sign up SIGN UP

LIFE

Boba, Bubble, dan Pearl, Apasih Bedanya?

Esra Dopita | Selasa, 03 Dec 2019 09:30 WIB
Boba, Bubble, dan Pearl, Apasih Bedanya?
caption
Boba, bubble, dan pearl terbuat dari tepung topioka dan bertekstur kenyal dan semakin menambah kenikmatan rasa minuman. Meski punya bentuk dan tekstur yang sama, sebetulnya ketiganya punya perbedaan.

Pencinta minuman kekinian tentu sudah tak asing lagi dengan topping hitam berbentuk kecil-kecil dan bertekstur kenyal di dalamnya. Setidaknya, ada tiga varian topping yang umum digunakan, yakni bubble, pearl, dan boba. Meski punya bentuk dan tekstur yang sama, sebetulnya ketiganya punya perbedaan yang menjadi ciri khas masing-masing. Apasih bedanya?


Boba




Foto: https://www.instagram.com/xingfutang_indonesia/

Sering kali pencinta minuman teh racikan tak bisa membedakan antara boba, bubble, serta pearl. Ketiga boba ini tengah hits di masyarakat, khususnya generasi milenial. Boba berasal dari Taiwan dan dikenal dengan nama zenzhu naicha. 

Terbuat dari bahan dasar tepung tapioka, boba berbentuk bulat kecil berwarna hitam mengkilap dan bertekstur kenyal dan membal, sehingga memberi sensasi seperti sedang mengunyah permen karet.


Foto: https://www.instagram.com/xingfutang_indonesia/

Selain itu, boba juga tidak memiliki rasa alias tawar, sehingga harus disajikan bersama minuman manis yang telah diracik, seperti Thai tea, smoothies, serta aneka minuman manis kekinian. Namun, ada pula boba yang berasa sedikit manis karen diberi tambahan gula, karamel, atau madu yang direndam sebelum disajikan. 



Bubble




Foto: Istimewa

Sama dengan boba, bahan dasar pembuatan bubble berasal dari tepung tapioka. Bubble tea telah ada sejak 1980-an di Taiwan. Ada dua merek minuman yang mengklaim sebagai pelopor dari minuman bubble tea, yakni Chun Shui Tang dan Hanlin Tea. 

Berdasarkan informasi dari situs resmi Hanlin Tea, minuman tersebut tercipta dari sang pendiri, Tu Zonghe, yang membuat kreasi minuman dengan mutiara tapioka pertama di dunia pada 1986. Awalnya, ia membuat bubble dari tepung tapioka berwarna putih, teksturnya sedikit keras, juga rasanya hambar. 


Foto: https://www.instagram.com/chunshuitang/

Kemudian Tu Zonghe membuat bubble hitam. Mutiara ini direbus dalam tong besar dan disiram sirup karamel manis selama berjam-jam hingga menghasilkan warna hitam serta bertekstur kenyal dan membal. Inilah awal mula bubble hitam yang dikenal sekarang.

Sementara itu, versi Chun Shui Tang menyebut, minuman itu diciptakan sang pendiri, Lin Xiuhui, pada 1987. Ketika itu, setelah pulang dari pasar, ia melakukan eskperimen dengan membuat es teh susu, teh hitam lemon, juga mutiara berwarna merah dari tepung beras. Hingga terciptalah minuman yang kini kita kenal bubble tea


Pearl




Foto: https://www.instagram.com/calaistea/

Selanjutnya ada pearl. Sama dengan boba dan bubble, pearl juga terbuat dari tepung tapioka, tapi ukurannya lebih kecil. Pearl punya tekstur yang lebih kenyal dibanding keduanya. Selain rasa original, pearl juga memiliki aneka rasa, di antaranya cokelat, stroberi, mangga, taro, semangka, serta karamel. 

Biasanya, pearl disajikan dengan minuman yang dikenal dengan pearl milk tea. Sama seperti bubble tea, pearl milk tea pun kini sudah tersedia dengan berbagai varian rasa yang nikmat. Keberadaan boba, bubble, dan pearl semakin manambah kenikmatan rasa minuman. Kalau kamu lebih suka topping yang mana? 


(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id