Beauties, merek sepatu asal Jerman, Adidas, kembali menuai kecaman dan seruan boikot setelah menampilkan kampanye mantan tentara Israel. Shalev Biton adalah eks IDF (Israel Defence Forces) difabel yang digandeng dalam iklan kampanye Single-Shoe Service. Kampanye tersebut merupakan program yang memungkinkan penyandang amputasi kaki membeli hanya satu sepatu dengan harga separuh dari harga sepasang.
Dikutip oleh CNBC Indonesia dari Roya News, Biton yang memodeli iklan kehilangan salah satu kakinya dan pernah terlibat dalam operasi militer Israel di Gaza pada tahun 2021. Pemilihan model itu pun memantik kecaman, khususnya aktivis hak asasi manusia dan masyarakat pro-Palestina. Pasalnya, genosida yang terjadi mengakibatkan masyarakat Palestina juga kehilangan anggota tubuhnya, bahkan kehilangan nyawa.
Seorang pengguna media sosial mengomentari keputusan Adidas tersebut, "Apakah kalian melakukan hal yang sama untuk warga Palestina yang kehilangan anggota tubuh?"
"Mungkin Adidas seharusnya memberikan sepatu lainnya kepada anak-anak Gaza," bunyi komentar pengguna lainnya. Bersama dengan itu, seruan boikot merek Adidas kembali bergema. Sebelumnya, pada pertengahan 2024, Adidas menghadapi kritik usai mengeluarkan model keturunan Palestina-Amerika, Bella Hadid, dari kampanye sepatu retro SL72.