sign up SIGN UP

LIFE

Cara Bekerja Santai Namun Tetap Produktif

Riri Maulidina | Jumat, 27 Mar 2015 10:00 WIB
Cara Bekerja Santai Namun Tetap Produktif
caption
Apakah Minasan sering mengalami hari-hari bekerja yang melelahkan dan tak produktif? Target yang ingin dicapai tak kesampaian, merasa lelah dikejar-kejar klien, atau merasa selalu pekerjaan menumpuk? Sepertinya hal itu bukan hal yang baru ya, Minasan. Yang salah bukanlah pada jumlah pekerjaannya, namun bagaimana kita mengatur waktu agar lebih produktif dan memiliki waktu bersantai. Bisa kok! Yuk simak tips ini!

Langkah 1: Kategorikan Pekerjaan


Bagi dua pekerjaan Minasan, yaitu pekerjaan pikiran kosong dan pikiran penuh. Kedua kategori tersebut tentunya berbeda-beda tergantung pekerjaan Minasan. Sebagai contoh yang bisa dikategorikan sebagai pekerjaan pikiran kosong misalnya seperti mengirim e-mail, mengeprint, membuat label dan sebagainya. Sedangkan kategori kedua butuh konsentrasi tinggi seperti membuat laporan, mengerjakan artikel dan sebagainya.

Langkah 2: Gunakan Waktu di Jalan untuk Bersiap


Saat-saat berangkat ke kantor kebanyakan dari kita hanya menggunakan untuk melamun atau browsing di sosial media. Mengapa tak menggunakannya untuk merencanakan pekerjaan hari itu? Ide yang datang bisa ditulis di notes gadget. Saat akhirnya duduk di meja, kita sudah lebih siap dan tentunya lebih efisien.

Langkah 3: Tak Perlu Membuka E-Mail Setiap Saat


Salah satu hal yang membuat tak produktif adalah e-mail. Ada riset yang menunjukkan bahwa setiap kita berpaling dari satu tugas, maka butuh 5-10 menit untuk kembali lagi ke tugas yang lama. Kebanyakan orang melakukan check e-mail beberapa kali per jam, dan dapat membuang waktu kita.
Foto: https://mix97-3.com/tips-to-make-you-more-productive-at-work/

Langkah 4: Matikan Smartphone


Smartphone bisa jadi alasan pertama mengapa kita tak produktif. Ya, saat sedang buntu, kita cenderung mengecek smartphone untuk membuka Path, Instagram, Line dan berbagai aplikasi lainnya. Tak terasa sudah lewat setengah jam. So, matikan smartphone! Ketika buntu, tulislah di atas kertas untuk membantu otak kita bekerja.

Langkah 5: List and Schedule


Agar tetap produktif, list dan schedule sangatlah penting. List membantu kita mengingat apa saja yang harus dikerjakan hari itu, dan schedule menjaga waktu dalam mengerjakan tugas.

Langkah 6: Work Smart Not Hard


Taukah Minasan, bahwa kita bisa bekerja optimal 4-5/jam perhari? Lainnya bisa digunakan untuk proses kreatif, menghubungi keluarga, atau melakukan hobi. Ini bisa dilakukan tentunya bila dikerjakan secara disiplin.
(ebn/ebn)

Our Sister Site

mommyasia.id