sign up SIGN UP

RELATIONSHIP

Kapan Anak Siap untuk Bermain Media Sosial?

Rumaysha Milhania | Jumat, 16 Oct 2020 10:00 WIB
Kapan Anak Siap untuk Bermain Media Sosial?
caption
Jakarta -

Sebagai orang tua tentunya kita akan khawatir tentang bagaimana pertemanan dan informasi yang didapatkan oleh anak kita. Tumbuh dan berkembang di era digital seperti ini, salah satu cara untuk bersosialisasi dan memperoleh informasi adalah dengan memiliki media sosial. Media sosial sendiri memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Kelebihannya sosial media membantu kita mendapatkan informasi terbaru dan bersosialisasi dengan siapapun tanpa batasan jarak. Akan tetapi media sosial juga dapat memberikan informasi yang bohong atau juga dapat disalahgunakan. Kecanduan media sosial juga kerap menjadi isu dalam penggunaan media sosial.

Sampai saat ini belum ada patokan umur yang bisa dijadikan acuan untuk orang tua agar bisa memperbolehkan anak dalam menggunakan media sosial.
Anak Menggunakan Media Sosial/ Sumber: Freepik.com

Sampai saat ini belum ada patokan umur yang bisa dijadikan acuan untuk orang tua agar bisa memperbolehkan anak dalam menggunakan media sosial. Akan tetapi melakukan dan mempertimbangkan beberapa hal berikut dapat membantu kita untuk menetapkan Penggunaan media sosial untuk anak kita.


Kesiapan Anak

Sebelum mengizinkan dan memberikan akses untuk bermain dan membuat akun media sosial, pastikan anak kita memang sudah siap dan bertanggung jawab. Anak yang belum memiliki pola pikir matang tidak belum bisa memikirkan konsekuensi dan dampak buruk dari bermain media sosial. Buruknya mereka dapat terbawa dan terpengaruh dari dampak buruk tersebut. Tidak diketahui batasan umur yang tepat untuk seorang anak yang sudah memiliki tanggung jawab. Hanya kita sendirilah yang memahami karakter anak kita masing-masing dan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengizinkan anak kita bermain dan menggunakan media sosial.

Perhatikan Batasan Umur Pengguna Media Sosial

Dalam mengizinkan anak kita bermain media sosial, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah jenis media sosial yang digunakan. Masing-masing media sosial memiliki aturan minimal usia yang diperbolehkan untuk bisa membuat akun. Rata-rata media sosial memiliki batas minimal usia 18 tahun untuk seseorang bisa mendaftar diri. Sedangkan untuk media sosial yang sering digunakan seperti Facebook, Instagram dan Twitter, seseorang boleh mendaftarkan diri dengan minimal usia 13 tahun.

Dari sisi manfaat dan kelebihan, media sosial punya berbagai macam nilai plus yang bisa didapatkan oleh anak kita, seperti mendapatkan informasi baru, belajar hal baru dan mengasah kreativitas anak.
Manfaat Sosial Media untuk Anak/ Sumber: Freepik.com

Buat dan Terapkan Aturan yang Tegas Seputar Penggunaan Media Sosial

Dari sisi manfaat dan kelebihan, media sosial punya berbagai macam nilai plus yang bisa didapatkan oleh anak kita, seperti mendapatkan informasi baru, belajar hal baru dan mengasah kreativitas anak. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga bisa membawa dampak buruk untuk anak kita. Oleh karena itu pengawasan dan aturan yang tegas dapat meminimalisir dampak buruk terjadi. Beberapa caranya antara lain adalah:

1. Temani Saat Mendaftarkan Akun

Pastikan kamu mengetahui media sosial yang ingin digunakan sehingga kamu yakin dan tahu jika media sosial tersebut memang cocok untuk digunakan. Selain itu, sebaiknya kamu menemani saat anak kita mendaftarkan akun media sosialnya.

2. Atur Pengaturan Privat pada Media Sosial Anak

Atur pengaturan privasi pada media sosial yang dimiliki anak kita. Pada beberapa media sosial, terdapat pengaturan yang dapat membuat akun tidak memunculkan konten dewasa atau kekerasan. 

3. Tetapkan Jadwal Penggunaan Media Sosial

Jika sudah bermain media sosial, anak kita biasanya menjadi lupa waktu sehingga bisa mengganggu waktu makan, belajar dan tidurnya. Penggunaan media sosial berlebih dapat menyebabkan depresi, insomnia dan antisocial. Oleh karena itu, atur jadwal dan batasi waktu Penggunaan media sosial. Para ahli menyebutkan durasi 1,5 – 2 jam per hari sudah cukup untuk anak menggunakan media sosial.

4. Pantau dan Ketahui Teman dan Apa yang Diakses di Media Sosial

Salah satu cara untuk memantau penggunaan media sosial anak kita adalah dengan mengikuti dan berteman dengan akun media sosialnya. Beritahu dan pastikan anak kita untuk berteman dengan orang yang dikenal saja seperti teman sekolah, keluarga, dan kerabat dekat.

Dampingi selalu anak saat ia mengakses gadget.
Pendampingan Orangtua/ Sumber: Freepik.com

Nah, itulah beberapa hal yang harus kamu tahu untuk menentukan apakah anakmu siap untuk media sosial. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id