sign up SIGN UP

LIFE

Apakah Menahan Bersin Berbahaya? Ini Kata Ahli yang Harus Kamu Tahu

Rumaysha Milhania | Kamis, 01 Apr 2021 21:00 WIB
Apakah Menahan Bersin Berbahaya? Ini Kata Ahli yang Harus Kamu Tahu
caption

Bersin adalah respon tubuh yang sederhana yang ternyata sangat luar biasa. Bersin dapat mengeluarkan tetesan lendir dari hidung dengan kecepatan hingga 100 mil per jam. Mengapa tekanan bersin begitu kuat? Ini semua tentang tekanan. Saat kamu bersin, tubuh menghasilkan tekanan dalam sistem pernapasan. Ini termasuk sinus, rongga hidung, dan tenggorokan ke paru-paru.

Bersin adalah respon tubuh yang sederhana yang ternyata sangat luar biasa. Bersin dapat mengeluarkan tetesan lendir dari hidung dengan kecepatan hingga 100 mil per jam.
Menahan Bersin/ Sumber: Freepik.com

Menahan bersin mungkin menjadi hal yang biasa. Sayangnya, ini meningkatkan tekanan di dalam sistem pernapasan hingga sekitar 5 hingga 24 kali lipat yang disebabkan oleh bersin itu sendiri. Para ahli mengatakan menahan tekanan tambahan ini di dalam tubuh dapat menyebabkan potensi cedera serius. Beberapa dari cedera ini meliputi:

Gendang telinga pecah

Saat kamu menahan tekanan tinggi yang terbentuk di sistem pernapasan saat akan bersin, kamu berarti memberikan tekanan udara ke telinga. Udara bertekanan ini mengalir ke dalam tabung di masing-masing telinga yang terhubung ke telinga tengah dan gendang telinga, yang disebut tabung eustachius. Para ahli mengatakan tekanan tersebut menyebabkan gendang telinga pecah dan menyebabkan hilangnya pendengaran. 

Bersin membantu membersihkan hidung kamu dari kotoran dan debu, termasuk bakteri. Secara hipotetis, pengalihan udara kembali ke telinga dari saluran hidung dapat membawa bakteri atau lendir yang terinfeksi ke telinga tengah hingga menyebabkan infeksi.
Bahaya Menahan Bersin/ Sumber: Freepik.com

Infeksi telinga tengah

Bersin membantu membersihkan hidung kamu dari kotoran dan debu, termasuk bakteri. Secara hipotetis, pengalihan udara kembali ke telinga dari saluran hidung dapat membawa bakteri atau lendir yang terinfeksi ke telinga tengah hingga menyebabkan infeksi. Infeksi ini seringkali cukup menyakitkan. Kadang-kadang infeksi telinga tengah sembuh tanpa pengobatan, tetapi dalam kasus lain asupan antibiotik diperlukan.

Pembuluh darah rusak di mata, hidung, atau gendang telinga

Para ahli mengatakan pembuluh darah di mata, hidung, atau gendang telinga bisa rusak saat bersin. Peningkatan tekanan yang disebabkan oleh bersin dapat menyebabkan pembuluh darah di saluran hidung terjepit dan pecah. Cedera seperti itu memang relatif jarang, tetapi biasanya menyebabkan kerusakan superfisial pada penampilan, seperti kemerahan di mata atau hidung.

Cedera diafragma

Diafragma merupakan bagian otot dada di atas perut. Meskipun cedera ini jarang terjadi, dokter mengamati kasus-kasus udara bertekanan yang terperangkap di diafragma disebabkan oleh orang yang mencoba menahan bersin. Waspadai kondisi ini karena cedera diafragma adalah cedera yang mengancam jiwa yang membutuhkan rawat inap segera. 

Diafragma merupakan bagian otot dada di atas perut. Meskipun cedera ini jarang terjadi, dokter mengamati kasus-kasus udara bertekanan yang terperangkap di diafragma disebabkan oleh orang yang mencoba menahan bersin.
Bersin/ Sumber: Freepik.com

Aneurisma

Menurut para ahli, tekanan yang disebabkan oleh menahan bersin berpotensi menyebabkan pecahnya aneurisma otak. Ini adalah cedera yang mengancam jiwa yang dapat menyebabkan pendarahan di tengkorak di sekitar otak.

Nah, itulah beberapa bahaya menahan bersin yang harus kamu tahu. Jadi, upayakan untuk tidak menahan bersin sebisa mungkin, ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id