sign up SIGN UP

SKINCARE

5 Bahan Kandungan Skincare yang Bisa Memicu Alergi

S Saraswathi | Sabtu, 29 Aug 2020 08:00 WIB
5 Bahan Kandungan Skincare yang Bisa Memicu Alergi
caption

Skincare routine adalah aktivitas harian yang jelas tidak bisa kita skip karena rutinitas yang satu ini sangat berpengaruh untuk kesehatan wajah kita. Mencari skincare yang pas juga merupakan suatu perjuangan.

Untuk itu kita harus berhati-hati dan memahami dengan baik bahan-bahan apa saja yang terdapat dalam kandungan skincare tersebut. Dilansir dari Femaledaily.com berikut mengenai bahan-bahan di dalam skincare yang bisa meyebabkan alergi di wajah. 

1. Pewangi atau Parfum

Perfume
Perfume / www.freepik.com

Kalau kamu teliti dan sering memperhatikan, sekarang ini sudah banyak skincare yang khusus dibuat untuk kulit sensitif memberikan keterangan bahwa dalam produknya tidak terdapat kandungan pewangi.


Zat yang terkandung dalam pewangi pada produk skincare ini berfungsi sebagai zat tambahan yang didapat dari sumber natural ataupun sintetis. Selain menyebabkan alergi, pewangi pada produk skincare bisa menyebabkan terjadinya berbagai kondisi lain seperti asma, eksim, nausea, hingga psoriasis.

Untuk itu jika kamu memiliki kulit yang sensitif dan permasalahan kulit dan pernafasan, ketika membeli skincare, pastikan terdapat keterangan fragrance / perfume free ya, Ladies.

2. Pengawet

Chemical
Chemical / www.freepik.com

Yup, pengawet. Mungkin sebagian dari kamu belum mengetahui bahwa memang beberapa brand skincare dan kosmetik memang banyak yang menggunakan pengawet agar produk mereka tahan lama dan agar terhindar dari bakteri dan jamur. Namun sayangnya pengawet ini tak jarang yang bersifat lebih keras dan berpotensi menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang. 

Ingredients yang termasuk bahan pengawet pada produk skincare adalah paraben, DMDM hydantoin, tocopherol acetate (turunan vitamin E), methylisothiazolinone, formaldehyde, Quaternium-15 dan masih banyak jenis pengawet lainnya.

3. Essential oils

Essential oils
Essential oils / www.freepik.com

Kandungan yang natural ternyata belum tentu juga tidak menyebabkan alergi. Begitu pula dengan penggunaan essential oil dalam skincare. Salah satu jenis reaksi yang sering terjadi karena penggunaan essential oil adalah dermatitis kontak.

Dermatitis kontak adalah kondisi dimana kulit terasa gatal dan ruam setelah bersentuhan dengan suatu bahan. Jika kamu ingin tetap menggunakan essential oil dalam skincare routine kamu bisa melakukan patch test. 

Patch test adalah aktivitas untuk mencari tahu apakah kamu memiliki alergi terhadap suatu zat dari sebuah produk.

4. Retinol dan Acid

6 ingredients yang bikin wajah glowing6 ingredients yang bikin wajah glowing/ Foto: Avoskin

Selain pengawet dan pewangi, kandungan aktif seperti retinol dan beberapa jenis acid juga dapat menjadi pemicu reaksi alergi pada kulit. Kandungan yang sudah umum dikategorikan sebagai alergen adalah Salicylic Acid, Glycolic Acid dan Retinol.

Untuk sebagian orang, penggunaan bahan-bahan tersebut bahkan bisa berpotensi menimbulkan rasa gatal, reaksi inflamasi, hingga kulit yang menjadi sangat kering. 

5. Sodium Laureth Sulfate

Chemical
Chemical / www.freepik.com

Sodium Laureth Sulfate dan Sodium Laurel Sulfate, atau SLS memang sudah terkenal karena zat yang satu ini bisa membuat kulit menjadi kering dan iritasi. Sayangnya memang bahan yang satu ini banyak terkandung dalam deterjen yang sering digunakan pada produk face wash, body wash, dan shampoo. 

Penggunaan SLS memang sebaiknya dihindari karena bisa menjadi pemicu munculnya alergi pada kulit. Kamu bisa lebih cermat lagi dalam membeli produk skincare, SLS biasanya terlihat jelas pada keterangan kandungan bahan karena menempati posisi awal pada penjelasan.

(kik/kik)

Our Sister Site

mommyasia.id