sign up SIGN UP

SKINCARE

Tips Memilih Krim Tabir Surya yang Tepat

Oktavian Kumal | Sabtu, 19 Sep 2015 01:30 WIB
Tips Memilih Krim Tabir Surya yang Tepat
caption
Memakai krim tabir surya adalah cara untuk menjaga kesehatan kulit dari pengaruh buruk sinar matahari. Meskipun kulit menjadi terlindungi dari sinar matahari, salah memilih krim tabir surya juga bisa membuat masalah pada kulit. Kenali jenis kulitmu dan tentukan krim tabir surya untuk wajah yang sesuai dengan jenis kulitmu.

Membaca Komposisi


Mengetahui berapa kadar SPF pada tabir surya memang penting, akan tetapi membaca komposisi pada kemasan produk tabir surya lebih penting lagi. Tabir surya dengan SPF 15 hanya akan melindungi wajah dari sinar UVB, padahal sinar U A juga bisa menimbulkan kanker kulit dan keriput. Pilihlah tabir surya yang bersifat road spectrum (spektrum luas), yaitu dengan perlindungan dari sinar UVA dan UVB sekaligus yang ada pada SPF 30. Ketika Minasan membaca komposisi, pastikan juga di dalam daftar komposisi tertera bahan zinc oxide dan titanium dioxide. Bahan-bahan tersebut memiliki kemampuan untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Selain itu, pastikan juga bahwa komposisi tabir surya bebas pewangi, bebas PABA, dan bebas pengawet karena dapat membuat kulit menjadi lebih mudah mengalami iritasi.
Foto: https://www.rmsunscreen.com/paba-free-sunscreen-facts.aspx
PABA bisa membuat alergi pada kulit. PABA cenderung membuat kulit teriritasi, kemerahan, dan makin sensitif terhadap sinar surya.https://kumpulan.info/cantik/tips-kecantikan/65-tips-pilih-tabir-surya-yang-tepat.html

Tabir Surya atau Sunblock?


Mungkin Minasan bingung untuk membedakan kedua produk pelindung kulit dari sinar matahari ini. Tabir surya atau sunscreen memang berbeda dengan sunblock. Tabir surya memiliki filter atau penyaring yang dapat menyerap beberapa sinar matahari, sehingga sunscreen dianggap masih memiliki risiko yang lebih kecil terkena kanker kulit jika dibandingkan dengan yang tidak memakai tabir surya sama sekali.
Foto: https://www.misstinak.com/blog/sun-protection
Pada dasarnya, sunblock dan tabir surya baik untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari dibandingkan bila tidak menggunakan lotion atau krim pelindung sama sekali. Jadi, penggunaan keduanya saat berada di luar rumah amat direkomendasikan.https://www.amazine.co/39003/apa-perbedaan-sunblock-dengan-sunscreen-tabir-surya/
Sedangkan sunblock terdiri dari bahan mineral aktif yang sangat baik untuk kulit sensitif. Bahan mineral aktif ini biasanya adalah zinc oxide dan titanium dioxide yang terkadang juga terdapat pada tabir surya. Sunblock bekerja dengan membelokkan paparan sinar matahari sehingga tidak langsung mengenai kulit.

Kandungan Tabir Surya Alami Pada Tomat


Krim tabir surya untuk wajah sangat direkomendasikan bagi kita. Namun, mengaplikasikannya pada kulit kita bukan satu-satunya yang bisa kita lakukan untuk menghindari kanker kulit, lho. Tomat bisa menjadi alternatif atau nutrisi tambahan untuk merawat kulit kita dari pengaruh buruk sinar matahari. Selain mengandung vitamin A, C, dan E, tomat juga kaya akan likopen yang berfungsi sebagai tabir surya alami yang menangkal radikal bebas dari sinar matahari. Melalui penelitian baru-baru ini, kanker kulit tidak hanya disebabkan oleh sinar UVA dan UVB saja, tetapi juga melalui paparan sinar inframerah dan mampu menembus lapisan kulit lebih dalam daripada sinar UV. Kandungan likopen pada tomat inilah yang menurut study di Leibniz, Jerman, dapat mencegah pengaruh buruk radiasi inframerah pada kulit. Minasan cukup mengonsumsi buah tomat untuk mendapatkan manfaat likopen agar membantu kulit menjadi lebih sehat.4
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id