sign up SIGN UP

LIFE

Sering Mengigit Kuku? Waspadai Gejala Auto-Kanibalisme

Rumaysha Milhania | Minggu, 11 Oct 2020 21:00 WIB
Sering Mengigit Kuku? Waspadai Gejala Auto-Kanibalisme
caption
Jakarta -

Banyak orang memiliki kebiasaan mengelupas kulit kering hingga menggigit kuku saat sedang bosan atau untuk menghilangkan emosi negatif saat cemas. Dalam kasus yang jarang terjadi, aktivitas seperti ini ternyata dapat menjadi salah satu ciri dari kondisi autocannibalisme, di mana seseorang dapat memakan rambut, kulit kering, atau kuku dari tubuhnya sendiri.

Banyak orang memiliki kebiasaan mengelupas kulit kering hingga menggigit kuku saat sedang bosan atau untuk menghilangkan emosi negatif saat cemas.
Menggigit Kuku/ Sumber: Freepik.com

Dilansir dari healthline.com, autokanibalisme sendiri adalah gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan keinginan untuk memakan bagian tubuh sendiri sendiri. Namun, perlu dicatat bahwa edisi terbaru Panduan Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental (DSM-5) tidak mengenali gangguan ini sebagai gangguan kesehatan mental yang dapat didiagnosis.

Apa Itu Autocannibalism?

Autocannibalism, juga dikenal sebagai self-cannibalism atau autosarcophagy, adalah bentuk kanibalisme yang melibatkan praktik memakan bagian tubuh sendiri. Pada umumnya kebanyakan dari kondisi ini berada dalam titik yang tidak ekstrim seperti dengan mengonsumsi beberapa bagian tubuh atau zat yang keluarkan tubuh, seperti:


  • keropeng
  • kuku
  • kulit
  • rambut
  • kotoran hidung
Dalam beberapa kasus, ini mungkin tidak separah yang dibayangkan. Namun, kebiasaan memakan bagian tubuh sendiri dapat menjadi tanda dari masalah terkait kecemasan dan depresi.
Gangguan Mental/ Sumber: Freepik.com

Dalam beberapa kasus, ini mungkin tidak separah yang dibayangkan. Namun, kebiasaan memakan bagian tubuh sendiri dapat menjadi tanda dari masalah terkait kecemasan dan depresi. Pasalnya, autokanibalisme adalah gangguan kompleks yang sering dikaitkan dengan kondisi kesehatan mental yang mendasarinya. Selain itu, kondisi ini juga dapat menyertai kondisi lain yang melibatkan kontrol impuls, seperti gangguan obsesif-kompulsif (OCD).

Ciri-Ciri Autokanibalisme

Kebiasaan memakan bagian tubuh sendiri ini dapat ditandai dengan adanya beberapa kerusakan tubuh, seperti:

  • memar
  • berdarah
  • jaringan parut
  • perubahan warna kulit
  • kerusakan saraf
  • infeksi
  • masalah gastrointestinal, seperti mual, rasa sakit perut, sakit maag, penyumbatan saluran pencernaan.
Kebanyakan orang dengan autokanibalisme memiliki kondisi kesehatan mental lain yang mendasari, seperti OCD atau kecemasan.
Autokanibalisme/ Sumber: Freepik.com

Meskipun kebanyakan kondisi ini tidak akan berdampak serius, tetap diperlukan penanganan sebelum kecenderungan ini berdampak lebih buruk lagi. Kebanyakan orang dengan autokanibalisme memiliki kondisi kesehatan mental lain yang mendasari, seperti OCD atau kecemasan. Jika dibiarkan ini dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik seseorang. Dengan bantuan yang tepat dan rencana perawatan yang solid, kondisi seperti ini dapat ditangani dengan baik. Jadi, segera periksakan diri ke dokter jika kamu merasa terganggu dengan kebiasaan buruk yang kamu atau orang sekitar kamu lakukan.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id