sign up SIGN UP

LIFE

Cara Mencegah & Mengatasi Jamur pada Kuku

Mellisa | Sabtu, 23 Jan 2016 10:00 WIB
Cara Mencegah & Mengatasi Jamur pada Kuku
caption
Pencegahan terhadap jamur kuku mungkin belum masuk ke dalam daftar perawatanmu. Namun, sebaiknya hal ini mulai kamu perhatikan sejak dini. Jamur bisa saja terdapat dimana-mana, khususunya di tempat gelap, lembab, hangat, seperti di dalam sepatu. Ada beberapa cara mudah yang bisa kamu lakukan sebagai tindakan pencegahan dan penanganan pertama terhadap jamur kuku.
Pencegahan jamur pada kuku sebenarnya mudah untuk dilakukan. Beberapa langkah mudah berikut bisa kamu coba untuk diterapkan agar terbebas dari jamur.
Foto: https://lifeberriesworld.com/how-to-ensure-shiny-strong-healthy-nails/

Menjaga Agar Tangan & Kaki Tetap Kering


Jamur biasanya berkembang di tempat yang gelap dan basah, jadi sebaiknya selalu keringkan area di antara jari-jari setelah mandi. Stocking dan sarung tangan karet dapat memberikan lingkungan yang menunjang jamur untuk berkembang. Jadi, pastikan untuk selalu mengganti stocking atau sarung tangan setiap harinya.
Gunakan antibacterial foot powder dan taburkan juga pada sepatu, ganti kaos kaki setelah melakukan olahraga atau aktivitas apapun yang membuatmu berkeringat. Selain itu, pastikan juga tangan dan kaki selalu dalam keadaan bersih dan kering.

Mengganti Sepatu


Menggunakan sepatu yang masih basah atau lembab karena setelah digunakan untuk berolahraga di hari sebelumnya dapat meningkatkan risiko infeksi jamur pada kuku. Jadi, sebaiknya kamu memiliki beberapa pasang sepatu agar tidak menggunakan sepatu yang sama setiap harinya. Disarankan untuk tidak menggunakan sepatu yang sama selama dua hari berturut-turut. Beri sepatu waktu untuk diangin-anginkan sebelum digunakan kembali.

Selektif Memilih Nail Salon


Sebelum memutuskan untuk melakukan manicure & pedicure di nail salon, pastikan tempat yang kamu tuju memiliki reputasi yang bagus dan selalu mensterilkan peralatan sebelum melakukan perawatan. Nail salon bisa saja menjadi sumber jamur karena peralatannya mungkin digunakan oleh banyak orang.
Selain melakukan pencegahan di atas, kamu juga perlu mengenali gejala saat jamur muncul. Biasanya adanya infeksi dimulai dari munculnya titik kuning atau putih pada ujung kuku dan akhirnya berkembang hingga ke bawah kuku. Kemudian akan muncul garis-garis bewarna putih, kuning, cokelat, dan terjadi penebalan pada kuku, bahkan kuku yang menjadi rapuh.
Foto: https://handheldhumanrights.org/2015/05/06/how-to-prevent-toe-nail-fungus/
Ada beberapa penanganan mudah yang bisa kamu lakukan sebagai penanganan pertama terhadap munculnya jamur.

Cuci Kaos Kaki atau Sarung Tangan Dengan Disinfektan


Tambahkan disinfektan pada bilasan terakhir saat mencuci kaos kaki, stocking, ataupun sarung tangan. Hal ini akan membantu membunuh jamur yang menempel dan mencegah terjadinya penyebaran lebih lanjut.

Menciptakan Lingkungan yang Asam Bagi Jamur


Jika kamu menemukan adanya bintik putih atau kuning yang muncul pada kuku, cobalah untuk merendamnya dengan larutan cuka yang dicampur dengan air. Hal ini dikarenakan jamur tidak dapat hidup di lingkungan yang asam.

Rendam Dengan Larutan Garam


Larutan air garam juga dapat menciptakan lingkungan yang tidak bersahabat bagi jamur, menurunkan kelebihan keringat, serta melembutkan kulit sehingga penggunaan obat antijamur dapat bekerja secara efekif. Rendam kaki setidaknya selama 5 hingga 10 menit ke dalam air hangat yang telah dicampurkan dengan garam.

Memperkuat Sistem Imun Tubuh


Sistem kekebalan tubuh yang melemah bisa membuatmu rentan terhadap infeksi jamur. Pastikan agar tubuh terhindar dari stres melalui berbagai kegiatan seperti hiking ataupun meditasi, dan pastikan juga kamu memilki waktu tidur yang cukup. Jika dirasa jamur yang ada tidak dapat teratasi, segera hubungi dokter untuk penanganan lebih lanjut.
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id