sign up SIGN UP

LIFE

5 Film Jepang Paling Sedih Sepanjang Masa, Wajib Tonton!

Yasmin Artyas | Kamis, 06 Jul 2017 06:00 WIB
5 Film Jepang Paling Sedih Sepanjang Masa, Wajib Tonton!
caption
Jepang yang juga disebut macan Asia memang tidak pernah mau kalah dalam berbagai aspek dengan negara adidaya Amerika Serikat. Termasuk industri filmnya. Yup, jangan salah! Selain terkenal dengan anime dan manga serta Harajuku style yang sempat mendunia beberapa tahun lalu, Jepang memiliki industri film yang sangat maju. Bahkan film Jepang sedih dengan cerita menyentuh lebih dulu mencuri perhatian daripada film-film Korea Selatan. Apa saja, ya, film Jepang sedih yang bisa membuat mata kita bengkak?

Nada Sou Sou aka Tears For You (2006)


https://forum.lowyat.net/topic/629601/all
Film Jepang sedih yang pertama yaitu Nada Sou Sou atau Tears For You, merupakan film Jepang besutan Nobuhiro Doi. Diadaptasi dari lagu berjudul sama yang dinyanyikan oleh penyanyi Ryoko Moriyama yang dirilis pada tahun 2003. Film yang dibintangi oleh Masami Nagasawa dan Satoshi Tsumabuki ini berkisah tentang kisah cinta antara dua orang saudara tiri yang dipertemukan karena pernikahan kedua orang tua mereka. Ibu Yota menikahi ayah Kaoru, tinggal di Okinawa dan mengelola sebuah rumah makan.

Namun sayangnya, ayah Kaoru meninggalkan mereka bertiga tanpa kabar. Selang beberapa waktu kemudian ibu Yota meninggal dunia karena suatu penyakit. Yota dengan senang hati mengasuh Kaoru yang bukan adik kandungnya, namun menganggapnya sebagai adik kandung sendiri. Seiring berjalannya waktu, Yota dan Kaoru hidup bersama. Yota bekerja banting tulang agar Kaoru yang masih sekolah dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang universitas. Intrik dimulai ketika salah satu dari mereka menyadari bahwa selama ini mereka memiliki sebuah perasaan cinta yang tidak biasa kepada seorang saudara.
 


 


Tada, Kimi O Aishiteru aka Heavenly Forest (2006)


https://asianwiki.com/Heavenly_Forest

Heavenly Forest berkisah tentang seorang mahasiswa bernama Makoto (Hiroshi Tamaki) yang bertemu dengan seorang wanita bernama Shizuru (Aoi Miyazaki). Pertemuan mereka berawal dari upacara penyambutan mahasiswa baru dimana Makoto merupakan seorang penyendiri. Mereka kemudian menjadi sepasang sahabat dan Shizuru menjadi tertarik terhadap fotografi karena Makoto. Persahabatan mereka mulai berubah ketika Makoto menyukai seorang gadis lainnya. Tak lama berselang, Shizuru memilih menghilang dari kehidupan Makoto.
 


 


Crying Out Love, In The Center of the World (2004)


https://asianwiki.com/Crying_Out_Love,_in_the_Center_of_the_World


Seorang wanita bernama Ritsuko menemukan sebuah rekaman dalam kaset tua yang berisi suara seorang gadis muda, ketika ia sedang membersihkan barang-barangnya untuk dipindahkan ke apartemen baru. Penasaran akan isi dan orang di balik rekaman tersebut, Ritsuko akhirnya menyelidikinya sendiri. Berbekal keingintahuan, Ritsuko terbang ke kampung halaman tunangannya yang bernama Saku. Saku yang mengetahui Ritsuko pergi ke Shikoku segera menyusulnya. Namun, Ritsuko tidak sadar bahwa rekaman itu akan membawanya kembali ke masa lalu. Tempat yang ia datangi kemudian mengungkapkan sebuah rahasia. Tempat pertemuannya dengan Saku, juga gadis lain yang ada di dalam rekaman tersebut.
 

(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id