sign up SIGN UP

FASHION

Prada Re-Nylon: Ubah Limbah Jaring Ikan Jadi Tas Ikonik Ramah Lingkungan

Anindya Milagsita | Kamis, 07 Nov 2019 12:30 WIB
Prada Re-Nylon: Ubah Limbah Jaring Ikan Jadi Tas Ikonik Ramah Lingkungan
caption
Brand kenamaan Prada merilis sebuah inovasi tas yang ikonik, unik, dan menarik. Bertajuk Prada Re-Nylon, tas yang satu ini ternyata dibuat dari bahan daur ulang nilon yang berasal dari limbah jaring ikan. Seperti apa inovasi tas dari Prada yang ramah lingkungan ini?

Pada Mei tahun ini, Prada mengumumkan bahwa pihak mereka tak lagi menggunakan bulu untuk memproduksi sebuah produk. Sebaliknya mereka ingin berupaya menerapkan perubahan positif untuk jangka waktu yang lama. Langkah pertama yang mereka ambil adalah dengan memanfaatkan limbah jaring ikan untuk digunakan sebagai bahan nilon pembuatan produk tas. 


1. Berasal dari Bahan Jaring Ikan


Prada Re-Nylon hadir dengan sebuah inovasi yang cukup mengejutkan. Tas yang satu ini ternyata berasal dari limbah jaring ikan yang didaur ulang sedemikian rupa hingga menjadi sebuah tas ikonik yang ramah lingkungan. Koleksi ini akan menjadi kontribusi pihak Prada untuk membuat produk tanpa menggunakan bahan yang baru. 
Foto: https://www.instagram.com/prada/

Limbah jaring ikan tersebut diolah kembali hingga menghasilkan benang econyl. Ya, Econyl sendiri merupakan limbah plastik tersebut diubah menjadi gulungan benang. Meninggalkan bahan nilon murni, Prada memilih untuk beralih ke bahan econyl yang lebih ramah lingkungan. 


2. Rilis dengan 6 Jenis Tas Berbeda


Prada Re-Nylon hadir dalam enam jenis tas yang berbeda. Dengan model klasik, koleksi ini merilis tas yang cocok dipakai baik pria maupun wanita. Enam jenis tas yang ada dalam koleksi ini antara lain tas pinggang, tas selempang, tote bag, tas olahraga, dan dua tas punggung. Hadir dalam warna biru donker, koleksi tas Prada Re-Nylon terlihat mewah dan berkelas. 


Foto: https://www.instagram.com/prada/

3. Berkomitmen untuk Mengubah Produk Menjadi Lebih Ramah Lingkungan


Pada peluncuran koleksi Prada Re-Nylon bulan Juni lalu, Kepala Pemasaran dan Komunikasi Grup Prada mengatakan bahwa Prada kini ingin berkomitmen untuk mengubah produk mereka menjadi lebih ramah lingkungan. Koleksi ini pun menjadi langkah awal bagi mereka untuk memperkenalkan inovasi produk tas ramah lingkungan ini. 


Foto: https://www.instagram.com/prada/

Pada salah satu episode yang menampilkan proses pembuatan koleksi Prada Re-Nylon ini terungkap bahwa di lepas pantai Selandia Baru terdapat 640.000 ton jaring ikan yang dibuang setiap tahunnya. Fakta inipun mengejutkan dan patut menjadi perhatian. Dengan hadirnya koleksi Prada ini setidaknya dapat membantu mengatasi masalah limbah yang ada.


4. Bekerja Sama dengan National Geographic


Merilis koleksi tas dengan konsep ramah lingkungan, pihak Prada ternyata bekerja sama dengan National Geographic. Mereka pun merilis proses pembuatan koleksi tas Prada Re-Nylon ke dalam lima episode video. Pada kelima episode inilah penonton diajak untuk mengetahui berbagai fakta mengenai persoalan limbah terutama limbah jaring ikan yang ada dan terjadi disekitar.


Foto: https://www.instagram.com/prada/

Selain itu proses pembuatan koleksi ini pun akan sangat menarik untuk diikuti. Penonton dapat melihat bagaimana proses daur ulang limbah jaring ikan yang diolah menjadi sebuah benang econyl yang ramah lingkungan. 


5. Berfokus Pada Cinta Terhadap Planet Bumi


Foto: source: https://www.instagram.com/prada/

Prada yang dikenal akan penggunakan bahan ikonik nilon untuk membuat produk mereka. Namun pihak mereka mengakui bahwa sistem dalam mode, khususnya untuk mode mewah, perlu dipikirkan lagi karena bagaimanapun planet tempat tinggal kita harus diprioritaskan. Hal inilah yang mendorong mereka untuk mulai menerapkan bahan-bahan ramah lingkungan untuk menciptakan sebuah koleksi tas yang ramah juga terhadap planet bumi. 

Prada saja sudah peduli akan bumi, bagaimana dengan kamu?


[Gambas:Youtube]

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id