia Dalam Krim Wajah
Merkuri
Merkuri atau air raksa adalah logam yang pada kondisi normal berbentuk cairan warna abu-abu Ladies. Merkuri tidak berbau dan tidak larut dalam air dan alkohol, tapi larut dalam asam nitrat, asam sulfur panas, dan lipid. Merkuri dapat berdampak dalam pengelupasan epidermis kulit. Jika lapisan kulit terkelupas sedikit demi sedikit, hal ini tentu menjadi berbahaya. Dalam jangka panjang, efek yang ditimbulkan dapat merusak ginjal serta sistem saraf, berdampak pada psikologis, dan kelainan fungsi otak pada janin untuk ibu hamil.
Hydroquinon
Apabila kamu senang mengambil foto dan mencetaknya kamu akan familiar dengan kandungan berbahaya ini Ladies. Hydroquinon adalah bahan kimia yang digunakan pada proses cuci cetak foto. Bahan kimia ini berguna sebagai zat penstabil dalam minyak, cat, pernis, serta bahan bakar kendaraan. Dan bayangkan jika kamu menggunakan bahan ini pada kulit kamu.
Badan POM Amerika Serikat menyatakan bahwa produk pemutih yang dijual bebas di pasaran hanya boleh mengandung kadar hydroquinon maksimal 2%. Sementara jika produk ini diresepkan dokter spesialis kulit maksimal hanya boleh mengandung 4% hydroquinon. Penggunaan hydroquinon di atas 4% dapat menyebabkan ruam pada kulit karena terbakar.
Di Indonesia, produk pemutih yang mengandung hydroquinon sempat diperbolehkan beredar dengan kadar sama. Namun sejak tahun 2008, melalui Peraturan Kepala Badan POM Republik Indonesia Nomor : HK.00.05.42.1018 tentang Bahan Kosmetik, kandungan hydroquinon di dalam produk pemutih tidak boleh digunakan sama sekali Ladies.
Penggunaan hydroquinon dalam kadar tinggi atau jangka lama dapat menyebabkan hiperpigmentasi, yaitu menggelapnya warna kulit. Salah satu cirinya adalah muncul bercak hitam yang disebut melasma. Selain itu munculnya Vitiligo, yaitu menghilangnya pigmen kulit secara keseluruhan akibat matinya sel melanosit yang menghasilkan melanin. Yang terakhir kronosis eksogen yang mana kulit menjadi berwarna biru kehitaman.
Steroid
Steroid adalah bahan yang biasanya digunakan untuk mengurangi peradangan pada kulit yang memerah dan gatal. Mengonsumsi bahan ini secara berkelanjutan atau dengan kadar tinggi dapat menyebabkan katarak dan pelemahan tulang lho Ladies.
Untuk kulit, efek samping dari pemakaian steroid adalah penipisan pada lapisan kulit. Jika kulit menjadi terlalu tipis, orang tersebut akan lebih mudah tergores atau terluka. Steroid yang dioleskan pada kulit dapat terserap oleh tubuh lalu masuk ke dalam pembuluh darah. Efek samping lainnya adalah telangiektasis yaitu pembuluh darah kapiler nampak pada permukaan kulit akibat tipisnya lapisan kulit, jerawat yang berlebih, dan memperlambat penyembuhan luka.
Rhododenol
Rhododenol adalah bahan kimia alami dari kulit pohon birch putih yang mengurangi produksi melanin. Produk-produk yang mengandung rhododenol dan sempat dijual di Indonesia ditarik dari pasaran sejak bulan Juli 2013 karena terbukti berbahaya. Hal itu karena laporan sejumlah konsumen yang mengeluh mengalami depigmentasi atau bercak-bercak putih pada kulit.
Kombinasi hidrokinon, kortikosteroid, dan retinoic acid
Kortikosteroid dan retinoic acid digunakan secara umum dalam pengobatan beberapa masalah kulit seperti hiperpigmentasi (bercak-bercak hitam pada kulit). Tetapi jika dicampur dengan hidrokinon, produk tersebut dianggap tidak aman. Efeknya kurang lebih sama yaitu menyebabkan penipisan kulit sehingga kulit menjadi lebih rentan terhadap luka dan sinar matahari.
Ascorbic acid (vitamin C)
Vitamin C memutihkan kulit dengan berfungsi sebagai antioksidan kuat yang menekan reaksi oksidasi di dalam sintesis melanin. Vitamin C sebagai pemutih kulit pernah menjadi trend dengan cara disuntikkan pada kulit. Vitamin C memang efektif untuk mencerahkan kulit Ladies, tetapi jika diberikan dalam kadar tinggi dapat menimbulkan risiko memperberat kerja ginjal hingga memicu gagal ginjal, menyebabkan batu ginjal, pusing-pusing, dan pingsan.
| Baca Juga : Manfaat Beeswax Untuk Kecantikan |
Terlalu Sering Mengeskfoliasi Kulit
Eksfoliasi kulit adalah perawatan wajah yang dapat mengangkat kulit mati beserta kotoran yang menyumbat pada pori-pori kulit wajah. Namun, apabila kamu terlalu sering mengeksfoliasi kulit, kulit wajah yang masih sehat juga akan terangkat. Hal ini akan membuat wajah kamu kering dan menjadi infeksi lho Ladies. Kamu dapat mengeksfoliasi kulitmu seminggu satu kali.
Cara Memutihkan Kulit Yang Aman
Tersapat beberapa cara memutihkan kulit yang Aman
1) Pastikan kosmetik yang akan kamu beli terdaftar dalam daftar kosmetik yang teregistrasi BPOM ya Ladies. Produk kosmetik yang teregistrasi wajib mencantumkan nomor izin edar. Sedangkan produk yang ternotifikasi tidak wajib mencantumkan nomor notifikasi, tapi wajib mencantumkan nama dan alamat produsen pada label.
2) Membaca dengan cermat label bahan kandungan pada setiap kemasan produk pemutih kulit, termasuk cara dan dosis penggunaan, komposisi, serta tanggal kedaluarsa. Walaupun kamu tidak sabar dan menginginkan hasil yang cepat, kamu tetap tidak boleh menggunakan tidak sesuai dengan dosis penggunaan. Jika kamu tidak cermat tentunya hal itu akan berdampak buruk.
3) Jangan memaksakan untuk memakai produk tertentu hanya karena testimoni yang ada. Jika kulit kamu tidak cocok, kamu harus berhenti menggunakan produk tersebut. Kamu akan melihat apakah kulit kamu cocok atau tidak dengan beberapa tanda seperti muncul ruam-ruam, jerawat, kulit menjadi kemerahan, ataupun kulit gatal.
Lakukan uji coba dengan cara berikut ini :
- Oleskan produk ke plester.
- Tempelkan plester selama 24 jam pada bagian dalam lengan bawah
- Jaga agar plester tidak terkena air
- Lepaskan plester dan periksa apakah produk tersebut bereaksi pada permukaan kulit
- Jika kulit tidak bereaksi buruk, kemungkinan besar produk tersebut aman bagi kamu Ladies. Namun hentikan penggunaan jika kulit menjadi kemerahan, gatal, melepuh, atau nyeri.
4) Gunakan cara tradisional dengan menggunakan bahan alami sebagai berikut
- Bengkoang – Bengkoang ini dikenal karena mempunyai efek pencerah, banyak pula produk yang menggunakan buah ini sebagai bahan utama. Zat fosfor dan kalsium alami sangat bermanfaat menjadikan kulit lebih putih, bersih dan sehat. Biasanya bengkoang digunakan sebagai masker atau dikonsumsi.
- Alpukat – Buah alpukat mengandung vitamin, mineral serta minyak alami. Bermanfaat untuk menjaga kelembaban dan memutihkan kulit. kamu bisa menggosokkan pada wajah secara langsung atau menghaluskan terlebih dahulu dan dijadikan masker
- Jeruk nipis – Jeruk nipis membuat wajah nampak lebih cerah dan putih karena mengandung vitamin yang baik untuk kulit. Caranya adalah dengan mengoleskannya langsung ke bagian wajah, jika cara ini tidak nyaman untuk kamu, maka silakan potong jeruk nipis tipis-tipis dan meletakkannya pada wajah dan didiamkan selama beberapa saat.
5) Mulailah gaya hidup yang tepat
Gaya hidup bukan hanya dilakukan untuk mendapatkan tubuh yang sehat tapi bisa juga untuk mendapatkan kulit yang bukan hanya putih namun juga sehat. Bagaimana caranya?
- Konsumsi air putih yang cukup. Minimal 8 gelas sehari
- Banyak makan buah-buahan, apapun itu makanlah buah-buahan
- Mengkonsumsi sayuran yang dimasak dengan cara yang tepat
- Melakukan olahraga atau senam wajah dengan mengucapkan aiueo berulang-kali selama beberapa menit
- Bersihkan wajah kamu dengan pembersih yang cocok untuk
- Hindari penggunaan kosmetik yang berlebihan karena kosmetik hanya akan menutupi kekurangan pada wajah kamu dan bukan untuk menghilangkan kekurangan pada wajah