sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Sahabat Berubah? Begini Cara Elegan Menyikapinya

Sylvia Yuliasar | Jumat, 20 Nov 2020 19:00 WIB
Sahabat Berubah? Begini Cara Elegan Menyikapinya
caption

Ladies, apakah kamu punya sahabat yang selalu kamu libatkan dalam suka dan duka? Yup, bagi sebagian orang, keberadaan sahabat bisa jadi penting karena dengan merekalah suka duka dapat kita bagikan. Mereka ibarat orang asing yang sudah kita anggap saudara sendiri, meski kenyataannya kita tidak punya hubungan darah. Sahabat juga yang biasanya mampu membuat kita nyaman dan dapat menjadi diri sendiri.

Lalu, kira-kira apa ya yang bisa kita lakukan ketika sahabat dekat mulai menunjukkan perubahan sikap karena sesuatu? Karena pastinya untuk menghadapi hal satu ini semua terasa jadi serba salah.

Coba ingat-ingat kembali, sejak kapan ia begini?
Pikirkan sejak kapan ia marah / pexels.com (Min A)

Kalau kita terlalu cuek, takutnya dia merasa diabaikan lalu pergi. Kalau kita terlalu agresif, khawatir malah membuat dia nggak nyaman yang akhirnya semakin menjauh. Di bawah ini, ada beberapa tips yang mungkin bisa kamu coba ketika mengalami hal ini.

Ingat Kembali Kapan Dia Berubah

Gak Melulu Soal Cinta, 5 Drama Korea Ini Punya Cerita Friendship Goals!Gak Melulu Soal Cinta, 5 Drama Korea Ini Punya Cerita Friendship Goals!/ Foto: Kdrama

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah mengingat-ingat kembali sejak kapan dia mulai berubah. Apakah mulai hari ini saja, atau sejak berhari-hari lalu? Dengan menerka hal ini, kita bisa jadi lebih mudah menebak apa yang membuat dia berubah seperti itu.

Kamu bisa mulai memikirkan peristiwa di hari itu yang mungkin bisa memancing perubahan sikapnya. Bisa jadi karena suatu peristiwa, kamu tidak sengaja menyakiti atau menyinggung perasaannya. Maka jika seperti itu solusinya adalah dengan langsung meminta maaf ya, Ladies.

Jangan Berprasangka, Lebih Baik Temui

Suasana yang baik saat bertemu akan memepangaruhi perasaannya
Bangun suasana yang baik / pexels.com (Lina K)

Selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah mencoba menemuinya untuk meminimalisir prasangka-prasangka yang ada. Dengan mengetahui akar permasalahan dari orangnya langsung akan lebih baik, bukan?

Kamu bisa menghubunginya via pesan singkat dan mengajaknya bertemu di suatu tempat. Jika sahabatmu sedang sulit dihubungi, kamu bisa meminta bantuan orangtua, saudara, atau keluarganya yang lain. Atau jika memang sedang ada waktu luang, kamu juga bisa langsung mendatangi tempat tinggalnya.

Ciptakan Suasana Rileks Saat Bertemu

5 Alasan Selebgram Cindy Priscilla dan Nabila Gardena Jadi Inspirasi Friendship Goals!5 Alasan Selebgram Cindy Priscilla dan Nabila Gardena Jadi Inspirasi Friendship Goals!/ Foto: Instagram/nabilagardena

Berikutnya, kamu bisa menciptakan suasana yang nyaman dan rileks ketika akan menemuinya. Bisa dengan membelikan buah tangan atau makanan kesukaannya. Ini bisa menambah kesan positif dan membuatnya beranggapan bahwa apa yang kamu lakukan ini memang benar-benar tulus.

Setelah itu, kamu bisa memulai obrolan dengan santai sembari diselingi dengan humor favorit biar obrolan nggak terasa kaku. Setelah obrolan sudah berjalan lancar, kamu sudah bisa mulai menyampaikan keresahan yang ada di hati kamu.

Ingat, Dewasalah!

Tanda Persahabatan Toxic/ Foto: Pexels.comTanda Persahabatan Toxic/ Foto: Pexels.com

Ada baiknya ketika menyampaikan unek-unek perasaan kamu, kamu bersikap dewasa ya. Kadang memang, menghadapi perubahan sikap seseorang itu membutuhkan kepala yang dingin untuk mampu menghadapinya dengan baik.

Kamu bisa memulainya dengan berkata jujur tentang apa-apa yang kamu rasakan. Lalu hindari perkataan yang terkesan menghakimi sahabatmu. Bukannya malah memperbaiki kesalahan, hal itu malah bisa membuat sahabatmu nggak respect lagi sama kamu.

Intropeksi Diri

Apakah sebenarnya kamu duluan yang berubah?
Introspeksi diri / pexels.com (Juan P)

Hal selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah juga dengan tidak lupa mengintrospeksi diri sendiri. Jangan-jangan sahabat kamu begitu, karena tanpa sadar kamu duluan yang sikapnya berubah. Hal ini bisa saja karena kamu atau dia mengalami pendewasaan lebih dulu sehingga hubungan persahabatan kalian tidak lagi cocok satu sama lainnya. Cara yang paling mudah untuk mengetahui hal ini, kamu bisa menanyakannya pada orang terdekat kamu. Dan pastikan mereka menjawab dengan jujur ya.

Stay Positif Thinking!

Sahabat/ Foto: PexelsSahabat/ Foto: Pexels

Lalu setelah semua sudah kamu lakukan, kamu bisa mulai mengambil hikmah dan tetap berpikir positif. Kamu harus memahami bahwa akan ada beberapa orang yang keluar masuk dalam hidupmu untuk sementara.

Ketika segalanya sudah diusahakan dan tetap berjalan tidak sebagaimana semestinya, maka mungkin sudah waktunya kamu untuk sekedar mengambil hikmahnya. Dengan tidak lupa tetap berpikir positif, bahwa jika kamu tidak bisa menemukan alasan masuk akalnya tentang sesuatu saat ini, mungkin kamu akan menemukannya di lain waktu. Berpikir positif mampu menghasilkan output yang baik untuk dirimu dan orang lain di sekitarmu, lho. Dibanding terus terjebak dalam prasangka-prasangka yang tidak perlu.

Itu tadi beberapa hal yang bisa kamu coba untuk  menghadapi sikap sahabat yang mulai berubah. Kuncinya adalah komunikasi, karena ini merupakan faktor yang sangat penting agar tidak ada kesalapahaman dalam hubunganmu ke depannya. Semoga bermanfaat ya!

(kik/kik)

Tags


Our Sister Site

mommyasia.id