23 Desainer Indonesia Suguhkan Batik Kudus dan Denim dalam Kanvas Budaya: Satu Napas di Fashion Nation 2026

Nadya Quamila | Beautynesia
Senin, 28 Sep 2026 11:30 WIB

23 desainer Indonesia Fashion Designers Council (IFDC) tampilkan kreasi dalam peragaan Kanvas Budaya: Satu Napas di Fashion Nation, Kamis (24/9). Simak di sini!

1/11

23 desainer tersebut adalah Adeline Esther, Andreas Odang, Carmanita, Chossy Latu, Danny Satriadi, Denny Wirawan, Didi Budiardjo, Eddy Betty, Era Soekamto, Eridani, Ghea Panggabean, Hian Tjen, Ivan Gunawan, Liliana Lim, Mel Ahyar, Priyo Oktaviano, Rama Dauhan, Ria Miranda, Sebastian Gunawan, Wilsen Willim, Yogie Pratama, Yongki Budisutisna, dan Yosafat Dwi Kurniawan./Foto: Beautynesia/Nadya Quamila

2/11

Peragaan dibuka dengan menampilkan elemen esensial dalam lemari baju, yaitu kemeja putih, yang membawa sentuhan dan ciri khas masing-masing tiap desainer./Foto: Beautynesia/Nadya Quamila

3/11

Melalui DRAFT, 22 desainer IFDC menafsirkan ulang kemeja putih dari sudut pandang kreatif mereka masing-masing, mengubah siluet yang familiar menjadi sesuatu yang baru lewat potongan, teknik, dan detail desain yang khas./Foto: Beautynesia/Nadya Quamila

4/11

Dibuat menggunakan bahan katun yang lembut dan berkualitas tinggi dari Cotton USA dan Danar Mas, setiap karya merayakan keindahan katun sekaligus mencerminkan karakter unik sang desainer./Foto: Beautynesia/Nadya Quamila

5/11

Kemeja putih ini tampil dalam beragam kreasi, mulai dari dirancang sebagai outer dengan siluet elegan, kemeja putih dengan lengan bervolume, embellishment pada bagian kerah, hingga dikreasikan dengan sentuhan budaya tradisional Indonesia./Foto: Beautynesia/Nadya Quamila

6/11

Hasil penjualan karya-karya ini akan didonasikan untuk mendukung masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang disalurkan melalui Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB)./Foto: Beautynesia/Nadya Quamila

7/11

Segmen kedua menampilkan peragaan busana Kanvas Budaya: Satu Napas, sebuah perayaan warisan budaya yang dimaknai ulang melalui sudut pandang kontemporer./Foto: Beautynesia/Nadya Quamila

8/11

Didukung oleh Bakti Budaya Djarum Foundation, tahun ini, 23 desainer IFDC memadukan Batik Kudus (teknik cap) dengan denim, menciptakan dialog antara tradisi dan modernitas./Foto: Beautynesia/Nadya Quamila

9/11

Peragaan Kanvas Budaya: Satu Napas membawa pesan bahwa warisan budaya tidaklah dimaksudkan untuk tertinggal di masa lalu. Ia berevolusi, bertransformasi, dan terus hidup./Foto: Beautynesia/Nadya Quamila

10/11

Saat warisan budaya bertemu dengan irama masa kini, Batik Kudus membawa kisah-kisah tradisi sementara denim menuturkan bahasa modernitas./Foto: Beautynesia/Nadya Quamila

11/11

Kanvas Budaya: Satu Napas menjadi wadah bagi desainer IFDC dalam memaknai ulang kekayaan warisan Batik Kudus melalui mode kontemporer dan denim./Foto: Beautynesia/Nadya Quamila