Koleksi debut Maria Grazia Chiuri sebagai chief creative officer untuk Fendi jadi salah satu peragaan busana yang paling ditunggu di Milan Fashion Week Fall/Winter 2026. Terangkum dalam tajuk "Less I, More Us", Chiuri merayakan warisan Fendi sembari menginfusikan nilai-nilai serta DNA desain miliknya.
Feminitas dalam cita rasa mewah menjadi aura dominan. Kentalnya nuansa pragmatis menjawab kebutuhan perempuan modern yang ingin terlihat gaya, tanpa mengganggu kenyamanan.
Melalui koleksinya ini pula, Maria Grazia Chiuri tidak butuh orang lain terhibur atas karya debutnya dan tetap setia pada visi kreatif sendiri. Mengutip Business of Fashion, desainer asal Italia itu mengatakan sebelum acara bahwa dia bukanlah seorang desainer penghibur. "It's not important to create something for one shot, to surprise someone. Otherwise, I would do a performance. This is another job."
Konsep "Less I, More Us"
"Less I, More Us" tidak merujuk pada individu yang mendominasi. Sebaliknya, yaitu tentang kesatuan sebagai komunitas. Melansir dari The Guardian, Chiuri menjelaskan bahwa motto tersebut memaknai "Cara perempuan dalam berbusana, dan juga cara Italia dalam berbusana, yaitu tentang berbagi ide, keahlian, dan bekerja dengan bebas," sebagaimana rumah mode Fendi yang didirikan oleh Adele Fendi, diteruskan oleh anak-anaknya, lima perempuan bersaudara. Sama halnya dia membawa feminisme modern ke Dior, Fendi yang terkenal dengan vibe lady-like terasa semakin relate dengan kehidupan perempuan modern melalui karyanya.