Kapan Harus Menggunakan Concealer, Color Corrector, dan Under-eye Brightener? Ini Tips dari MUA
Beauties, buat kamu yang punya masalah mata area bawah mata, seperti lingkaran hitam, kamu mungkin sering melihat berbagai produk yang mengklaim dapat mengatasi tampilan gelap dan kusam.
Produk kosmetik seperti concealer, color corrector, hingga under-eye brightener menjadi yang paling umum digunakan untuk mengatasi masalah area bawah mata gelap, kemerahan, atau kusam. Ketiga produk ini memiliki fungsinya tersendiri, tapi pertanyaannya, kapan harus menggunakan produk ini dan bagaimana urutannya?
Dilansir dari Byrdie, beberapa makeup artist (MUA) membagikan tipsnya. Yuk, simak!
Apa Itu Concealer?
Butuh produk makeup dengan formula pekat untuk menutupi noda hitam atau jerawat? Concealer is the answer. Menurut adalah MUA profesional utama global Smashbox, Lori Taylor Davis, concealer adalah produk complexion dengan formula pekat yang dirancang untuk menyamarkan noda, kemerahan, atau lingkaran hitam.
"Produk ini biasanya memiliki pigmentasi lebih tinggi dibandingkan foundation, menjadikannya pilihan utama untuk mengoreksi area spesifik yang memerlukan daya tutup (coverage) lebih maksimal," tuturnya.
Ada dua jenis formula concealer yang populer, yaitu krim dan cair. Penting untuk menentukan jenis mana yang paling cocok dengan kebutuhan kulit sembari mempertimbangkan tingkat coverage yang kamu butuhkan. Selain itu, kamu juga bisa mempertimbangkan hasil akhir makeup yang kamu sukai, entah itu satin, matte, atau dewy.Â
Umumnya, concealer diformulasikan dengan kandungan perawatan kulit yang menutrisi seperti emolien, sehingga dapat menyatu dengan mudah pada kulit dan dapat diaplikasikan menggunakan jari, kuas, atau spons.
Apa Itu Color Corrector?
Ilustrasi/Foto: Magnific.com
Ketika berbicara soal color corrector, kita tidak bisa meninggalkan ilmu teori warna. Menurut Davis, color corrector digunakan untuk menetralkan perubahan warna kulit sebelum penggunaan concealer.
"Produk ini mengandalkan teori warna. Bayangkan nuansa peach dan aprikot untuk membantu menyamarkan lingkaran hitam kebiruan atau keunguan di bawah mata, warna hijau untuk menetralkan kemerahan, serta warna lavender untuk mencerahkan kulit yang tampak kusam atau kekuningan," paparnya.
Apa itu Under-Eye Brightener?
Jika kamu ingin tampil dengan wajah yang seolah-olah sudah tidur nyenyak semalaman, kamu bisa menggunakan produk under-eye brightener. Produk ini dikenal mampu menyegarkan tampilan area bawah mata secara instan.
"Under-eye brightener memberikan kilau dan cahaya pada mata yang tampak lelah, sehingga Anda seketika terlihat lebih segar dan terjaga," ujar Davis. Singkatnya, menurut MUA profesional di New York Crystal Gossman, produk under-eye brightener layaknya filter kecantikan untuk area bawah mata.
Tips Menggunakan Ketiga Produk Ini
Ilustrasi/Foto: Magnific.com
Sebelum menggunakan concealer, color corrector, dan under-eye brightener, pastikan kamu sudah melakukan skin preparation atau menyiapakn kulit terlebih dahulu. Khusus di area mata, Davis menyarankan untuk menggunakan krim mata terlebih dahulu untuk menghidrasi dan menghaluskan area bawah mata. Langkah ini dapat menciptakan kulit yang lembap dan halus ketika dirias.
Setelah mengaplikasikan krim mata, langkah berikutnya adalah menggunakan under-eye brightener, diikuti oleh color corrector, dan diakhiri dengan concealer. Karena area mata sangat sensitif, Gossman menyarankan cara aplikasi yang lembut.
"Aplikasikan produk secara perlahan jika menggunakan jari—tepuk-tepuk produk dan jangan menarik kulit. Jika menggunakan kuas, sapukan dengan gerakan bolak-balik dan lakukan dengan sentuhan ringan, layaknya seorang seniman saat menggambar," tuturnya.
Biarkan setiap produk meresap selama beberapa menit sebelum beralih ke produk berikutnya untuk mencegah produk menggumpal atau pecah, sehingga hasil akhirnya tampak menyatu alami. Ingin riasan lebih tahan lama? Davis menyarankan untuk menguncinya menggunakan bedak tabur transparan yang ringan.
Nah, Beauties, itulah tips menggunakan concealer, color corrector, dan under-eye brightener. Memahami kapan dan bagaimana cara menggunakan ketiga produk ini dapat membantu kamu mengatasi masalah area bawah mata, seperti lingkaran hitam, kulit kusam, dan kemerahan.
Selain urutan penggunaannya, Gossman dan Davis menekankan pentingnya memilih formula yang sesuai dengan jenis kulit, tingkat coverage yang diinginkan, serta hasil akhir yang kamu sukai. Dengan menerapkan tips ini, area bawah mata akan tampak merata dan cerah sepanjang hari. Selamat mencoba, Beauties!
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!