Ramah Lingkungan, Kemasan Produk Skincare Amerika Ini Manfaatkan Sampah Plastik di Jakarta!

Retno Wulandari | Beautynesia
Selasa, 19 Nov 2019 05:00 WIB
https://oss.beautynesia.id/photo/temporary/c10dd08667d425a4c115fa2586de8875.jpeg
Kinship, brand kosmetik indie Amerika memilih sampah dari Jakarta sebagai bahan daur ulang untuk kemasan produknya.
Foto: Istimewa

Kinship, salah satu brand kosmetik indie Amerika membuat gebrakan terbaru melalui kemasan produk skincare-nya. Ya, Kinship memilih untuk memanfaatkan limbah plastik, kardus, dan kertas sebagai bahan utama pembuatan kemasan produknya.

Brand dari Amerika ini memilih sampah plastik, kardus, dan kertas dari Jakarta untuk diolah dan dijadikan sebagai kemasan produk yang ramah lingkungan. Dalam pengemasannya, mereka tidak menggunakan bubble wrap atau plester dengan alasan perusahaan tersebut tidak ingin membuat sampah dari produk mereka.
 


Foto: Istimewa

Menurut Alison Haljun, Co-founder perusahaan Kinship mengatakan jika perusahaannya ingin produknya memiliki keterlibatan langsung dan nyata untuk planet dan krisis iklim global. Oleh karena itu, perusahaannya mengambil sampah plastik, kardus, dan kertas dari tempat-tempat yang paling banyak penghasil sampah, salah satunya adalah Ibu Kota Indonesia, yakni Jakarta.

Mengutip Allure, Steve Alexander, presiden dan CEO Asosiasi pendaur ulang plastik mengungkapkan bawah hampir 90 persen dari sampah plastik atau OWP (Ocean Waste Plastic) berasal dari lima sungai di Indonesia.

Ya, bukan rahasia umum lagi jika Indonesia merupakan salah satu negara yang menghasilkan sekitar 3,2 juta ton sampah setiap tahun dan hampir setengahnya berakhir di laut. Menurut sebuah studi tahun 2015 dalam jurnal Science, Indonesia bahkan disebut sebagai negara penyumbang sampah plastik ke lautan terbanyak ke-dua setelah China.

Untuk mendapatkan sampah-sampah plastik yang mencemari lingkungan ini, Kinship bekerjasama dengan perusahaan di Denmark untuk mengumpulkan limbah plastik di laut.

"Sampah plastik ini dikumpulkan oleh nelayan dari tempat-tempat seperti Jakarta dan Bali, Indonesia. Di sana laut dan pantai dipenuhi banyak plastik," jelas Christin Powell, pendiri Kinship.

“Bekerja dengan nelayan di Jakarta dan Bali, Indonesia. Di mana, laut dan pantai dipenuhi dengan banyak sampah plastik. Mereka mengumpulkannya, lalu plastik tersebut diolah menjadi kemasan untuk produk kemasan kami. Sejak tahun ini, Kinship telah mengeleminasi 1,5 ton plastik dari laut, dan ini baru permulaan. Kami tahu masih banyak yang harus dilakukan,” ujar Alison Haljun seperti yang dikutip Pop Sugar.
 


Foto: Istimewa

Untuk brand skincare-nya, Kinship juga tidak menggunakan 1,300 bahan yang masih diragukan, seperti sulfat, silikon, dan paraben yang dilarang di kawasan Eropa.

Kinship memiliki produk-produk andalan, mulai dari Supermello Hydrating Gel Cream hingga Insta Swipe Honey Lemon AHA Pads. Produk skincare yang ramah lingkungan ini dijual dengan harga yang lumayan terjangkau, yakni sekitar Rp 200 ribuan.
 


(ags/ags)
Loading ...