sign up SIGN UP

LIFE

Pelajaran Berharga Tentang Penggunaan Media Sosial dari Dokumenter "The Social Dilemma"

Rumaysha Milhania | Kamis, 19 Nov 2020 18:30 WIB
Pelajaran Berharga Tentang Penggunaan Media Sosial dari Dokumenter
Media Sosial/ Sumber: Freepik.com
Jakarta -

Apakah kamu sudah menonton film the Social Dilemma? Ini adalah salah satu film dokumenter di Netflix yang akan membawa kamu ke belakang layar media sosial.

Film dokumenter ini mengumpulkan sekelompok orang jenius yang pernah bekerja di Silicon Valley dan pernah ikut serta membangun dan melestarikan perkembangan penggunaan internet dan media sosial di seluruh dunia.

Apakah kamu sudah menonton film the Social Dilemma? Ini adalah salah satu film dokumenter di Netflix yang akan membawa kamu ke belakang layar media sosial.
Bahaya Media Sosial/ Sumber: Freepik.com

Dilansir dari Scoop Whoop, berikut beberapa hal yang kamu bisa pelajari dari film tersebut.

  • Meskipun kamu berpikir bahwa Facebook, Instagram, dan platform media sosial lainnya adalah platform untuk hiburan, model bisnis perusahaan ini didasarkan untuk membuat kamu tetap terpaku dan terus terlibat pada layar gadget kamu.
  • Konten yang kamu anggap tersedia gratis di Internet, sebenarnya dibayar oleh pengiklan. Mereka membayar agar dilihat oleh kamu dan menghasilkan uang dari itu.
Meskipun sebagian besar dari kamu berpikir bahwa data kamu sedang dijual, ternyata tidak. Perusahaan ini menggunakan data kamu untuk membuat model. Semakin banyak data, semakin akurat modelnya
Risiko Media Sosial/ Sumber: Freepik.com
  • Meskipun sebagian besar dari kamu berpikir bahwa data kamu sedang dijual, ternyata tidak. Perusahaan ini menggunakan data kamu untuk membuat model. Semakin banyak data, semakin akurat modelnya. Dan perusahaan yang membuat model terbaik, menang. Menurut mantan Eksekutif Twitter, semua yang kita lakukan secara online sedang diawasi, dilacak, dan diukur.
  • Saat kamu berkomunikasi dengan temanmu di internet, selalu ada orang ketiga yang membayar untuk memanipulasi kamu dan mengamati tingkah lakumu.
  • Internet bekerja dengan membangun teknologi dari psikologi individu. Setiap kali kamu melihat layar, kamu merasa bahwa ada sesuatu yang menunggu kamu. Dan di sinilah letak kuncinya. Kunci untuk mengubah perilaku kita dengan menawarkan penguatan positif.
  • Email yang kamu terima saat teman meninggalkan sebuah komen atau men-tag kamu di foto di Facebook atau aplikasi lainnya, bertujuan untuk menumbuhkan aktivitas di platform mereka.
Terdapat bidang yang dikenal sebagai 'peretasan pertumbuhan' atau ‘growth hacking‘ untuk mempelajari pikiran manusia dan psikologi mereka untuk bisnis.
Risiko Media Sosial/ Sumber: Freepik.com
  • Terdapat bidang yang dikenal sebagai 'peretasan pertumbuhan' atau ‘growth hacking‘ untuk mempelajari pikiran manusia dan psikologi mereka untuk bisnis.
  • Kamu memiliki dorongan terus-menerus untuk terhubung dengan orang-orang, dan sarana seperti media sosial dapat mengoptimalkan hubungan ini, sehingga membuat kamu ketagihan. Bahkan para ahli yang membangun semua teknologi ini pun juga merasa ketagihan.
  • Manusia tidak berevolusi untuk mendapatkan pengakuan sosial dari sepuluh ribu orang setiap 5 menit. Namun tampaknya, dengan media sosial telah mengatur hidup seseorang dengan perasaan untuk mencapai kesempurnaan ini.
  • Gen Z, mereka yang lahir setelah tahun 1996, adalah yang paling terpengaruh oleh penggunaan internet dan media sosial. Generasi ini adalah yang pertama dalam sejarah yang sudah menggunakan ponsel mereka saat di sekolah menengah.

Jadi, pastikan untuk memperhatikan betul penggunaan media sosialmu untuk menghindari bahaya dan risikonya terhadap mental dan fisikmu.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id