sign up SIGN UP

Ini Tanggapan Pemkot Bali Soal Dugaan Diskriminasi Terhadap MC Perempuan

Rini Apriliani | Senin, 13 Sep 2021 21:30 WIB
Ini Tanggapan Pemkot Bali Soal Dugaan Diskriminasi Terhadap MC Perempuan
Foto: Ini Tanggapan Pemkot Bali Soal Dugaan Diskriminasi Terhadap MC Perempuan/Freepik.com/rawpixel.com
Jakarta -

Baru-baru ini publik kembali diramaikan dengan kasus dugaan diskriminasi terhadap MC perempuan di Bali. Putu Dessy Fridayanthi membagikan cerita tentang dirinya yang dilarang naik ke atas panggung saat Gubernur Bali, I Wayan Koster hadir dalam acara tersebut.

Dalam Instagram Storiesnya, ia mengatakan jika dirinya seperti seorang tahanan yang harus membawakan acara dari dalam ruangan. Tak hanya itu saja, pintu akses keluar pun dijaga dengan begitu ketatnya oleh protokol Pemprov Bali.

Diskriminasi Perempuan Event di BaliDiskriminasi Perempuan Event di Bali/ Foto: Instagram.com/niluhdjelantik

Karena peraturan yang begitu ketat dan tidak bolehnya Dessy terlihat dalam acara tersebut, akhirnya ia pun tetap membawakan acara dengan bantuan mengintip dari ventilasi.

"Akhirnya acara dimulai, saya enggak dikasi tahu ngomong apa, ya udah saya inisiatif lepas sepatu saya naik kursi supaya saya bisa nengok ke luar sana. Karena jendela kan tertutup sama backdrop-backdrop tinggi itu. Kalau ndak naik kursi ndak kelihatan. Ya udah saya akhirnya ngintip dari ventilasi," ujar Dessy, seperti yang dikutip dari Detikcom.

Ia pun mengungkapkan jika hal ini bukan satu dua kali saja terjadi. Mirisnya, ia pernah dicancel secara sepihak dan serba dadakan setelah segala persiapan dilakukan. Sejak kepemimpinan I Wayan Koster, hal ini juga sudah bukan rahasia lagi jika banyak dari mereka yang merupakan pekerja event perempuan dilarang tampil saat Koster datang.

Diskriminasi Perempuan Event di BaliDiskriminasi Perempuan Event di Bali/ Foto: Freepik.com

Menanggapi hal yang sedang ramai ini, I Wayan Koster pun membuka suara. Namun sangat disayangkan, bukan menanggapi dengan jelas curhatan viral Putu Dessy Fridayanthi ini, ia justru memberikan tautan video YouTube. Video tersebut berjudul: GWK (Gubernur Wayan Koster) dekat dan dicintai rakyatnya.

"Sebaiknya ambil berita dari video ini saja yang humanis dan merakyat," kata I Wayan Koster selaku Gubernur Bali, seperti yang dikutip dari CNN Indonesia, Senin (13/9).

Niluh Djelantik seorang perancang busana kondang di Bali turut buka suara. Lewat suara terbuka yang diunggahnya di Instagram, ia meminta Gubernur Bali untuk stop diskriminasi kepada pekerja event di Bali dan meminta klarifikasi mengapa hal diskriminasi terhadap perempuan pekerja event di Bali ini harus terjadi.

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id