sign up SIGN UP

FASHION

Ini Alasan Prancis Menjadi Pusat Parfum Dunia

tjitradewi | Minggu, 28 Mar 2021 14:00 WIB
Ini Alasan Prancis Menjadi Pusat Parfum Dunia
caption

Ketika berbicara soal parfum, Prancis menjadi negara yang sering disebut. Sejumlah merk parfum terkenal berasal dari sini, sebut saja Chanel, Dior, Guerlain, dan Estée Lauder. Lalu, apa ya latar belakang Prancis menjadi pusat parfum dan menguasai 30 persen pasar parfum dunia?

Dilihat dari segi sejarahnya, parfum sebenarnya sudah diciptakan oleh masyarakat Mesir kuno, ribuan tahun sebelum Masehi. Lalu, budaya ini berkembang dan terbawa hingga ke Eropa. Tercatat bahwa masyarakat Yunani dan Romawi kuno juga telah mengenal wewangian ini. Parfum yang pada awalnya digunakan sebagai bagian dari ritual berkembang menjadi wewangian untuk tubuh.

Ilustrasi menggunakan parfum.
Ilustrasi menggunakan parfum. (Freepik)

Budaya ini pun terus berkembang dan mencapai puncaknya pada Masa Renaissance yakni pada Abad Pertengahan. Kala itu, banyak anggapan beredar bahwa air dapat menularkan penyakit, sehingga mereka lebih memilih memakai wewangian dibandingkan membersihkan diri dengan mandi. Orang yang berjasa mempopulerkannya adalah Ratu Catherine de Medici yang merupakan istri dari King Henri II. 

Catherine de Medici
Catherine de Medici (Public Domain)

Meski pusat pemerintahan dan butik terkenal Prancis berada di Paris, namun asal mula diciptakannya parfum berada di sebuah kota kecil bernama Grasse. Kota yang dekat dengan pesisir ini memiliki ketinggian 350 meter. Suhu dan iklim Mediterania di daerah inilah yang membuatnya cocok untuk bercocok tanam bunga, seperti melati, lavender, dan mawar.

[Gambas:Instagram]

Grasse terletak di ketinggian 350 mdpl.
Grasse terletak di ketinggian 350 mdpl. (Creative Common)

Awalnya Grasse dikenal sebagai kota penghasil kerajinan kulit. Namun karena produksi tersebut menghasilkan bau, masyarakat di sana mengoleskan ekstrak bunga ke hasil kerajinan untuk menyamarkan atau menghilangkan baunya. Namun, hal ini membuat pembeli lebih melirik ke wewangian dibanding kepada hasil kerajinan kulit. Dari sini lah produksi parfum menjadi berkembang.

Bangunan Fragonard di Grasse, Prancis.
Bangunan Fragonard di Grasse, Prancis. (Instagram.com/fragonardparfumeurofficiel)

Jika berkunjung ke sana, wisatawan bisa mengunjungi International Perfume Museum dan Fragonard Perfume Museum, yang merupakan merk parfum tertua di Grasse. Menurut situs About France, kini terdapat setidaknya 60 perusahaan pembuat parfum yang mempekerjakan 3.500 orang. 

Meski saat ini perusahaan di sana juga memroduksi parfum sintetis, namun parfum yang benar-benar berasal dari ekstrak bunga-bungaan masih menjadi primadona di sana. 

Keahlian mengekstrak bahan inilah yang menjadi ciri khas para pembuat parfum di Grasse. Terdapat rahasia yang diturunkan turun temurun dari generasi ke generasi dalam mengekstrak dan membuat parfum yang tak bisa ditiru. 

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id