sign up SIGN UP

LIFE

5 Tips Menyimpan Makanan Sisa Lebaran agar Tidak Cepat Basi

Esra Dopita | Rabu, 27 May 2020 05:00 WIB
5 Tips Menyimpan Makanan Sisa Lebaran agar Tidak Cepat Basi
caption
Makanan Lebaran biasanya disajikan dalam jumlah besar. Tak jarang, banyak makanan yang tersisa.

Lebaran identik juga dengan makanan enak dan "berat" seperti ketupat sayur dengan opor ayam, rendang, kentang balado, semur daging, gulai daging, sambal goreng ati, dan sebagainya. Biasanya,  sajian Lebaran ini disajikan dalam jumlah besar. Tak jarang, banyak makanan yang tersisa. Nah, agar tak mubazir dan bisa dikonsumsi dengan sehat, berikut ini lima tips menyimpan makanan sisa Lebaran.


Jangan Tersentuh Tangan




Foto: https://health.detik.com/

Ketika mengambail makanan, jangan menyentuhnya dengan tangan, terlebih memakai sendok yang habis digunakan makan. Sebab, makanan yang tersentuh tangan atau alat makan sehabis digunakan dapat menjadi saluran pengantar bakteri yang masuk dalam hidangan. Hal ini dapat menyebabkan makanan cepat basi. Karena itu, usahakan sebelum menyimpan hidangan sisa Lebaran jangan sampai tersentuh tangan. 


Wadah Kedap Udara




Foto: https://food.detik.com/

Setelah itu, masukkan sisa makanan dalam wadah kedap udara, lalu taruh ke lemari pendingin atau kulkas. Langkah ini bertujuan mencegah bakteri masuk ke dalam makanan, menjaga kelembapan makanan, juga mencegah kontaminasi dari makanan lain di dalam lemari pendingin atau kulkas. Cara ini juga bisa membuat makanan tahan tiga hingga empat hari ke depan. Meski makanan akan mengalami perubahan rasa, kandungan nutrisinya relatif terjaga. 



Pisahkan Daging dan Kuah




Foto: https://food.detik.com/

Untuk makanan yang berkuah, sebaiknya pisahkan daging dan kuah dalam wadah berbeda agar lebih awet serta matang secara merata saat dihangatkan kembali. Kemudian masukan keduanya ke dalam kulkas. Ini bisa membuat makanan tahan dua hingga tiga hari ke depan. Begitu juga jangan campurkan makanan yang sisa dengan makanan sisa lainnya. Pisahkan dalam wadah masing-masing demi tetap menjaga keaslian rasa.  


Cairkan Makanan




Foto: https://health.detik.com/

Sebelum memanaskan kembali makanan yang sudah dibekukan dalam freezer, ada teknik yang perlu dilakukan terlebih dulu. Makanan harus benar-benar cair dan dalam kondisi suhu biasa. Kamu bisa memindahkan makanan dari freezer, lalu taruh di kulkas bagian bawah untuk mencairkan sebelum betul-betul dikeluarkan dari lemari pendingin. 

Setelah cair dari lemari pendingin, keluarkan makanan dan tunggu sampai kondisi biasa. Cara ini memang memakan waktu, tapi lebih aman. Cara lain yang lebih cepat adalah mencairkan dengan air dingin. Namun, pastikan wadah makanan tersebut kedap udara dan air sehingga kuman serta bakteri dalam air tidak masuk ke dalam makanan. Atau juga bisa memanaskan menggunakan microwave dengan suhu 73 derajat Celsius. 


Cukup Panaskan Sekali




Foto: https://food.detik.com/

Memanaskan makanan sisa Lebaran yang sehat dan aman penting diterapkan. Meski dibolehkan, jangan memanaskan makanan sampai berkali-kali, misalnya, lebih dari tiga kali. Cukup panaskan makanan sekali dan langsung konsumsi. Sebab, makanan yang dipanaskan berulang-ulang akan membuat sejumlah nutrisi berkurang sehingga menjadi tidak sehat, bahkan membahayakan tubuh. Untuk makanan berkuah seperti sup atau opor ayam, panaskan kembali pada suhu 75 derajat Celcius atau hingga mendidih. 


(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id