sign up SIGN UP

FASHION

Kolektor Perhiasan? Begini Cara Merawat Tiap Jenis Perhiasan Yang Kamu Punya (Bag. 2)

Agatha Kharisma | Selasa, 25 Apr 2017 07:00 WIB
Kolektor Perhiasan? Begini Cara Merawat Tiap Jenis Perhiasan Yang Kamu Punya (Bag. 2)
caption
Tak hanya sekedar mempercantik penampilan, perhiasan adalah investasi untuk gayamu. Sebuah aksesoris dapat menjadi statement piece yang unik dan khas. Tapi kalau tidak dirawat dengan benar, perhiasanmu lama kelamaan bisa kusam dan rapuh lho. Buat kamu yang suka mengoleksi perhiasa, ketahui dulu cara merawat perhiasanmu dengan benar!

Perhiasan Dari Bahan Kayu


Karena berasal dari bahan organik, kelembapan dan sinar matahari langsung adalah musuh utama bagi perhiasan berbahan dasar kayu. Kalau memang perhiasan kayumu tidak sengaja terkena cairan, sebaiknya segera lap hingga kering. Lalu, hindari kontak dengan sabun, lotion, parfum, skin care, atau bahan-bahan lain yang bisa membuat perhiasaan lebih lembap. Untuk membersihkan perhiasan dari bahan kayu, sebaiknya gosokkan dengan kain katun secara lembut searah dengan serat kayu. Kemudian, simpan dalam wadah kedap udara.
 
Foto: https://www.tamaracomolli.com/jewellery-care/


 


Perhiasan Dari Bahan Besi


Faktanya, perhiasan dari bahan besi memang tidak dirancang untuk dipakai setiap hari, Beautynesian. Oleh karena itu, cara yang ampuh agar perhiasan besimu lebih awet adalah dengan cara memberi jeda waktu agar perhiasanmu dapat 'libur' sejenak dan tidak terlalu sering terkena keringat dan air.

Aksesoris dari bahan besi ini juga sebaiknya dihindarkan dari kelembapan karena bisa mudah karatan. Jadi, jangan sekali-kali bersihkan dengan air sabun. Sebaliknya, gunakan sikat gigi kering dan lap katun untuk membersihkan kotoran yang menempel di perhiasan besi. Lalu, simpan dalam wadah ziplock bag yang kedap udara agar tidak mudah karatan.
 


Foto: https://blog.liquidationchannel.com/2015/06/06/how-to-take-care-of-your-fashion-jewelry/


 



Aksesoris Dari Bahan Perak


Musuh utama dari perak adalah oksigen dan sulfur yang dapat membuatnya nampak kotor. Berbeda dengan perhiasan besi, kamu dapat menggunakan perhiasan perak secara rutin karena minyak alami dari kulit akan melapisi perak dan menjaganya tetap berkilau.

Tapi, kamu harus selalu mencegah kontak dengan parfum, lotion, pembersih, bahan-bahan mengandung sulfur, air klorin, maupun sinar matahari langsung karena bisa membuat warnanya terlihat memudar dan kusam. Sebaiknya, simpan perhiasan perak dalam kantong plastik kedap udara secara terpisah agar tidak timbul goresan. Kemudian, jangan lupa untuk memoles perhiasan perakmu secara teratur dengan kain khusus perak untuk menjaganya agar warnanya tetap nyata dan berkulau, Tapi kalau kamu tidak menemukan kain khusus perak, kamu bisa menggunakan lap microfiber biasa. 

Lastly, jika memang perhiasan perakmu sudah kelewat kotor dan tak dapat dipoles, bawalah perhiasan perakmu ke tempatmu membelinya untuk membersihkan perhiasan perakmu because experts know the best.  
 


Foto: https://smallgemstore.com/author/aquazi/


 


(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id