sign up SIGN UP

MAKE-UP

Tetap Waspada ya, Kosmetik Palsu Sekarang Ada Dimana-mana!

Agatha Kharisma | Kamis, 28 Dec 2017 08:00 WIB
Tetap Waspada ya, Kosmetik Palsu Sekarang Ada Dimana-mana!
caption
Tingginya minat akan kosmetik dan skin care memancing pihak-pihak yang tak bertanggung jawab untuk memproduksi kosmetik palsu dan menjualnya ke pasaran. Seringkali kosmetik yang dipalsukan punya ciri-ciri yang mirip dengan aslinya, bahkan dibanderol dengan harga tinggi. Lalu, apa ciri-ciri kosmetik palsu yang perlu jadi lampu merah?



Bahan Kandungan


Untuk menekan biaya produksi, kosmetik palsu dibuat menggunakan bahan-bahan yang lebih murah yang dapat mengandung bahan-bahan berbahaya, seperti timbal, merkuri, bahkan kotoran tikus. Karena tidak memiliki ijin, tentu enggak ada pihak berwenang yang mengawasi bahan-bahan yang dipakai.


Foto: https://www.safecosmetics.org/



Lokasi



Pabrik kosmetik yang bermutu punya standar kebersihan tinggi dan diterapkan secara ketat. Contohnya, semua pekerja wajib memakai seragam pabrik, sarung tangan karet, masker, dan penutup kepala untuk menghindari kontaminasi. Sementara itu, tak ada standar kebersihan di pabrik kosmetik palsu.


Foto: https://www.dailystar.co.uk/



Kemasan


Untuk mengelabui pembeli, produsen kosmetik palsu semakin pintar membuat kemasan yang mirip banget dengan aslinya. Mirip, namun tak sama persis. Di sini kamu perlu aktif mencari tahu perbedaannya dengan cara mengenali produk asli terlebih dahulu.

Langkah pertama adalah memeriksa situs resmi merk kosmetik, untuk memeriksa apakah mereka benar-benar menjual produk dengan nama dan kemasan terkait. Selanjutnya, cermati hal-hal kecil yang sepele, seperti typo alias salah ketik, penempelan stiker, hingga arah terbukanya kardus. Kalau berbeda dengan aslinya, ini adalah ciri-ciri kosmetik palsu. Sedikit saja kesalahan produksi tak akan ditolerir.
 


Foto: https://www.torontomesh.com/



Istilah


Beberapa pihak yang menjual kosmetik palsu dalam kemasan berbeda suka memberikan bermacam alasan. Mulai dari barang cacat, reject pabrik, grosir (wholesale atau factory wholesale), hingga asli Singapura (Singapore authentic) atau negara lainnya. Ketahuilah bahwa perusahaan nggak akan menolerir barang cacat, dan semuanya harus dihancurkan. Mereka enggak akan menjual barang dengan harga grosir, dan nggak akan memproduksi barang yang sama secara khusus untuk sebuah negara.


Foto: https://www.beautyholicsanonymous.com/



 
Perbedaan Kualitas


Kalau kamu pernah mencoba yang asli di toko, mungkin kamu akan segera mengenali kalau kosmetik palsu punya kualitas yang berbeda. Bedak dan eyeshadow dapat terlihat chalky dengan pigmentasi yang buruk, padahal aslinya sangat lembut dan pigmented.  


Foto: https://hyacinthgirl.com/



Harga


Jangan girang dulu kalau kamu menemukan kosmetik yang murah banget dari harga pada umumnya, karena harga barang yang terlalu murah dapat menjadi ciri-ciri kosmetik palsu. Memang, sebagian penjual kosmetik palsu sengaja menaikkan harga untuk membuat pembeli lengah. Namun yang pasti, jangan lekas tergiur harga murah. Kalau Urban Decay Naked Palette yang dijual secara resmi di Sephora saja berharga Rp 850.000, mana mungkin barang yang sama dijual seharga Rp 200.000 di tempat lain?


Foto: https://extracheaprubbishremoval.com.au/



Penjual


Untuk menghindari pihak berwajib, penjual kosmetik palsu seringkali beroperasi secara diam-diam dan tidak resmi. Agar menghindari resiko mendapat kosmetik palsu, sebaiknya kamu hanya berbelanja di counter resmi, Sephora, online shop resmi, e-commerce resmi, atau online shop terpercaya yang punya reputasi baik.


Foto: https://www.disneysprings.com/
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id