sign up SIGN UP

LIFE

Ini Alasan Mengapa Kulit Buah Sebaiknya Tidak Dikupas

Intan Kumala | Jumat, 16 Dec 2016 04:00 WIB
Ini Alasan Mengapa Kulit Buah Sebaiknya Tidak Dikupas
caption
Banyak dari kita seringkali mengupas kulit buah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Cita rasanya yang lezat memang terdapat di bagian daging buahnya. Buah-buahan dikenal kaya akan kandungan zat gizi salah satunya vitamin. Namun, banyak yang tidak menyadari bahwa zat gizi penting buah-buahan juga terdapat pada bagian kulitnya lho. Seperti buah apel misalnya hampir sebagian besar manfaat apel terdapat pada kulitnya. Sayang rasanya bila kandungan gizi penting pada buah justru terbuang sia-sia. Inilah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan dengan mengonsumsi buah bersama kulitnya.

1. Kaya Nutrisi


Tak hanya kulit apel, beberapa buah seperti pir, lemon, anggur, jeruk, kiwi maupun semangka juga memiliki khasiat penting pada kulitnya. Anggur misalnya memiliki kandungan resveratrol, fitokimia yang baik untuk jantung dan otak. Kulit semangka yang berwarna putih ternyata merupakan sumber vitamin C, beta karoten, vitamin A dan B kompleks, lycopene dan seng. Masih ragu mengonsumsi kulit buah semangka?
 


Foto: https://supermetroemall.com/Watermelon-Per-Fruit-5-Kg


 


2. Kandungan Serat


Hampir sebagian besar serat buah terdapat pada kulitnya. Seperti apel memiliki pektin berupa serat larut air yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Pektin lebih lambat dicerna sehingga dapat menunda pengosongan perut dan membuatmu kenyang lebih lama. Ada pula kulit kentang yang memiliki banyak serat, zat besi dan juga folat. Kentang justru lebih bagus dikonsumsi bersama kulitnya setelah dikukus. Ada juga mentimun yang hampir sebagain besar serat terdapat pada kulitnya. Selain itu, buah pir yang bisa langsung dikonsumsi setelah dibersihkan. Kulit buah pir mengandung serat serta kaya akan mineral.  
 



Foto: https://www.howtoeatapple.info/tricks-for-planning-celery/


 


3. Menambah Cita Rasa dan Tekstur


Bukan tidak mungkin kulit buah dapat menambah cita rasa sekaligus tekstur crunchy pada buah. Seperti mentimun misalnya bila kulitnya dibuang tentu akan hambar dan tidak renyah. Berbeda bila dikonsumsi bersama kulitnya. Tahukah kamu bahwa kulit mentimun juga ampuh mengatasi sakit tengorokan dan menyembuhkan tenggorokan yang mengalami pembengkakan? Karena itu lebih baik kamu mengonsumsi timun bersama dengan kulitnya.
 


Foto: https://interestingthingsall.wordpress.com/


 


4. Antioksidan


Dalam kulit buah juga terdapat antioksidan penting untuk kesehatan. Antioksidan dapat membantu mencegah penuaan dan radikal bebas yang masuk ke tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit. Buah blueberry misalnya mengandung antioksidan berupa tannin, antosianin dan katekin. Untuk buah-buahan berwarna kuning dikenal mengandung antioksidan berupa lutein dan xanthin. Bayangkan bila kulit buah-buahan tersebut terbuang, maka zat gizi penting di dalamnya juga ikut terbuang. 
 


5. Kupas Kulit Hanya Jika Buah Rusak atau Busuk


Tidak semua buah harus dikonsumsi bersama kulitnya. Namun bila buah memang harus dikupas, sebaiknya dikupas saja. Misalnya saat kulit buah kotor dan busuk di beberapa bagian sehingga tidak bisa dikonsumsi sebaiknya dikupas, atau buah yang memang kulitnya keras dan tidak bisa dimakan. Jangan lupa sebelum dikonsumsi sebaiknya buah dicuci terlebih dahulu menggunakan air bersih yang mengalir ya. Kemudian gosok secara perlahan menggunakan tangan. Bila buah berasal dari luar negeri atau impor, sebaiknya dicuci menggunakan sabun khusus buah dan sayuran untuk mencegah lapisan lilin yang masih menempel pada buah. 

 


Foto: https://rumahbuah.com/fruit_category/anggur/


 


Nah sekarang kamu sudah tahu kan manfaat makan buah bersama kulitnya. Namun, tidak semua buah memang bisa dikonsumsi bersama kulitnya. Perhatikan juga untuk selalu mencuci buah sebelum dikonsumsi. Lapisan lilin di permukaan buah memang tidak membahayakan, tapi jika dikonsumsi terus-menerus tentu dapat mengganggu kesehatan. 

 


(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id