sign up SIGN UP

Warganya Lebih Memilih Bunuh Diri, Begini Cara Pemerintah Korea Selatan Menanganinya

Aqida Widya | Jumat, 16 Jul 2021 12:30 WIB
Warganya Lebih Memilih Bunuh Diri, Begini Cara Pemerintah Korea Selatan Menanganinya
caption

Beberapa bulan yang lalu ada seorang artis Korea bunuh diri lagi. Artis Korea ini diketahui bernama Jo Hana yang merupakan influencer dan pendatang baru di dunia entertainment. Sampai sekarang belum diketahui secara pasti kapan dan bagaimana artis berusia 23 tahun tersebut mengakhiri hidupnya. Tapi yang pasti, kematian Jo Hana ini menambah jumlah angka kematian di Korea Selatan akibat bunuh diri. 

Nah, tingginya angka bunuh diri di Korea Selatan ini, membuat pemerintah disana harus memutar otak untuk menangani kasus bunuh diri ini. Berikut beberapa cara yang dilakukan pemerintah Korea Selatan dalam mengurangi angka kematian akibat bunuh diri.

1. Memasang Tulisan Penyemangat

Angka kematian akibat bunuh diri
Angka kematian di Korea/Foto: pri.org

Pecinta Kdrama pasti sudah tidak asing lagi dengan Jembatan Mapo. Di balik keindahannya, ternyata jembatan yang melintasi Sungai Han ini sering dijadikan sebagai lokasi bunuh diri, lho Beauties!

Nah, untuk mengurangi angka kematian akibat bunuh diri ini, pemerintah memasang tulisan penyemangat yang dilengkapi dengan sensor gerak di pagar pembatasnya. Jadi, setiap ada gerakan di sekitar pagar, lampunya bakalan menyala dan munculah tulisan-tulisan pendek seperti “Let’s walk together”, dan “I love you” di sepanjang pagar pembatas tersebut. 

2. Menaikkan Tinggi Pagar Pembatas

Jembatan Mapo dipilih sebagai lokasi bunuh diri
Jembatan Mapo di Korea Selatan/Foto: koreatimes.co.kr

Rupanya memasang tulisan penyemangat di Jembatan Mapo saja nggak cukup, nih Beauties  untuk menekan angka bunuh diri dis ana. Pemerintah Korea Selatan kembali memutar otak yaitu dengan cara menaikkan tinggi pagar pembatas yang ada di Jembatan Mapo tersebut menjadi 2,5 meter dengan bagian atas yang melengkung. Tujuannya tak lain dan tak bukan adalah untuk mempersulit warganya yang hendak bunuh diri. Ya, siapa tahu orang tersebut berubah pikiran dan nggak jadi bunuh diri.

3. Memasang Telepon Khusus untuk Bercerita

Pemerintah menyediakan telepon umum
Telepon umum di Jembatan Mapo/Foto: koreatimes.co.kr

Salah satu alasan kenapa orang memilih bunuh diri adalah karena ia merasa tidak ada orang yang peduli bahkan hanya untuk mendengarkan ceritanya saja. Karena itulah, pemerintah Korea Selatan memasang sebuah telepon darurat yang khusus untuk mendengarkan seseorang bercerita di Jembatan Mapo. 

Telepon ini dapat digunakan secara gratis dan caranya pun gampang. Orang yang ingin bercerita hanya perlu mengangkat gagang telepon dan menekan tombol hijau. Telepon akan langsung tersambung dengan kantor di mana ada relawan yang siap mendengarkan cerita mereka. Telepon ini juga bisa digunakan seseorang untuk melaporkan orang yang hendak bunuh diri, lho!. Wah, berguna banget, ya!

Itulah beberapa cara yang dilakukan pemerintah Korea Selatan untuk mengurangi angka kematian akibat bunuh diri ini.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id