sign up SIGN UP

SKINCARE

Perbedaan Hydrating dan Exfoliating Toner Serta Cara Penggunaannya

Marly Azwar | Senin, 16 Nov 2020 13:30 WIB
Perbedaan Hydrating dan Exfoliating Toner Serta Cara Penggunaannya
caption
Jakarta -

Bagi skincare junkie, pasti tidak asing lagi dengan yang nama nya toner. Namun, bagi kamu yang masih newbie atau baru saja memulai menggunakan skincare, mungkin akan sedikit bingung apa itu toner dan fungsi serta manfaat nya apa saja. 

Toner itu apa ya?

Setelah menggunakan toner, kulit kamu akan terasa lebih bersih dan cerah.
pat pat/freepik.com

Toner merupakan produk cair berbasis air, dan diaplikasikan pada wajah sebagai langkah kedua dalam rutinitas skincare. Karena berbahan dasar air, toner mudah sekali menyerap ke dalam kulit. 

Fungsi dan manfaat dari toner apa aja ya?

Fungsi utama sebuah toner ialah untuk mengembalikan kadar pH pada kulit kamu menjadi normal (biasanya sekitar 5.5). Namun, selain itu masih ada fungsi dan manfaat lainnya loh!

Toner dapat digunakan untuk menghapus sisa residu kotoran pada wajah kamu, melembabkan, mencerahkan, dan bahkan dapat kamu jadikan masker. Kamu hanya memerlukan beberapa kapas, lalu tuangkan toner kesukaanmu dan tinggal taruh kapas-kapas nya di wajah mu. 

Namun, kamu tahu tidak kalau toner itu terbagi menjadi dua macam, ada hydrating dan exfoliating toner. Dari kedua jenis toner itu, memiliki fungsi, manfaat dan cara penggunaannya masing-masing. 

Hydrating Toner

Dengan menepuk-nepuk produk hydrating toner, akan membantu produk menyerap lebih baik.
toner/freepik.com

Seperti namanya, hydrating toner berfungsi untuk menghidrasi kulit yang kering akibat membersihkan wajah atau menggunakan exfoliating toner terlalu sering. Sehingga kulit akan terasa lembab. Pada umumnya, kandungan pada hydrating toner ialah hyaluronic acid, algae, lidah buaya atau glycerin.

Bagi kamu yang mempunyai tipe kulit oily-combination, mungkin kamu akan berpikir kalau kamu tidak akan membutuhkan hydrating toner. Well, kamu salah akan hal tersebut.

Jika kamu kurang menghidrasi kulit kamu, hal ini dapat memicu kulit kamu untuk memproduksi minyak lebih banyak lagi. Jadi kamu tetap dapat menggunakan hydrating toner setiap hari kok!

Cara terbaik untuk mengaplikasikan hydrating toner adalah dengan menuangkan produknya ke tangan, dan kemudian menepuk-nepuknya ke wajah, tanpa mengusapnya. Ini akan membantu produk terserap lebih cepat dan baik, dapat mengurangi penggunaan produk berlebih, dan dapat memperlancar sirkulasi darah pada wajah. 

Exfoliating Toner

Menggunakan kapas, dapat membantu mengangkat sel-sel kulit mati pada wajah.
cotton pad/pixabay.com

Biasanya  exfoliating toner digunakan untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada wajah, mencerahkan wajah, dan juga membersihkan pori-pori yang tersumbat. Namun, untuk jenis exfoliating toner, tidak boleh digunakan setiap hari karena dapat merusak skin barrier pada wajah kamu. Dengan kandungan AHA, BHA, PHA, atau glycolic acid yang ditujukkan untuk mengeksfoliasi wajah. 

Bagi kamu yang memiliki tipe kulit normal-dry, mungkin juga akan berpikiran bahwa kamu tidak memerlukan produk ini. Namun, kamu juga tetap harus menggunakannya agar tidak ada sel kulit mati yang menumpuk di wajah kamu, yang dapat menyebabkan timbulnya jerawat. Tapi ingat, jangan gunakan produk ini setiap hari ya.

Cara terbaik untuk mengaplikasikan exfoliating toner ialah dengan menggunakan kapas. Kenapa? Karena ketika produk nya diaplikasikan ke wajah, kapas yang kamu gunakan akan membantu untuk mengangkat sel-sel kulit mati serta mengangkat kotoran yang menyumbat di pori-pori wajah kamu.  

Jika kamu bertanya, apakah boleh kedua jenis toner ini dipakai bersamaan? Boleh banget kok! Setelah mengeksfoliasi kulit wajah, kamu dapat menggunakan hydrating toner atau essence. Karena biasanya, exfoliating toner itu membuat kulit kamu menjadi kering. Namun, kamu juga harus memperhatikan kebutuhan kulit kamu ya, karena kebutuhan kulit pada setiap orang berbeda-beda. 

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id