sign up SIGN UP

5 Hal yang Perlu Dilakukan Seorang Ibu Saat Anak Mulai Berulah, Jangan Asal Membentaknya Lho!

Raistamala Nediasani | Sabtu, 04 Sep 2021 23:15 WIB
5 Hal yang Perlu Dilakukan Seorang Ibu Saat Anak Mulai Berulah, Jangan Asal Membentaknya Lho!
Foto: 5 Hal yang Perlu Dilakukan Seorang Ibu Saat Anak Mulai Berulah, Jangan Asal Membentaknya Lho!/Unsplash.com/Julien I

Sebagai ibu kalian pasti pernah merasakan lelah menghadapi pekerjaan rumah yang tidak ada habisnya. Apalagi jika disela-sela itu si kecil sedang berulah ya, tentu rasanya ingin marah. Si kecil memang tidak selamanya akan sesuai dengan yang kita harapkan. Dalam masa perkembangannya, si kecil akan mengeksplorasi apapun yang ada di sekitarnya. Tak hanyai itu, ia juga sedang dalam proses mengelola emosi dalam dirinya, sehingga tidak jarang si kecil menjadi tantrum.

Ibu seringkali membentak si kecil saat mereka berulah. Namun pada akhirnya si ibu lah yang merasa bersalah. Membentak dapat meninggalkan bekas di hati si kecil. Meskipun kalian sudah minta maaf, memori itu akan terus melekat pada anak.

Lalu apakah seharusnya ibu membiarkan si kecil melakukan apa saja yang mereka mau? Tentu saja itu juga tidak baik ya Beauties. Kalian tidak harus membentak saat anak berulah. Bagaimana caranya? Yuk simak penjelasannya.

1. Keluar dari Area Konflik

anak menangis karena sedang berulah
ilustrasi anak menangis /Foto: Unsplash/ Arwan Sutanto

Saat anak mulai berulah, dan kalian sudah mulai merasa emosi, ada baiknya kalian keluar dari area konflik tersebut Beauties. Serahkan si kecil ke pasangan dan biarkan pasangan yang menyelesaikannya. Pasangan yang dari semula tidak berada di area konflik, akan cenderung menyelesaikannya dengan kepala dingin. Sementara kalian bisa menenangkan diri sejenak.

2. Biarkan Anak Tahu Kalian Sedang Marah

Cara kedua yang kalian bisa terapkan saat kalian mulai merasa emosi adalah Tarik nafas panjang dan katakan bahwa kalian sedang marah. Biarkan anak tahu kalau kalian sedang marah. Jika kalian beruntung, si kecil akan berhenti berulah dan meminta maaf.

Namun seringnya yang terjadi adalah kebalikannya. Si kecil akan ikut-ikutan marah dan mulai berargumen. Meskipun mereka membantah kalimat kalian, setidaknya telah terjalin komunikasi dan si kecil tahu bahwa kalian sedang marah. Kalian juga bisa memintanya sama-sama diam dan menenangkan diri. Setelah beberapa saat, anak akan mulai lupa dengan kejadian yang telah terjadi sebelumnya.

3. Berikan Batas Waktu

memeluk anak untuk menenangkan
ilustrasi ibu dan anak /Foto: Unsplash/ Jorda Whitt

Jangan biarkan kemarahan kalian tanpa batas. Berikan batas waktu setiap kali kalian sedang marah. Cara ini dinilai efektif untuk mempercepat durasi emosi kalian. Setelah emosi kalian mereda, jangan lupa untuk memeluk si kecil agar mereka tahu bahwa semuanya baik-baik saja.

4. Pakai Sistem Perspektif

Saat anak berulah, misal hanya ingin bermain saja dan susah disuruh belajar, pasti membuat kalian emosi ya Beauties? Tapi coba kembalikan pikiran kalian ke masa kalian saat masih kecil, kalian juga melakukan hal yang sama karena dunia anak-anak adalah bermain.

Jadi kalian akan membuang-buang waktu dan tenaga saja jika marah-marah. Lebih baik kalian pikirkan bagaimana caranya agar anak tertarik untuk belajar. Belajar menggunakan metode bermain mungkin saja untuk dilakukan.

5. Bayangkan Efek Sesudahnya

memarahi anak akan meninggalkan bekas di hati
Efek setelah anak dimarahi/ Foto: Unsplash/ Kat J

Cara terakhir yang bisa kalian lakukan adalah membayangkan apa yang terjadi setelah anda memarahi dan membentak anak-anak.

Tidak ada orang tua yang senang setelah memarahi si kecil. Hanya penyesalan yang akan tersisa. Bayangkan jika anak tertidur setelah lelah menangis. Bayangkan matanya yang berkaca-kaca melihat kalian sedang murka. Bayangkan mereka ketakutan melihat raut muka kalian saat sedang marah.

Nah Beauties, sekarang tidak perlu lagi menyelesaikan semuanya dengan kemarahan ya. Ada banyak cara untuk kalian bisa mengendalikan emosi saat si kecil mulai berulah. Coba terapkan ya Beauties!

(ria/ria)

Our Sister Site

mommyasia.id