Menggunakan hijab adalah kewajiban setiap muslimah. Namun sadar atau tidak, menggunakan hijab seharian kadang dapat menyebabkan hijab berbau tak sedap, mengingat kita tinggal di negara tropis yang bisa menyebabkan keringat berlebih termasuk di bagian kulit kepala.
Untuk mencegah hijab bau, Beautynesian perlu memperhatikan banyak hal, mulai dari memilih bahan hijab, kebersihan dalaman hijau, kebersihan rambut hingga cara yang benar dalam mencuci dan menyimpan hijab.
Agar selalu tampil segar dan prima, beberapa tips hijab berikut ini bisa dilakukan untuk mencegah hijab bau.
Selektif Memilih Bahan Hijab
Tips hijab agar tidak bau yang pertama adalah harus selektif dalam memilih bahan hijab. Kenali aktivitas kamu, apabila akan melakukan aktivitas outdoor seharian, sebaiknya pilih bahan hijab dan dalaman hijab (inner) yang menyerap keringat agar tidak menimbulkan bau, seperti bahan katun untuk hijab dan bahan rajut untuk inner. Namun apabila kegiatanmu hanya berada di dalam ruangan yang ber-AC, maka aman saja menggunakan bahan hijab dari sifon atau voal.
Cara Mencuci Hijab
Cara mencuci hijab untuk tips hijab agar tidak bau juga ada triknya, lho. Campurkan air dengan deterjen dan cuka saat mencuci hijab untuk mencegah hijab menjadi bau. Selain menghilangkan bau, cuka dapat membersihkan noda yang menempel pada hijab. Disarankan untuk mencuci hijab dengan tangan daripada dengan mesin cuci.
Essential Oil Over Perfume
Biasanya, untuk mencegah hijab bau, orang akan menyemprotkan parfum pada hijabnya. Namun jika menggunakan parfum dirasa terlalu menyengat, maka tips hijab agar tidak bau yang terakhir adalah menggunakan essential oil. Caranya, setelah mencuci hijab dan menjemurnya hingga kering, simpan hijab di dalam wadah yang sudah ditetesi atau diuapi dengan essential oil. Kamu bisa pilih aroma lembut seperti lavender atau citrus. Cara lain, gantung hijab dengan gantungan khusus di dalam ruangan yang sudah diuapi dengan essential oil.