ANREALAGE Hadirkan Baju yang Bisa Berubah Warna pada Koleksi Terbarunya

Kyla Putri Nathania | Beautynesia
Sabtu, 03 Oct 2026 18:00 WIB
“SKIN” Menjadikan Pakaian sebagai Kulit Ketiga
Koleksi ANREALAGE Spring/Summer 2027 “SKIN” mengeksplorasi hubungan antara tubuh, pakaian, dan perubahan permukaan. Kunihiko Morinaga melihat busana sebagai “kulit ketiga” yang dapat terus berubah dan diperbarui./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Fashion tidak selalu harus statis. Melalui koleksi ANREALAGE Spring/Summer 2027, desainer Jepang Kunihiko Morinaga kembali menunjukkan bagaimana teknologi dapat mengubah cara kita melihat pakaian, bukan hanya dari bentuknya tetapi juga dari kemampuannya untuk berubah.

Dipresentasikan di Paris Fashion Week pada 29 September 2026, koleksi bertajuk “SKIN” menjadikan permukaan tubuh sebagai titik awal eksplorasi, Beauties. Musim ini, Morinaga merenungkan permukaan luar tubuh dan kemampuannya untuk mengalami mutasi.

“Skin” atau kulit dipandang sebagai sesuatu yang dapat dilepas dan diperbarui berulang kali, seperti halnya pakaian. Morinaga mengambil referensi dari bulu dan rambut hewan, sisik ikan serta ular, pola kotak-kotak dan polka dot yang lebih dekat dengan manusia, hingga digital skin pada avatar gim yang bisa diganti kapan saja.

Koleksi ini sekaligus menandai pertunjukan ANREALAGE ke-25 di Paris. Tidak berhenti di runway, perayaan tersebut juga dilanjutkan melalui pameran retrospektif dan pop-up “JUST AN REAL AGE” di Paris.

Lantas, seperti apa eksperimen teknologi dan perubahan warna yang menjadi fokus ANREALAGE Spring/Summer 2027? Berikut beberapa detail menarik dari koleksi “SKIN”.

“SKIN” Menjadikan Pakaian sebagai Kulit Ketiga

Koleksi ANREALAGE Spring/Summer 2027 “SKIN” mengeksplorasi hubungan antara tubuh, pakaian, dan perubahan permukaan. Kunihiko Morinaga melihat busana sebagai “kulit ketiga” yang dapat terus berubah dan diperbarui./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Koleksi ANREALAGE Spring/Summer 2027 “SKIN” mengeksplorasi hubungan antara tubuh, pakaian, dan perubahan permukaan. Kunihiko Morinaga melihat busana sebagai “kulit ketiga” yang dapat terus berubah dan diperbarui./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Konsep skin menjadi fondasi utama koleksi Spring/Summer 2027 ANREALAGE. Morinaga melihat pakaian bukan sekadar lapisan yang menutupi tubuh, melainkan permukaan yang memiliki kemampuan untuk berubah seperti kulit makhluk hidup.

Inspirasi tersebut datang dari dunia biologis sekaligus digital. Hewan dapat mengubah atau mengganti permukaan tubuhnya melalui bulu, sisik, maupun warna, sementara avatar digital memungkinkan seseorang mengganti skin sesuai keinginan.

ANREALAGE kemudian menempatkan pakaian di antara kedua sistem tersebut. Hasilnya adalah koleksi yang memperlakukan busana sebagai permukaan adaptif yang dapat berubah mengikuti gerakan, sudut pandang, maupun teknologi yang digunakan.

Dari Bodysuit hingga Patchwork Trompe-l’Oeil

Runway ANREALAGE Spring/Summer 2027 dibuka dengan bodysuit yang menyerupai second skin dan dihiasi motif sisik psychedelic. Koleksi kemudian berkembang menjadi siluet sehari-hari seperti denim, varsity jacket, dan sporty vest dengan teknik trompe-l’oeil./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Runway ANREALAGE Spring/Summer 2027 dibuka dengan bodysuit yang menyerupai second skin dan dihiasi motif sisik psychedelic. Koleksi kemudian berkembang menjadi siluet sehari-hari seperti denim, varsity jacket, dan sporty vest dengan teknik trompe-l’oeil./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Eksperimen Morinaga tidak langsung dimulai dengan teknologi digital. Look pembuka menghadirkan rangkaian second-skin bodysuit dengan motif sisik psychedelic yang membungkus tubuh.

Setelah itu, siluet berkembang menjadi berbagai bentuk pakaian yang lebih familiar. Jaket varsity, denim, dan sporty vest muncul dalam bentuk trompe-l’oeil patchwork yang dibuat menyerupai susunan kelopak kain.

ANREALAGE juga memasukkan material tradisional Jepang melalui pakaian yang dibuat dari washi paper. Material tersebut kemudian dikontraskan dengan detail sequin sehingga menghasilkan pertemuan antara teknik tradisional dan estetika futuristik.

Busana 3D Printing yang Bisa Berubah Warna

Teknologi 3D printing menjadi salah satu eksperimen utama ANREALAGE Spring/Summer 2027 melalui bustier dress bertekstur yang dapat berubah warna. Efek visualnya menyerupai Op Art karena warna berubah mengikuti sudut pandang penonton./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Teknologi 3D printing menjadi salah satu eksperimen utama ANREALAGE Spring/Summer 2027 melalui bustier dress bertekstur yang dapat berubah warna. Efek visualnya menyerupai Op Art karena warna berubah mengikuti sudut pandang penonton./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Eksperimen teknologi yang menjadi ciri khas ANREALAGE akhirnya muncul dalam bentuk bustier dress hasil 3D printing. Busana tersebut memiliki tekstur yang dirancang untuk menghasilkan perubahan warna berdasarkan sudut pandang.

Efeknya mengingatkan pada Op Art, ketika pola dan warna seolah bergerak atau berubah saat seseorang berpindah posisi. Dengan demikian, perubahan tidak hanya terjadi karena model berjalan, tetapi juga karena cara penonton melihat pakaian tersebut.

Teknologi ini membuat sebuah busana terasa seperti memiliki beberapa tampilan dalam satu desain.

Hingga 2.000 Sisik E Ink dalam Satu Dress

ANREALAGE bekerja sama dengan E Ink untuk menghadirkan dress yang menggunakan sekitar 1.000 hingga 2.000 elemen E Ink Prism berbentuk seperti sisik. Material ini dapat berubah warna tanpa menghasilkan cahaya seperti layar LED konvensional./ Foto: instagram.com/anrealage_official

ANREALAGE bekerja sama dengan E Ink untuk menghadirkan dress yang menggunakan sekitar 1.000 hingga 2.000 elemen E Ink Prism berbentuk seperti sisik. Material ini dapat berubah warna tanpa menghasilkan cahaya seperti layar LED konvensional./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Bagian paling kompleks dari koleksi hadir melalui enam dress bergaya armor yang dibuat menggunakan teknologi E Ink Prism 3. Setiap dress memiliki sekitar 1.000 hingga 2.000 elemen E Ink Prism yang disusun menyerupai sisik.

Berbeda dari LED yang menghasilkan cahaya sendiri, teknologi E Ink bersifat reflektif sehingga warna terlihat dengan memanfaatkan cahaya dari lingkungan. Teknologi ini juga bersifat bistable, sehingga gambar dapat tetap terlihat tanpa membutuhkan energi secara terus-menerus.

Menurut Naoki Sumita, Presiden E Ink Japan, “ANREALAGE memiliki sejarah panjang dalam memadukan craftsmanship, teknologi, dan imajinasi dengan cara yang menantang bagaimana kita melihat material sehari-hari.”

Kolaborasi tersebut menunjukkan bagaimana material yang biasanya bersifat statis dapat berubah menjadi permukaan fashion yang dinamis.

Phoenix Menjadi Simbol Perubahan dan Kelahiran Kembali

Motif Phoenix menjadi salah satu simbol penting dalam koleksi ANREALAGE Spring/Summer 2027 yang merepresentasikan perubahan dan kelahiran kembali. Look penutup menggunakan LED untuk menghadirkan tubuh yang seolah menyala dengan cahaya api./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Motif Phoenix menjadi salah satu simbol penting dalam koleksi ANREALAGE Spring/Summer 2027 yang merepresentasikan perubahan dan kelahiran kembali. Look penutup menggunakan LED untuk menghadirkan tubuh yang seolah menyala dengan cahaya api./ Foto: instagram.com/anrealage_official

Konsep perubahan semakin kuat pada bagian akhir koleksi melalui referensi terhadap Phoenix, burung api yang menjadi simbol kelahiran kembali. Morinaga mengambil inspirasi dari Phoenix karya Osamu Tezuka untuk menggambarkan siklus perubahan dan pembaruan.

Look terakhir menampilkan “digital skin” dengan teknologi LED yang membuat tubuh model seolah diselimuti cahaya api. Presentasi tersebut diiringi pertunjukan The Firebird karya Igor Stravinsky versi 1919.

Melalui “SKIN”, ANREALAGE membayangkan masa depan ketika pakaian bukan lagi sekadar bentuk yang dikenakan tubuh. Morinaga memperluas gagasan tersebut menjadi “third skin”, yaitu lapisan yang dapat berubah, memperbarui diri, dan terus menciptakan kemungkinan baru.

Bagaimana menurutmu, apakah fashion yang bisa berubah warna seperti koleksi ANREALAGE akan menjadi gambaran pakaian masa depan yang benar-benar ingin kamu kenakan, Beauties?

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE