Sulap Lingerie Jadi Gaun, Intip 6 Hal Menarik dari Peragaan Busana Fendi Couture!

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Sabtu, 04 Feb 2023 16:00 WIB
Foto: Courtesy of Fendi

Sprezzatura adalah bahasa Italia yang berarti careless atau tidak acuh. Istilah itulah yang menjadi pedoman direktur artistik Kim Jones saat menciptakan Fendi haute couture Spring 2023. Fendi yang dahulu menjadikan material fur sebagai andalan, kini beralih ke leather metalik dan lace seperti yang tampak pada kreasi Kim Jones kali ini. Ia memusatkan pada teknik untuk ciptakan 39 busana couture yang berbeda dari biasanya. Ini dia sejumlah desain paling curi perhatian.

1. Lingerie-Inspired Eveningwear


Gaun terinspirasi lingerie pada Look 2/ Foto: Courtesy of Fendi

Lingerie dipakai sebagai gaun malam semakin populer belakangan ini. Hal tersebut juga tampak pada Fendi Couture Spring 2023 di mana slip dress layaknya lingerie mendominasi koleksi. Tanpa meninggalkan estetika, Fendi bersandar pada sisi pragmatis. Kenyamanan dan fleksibilitas pakaian dipegang selama proses pembuatannya.

Lingerie yang identik sebagai underwear serta pakaian tidur pun disulap sebagai gaun malam elegan terbuat dari kulit lunak warna metalik dan renda.

2. Leather Drapery & Exquisite Detail


Detail bunga renda 3D pada gaun/ Foto: Courtesy of Fendi

Untuk membuat koleksi couture 2023, Kim Jones berfokus pada teknik untuk mengolah material sederhana agar punya nilai couture. Alhasil, siluet fluid dan sleek pada gaun mempunyai detail istimewa.

Material yang dari jauh tampak mengalir layaknya kain sebenarnya adalah kulit lentur yang disusun dengan teknik drape. Organza, tulle dan material ringan lainnya juga dibuat dalam bentuk pleats atau untuk ornamen cape lepas-pasang. Sementara lace serta hand-pleated motif seperti bunga sebagai dekorasi busana.

3. Reversible Coat


Reversible coat pada look 26/ Foto: Courtesy of Fendi

Sejumlah gaun juga dipresentasikan bersama dengan coat yang matching. Contohnya strapless dress perak ini dengan coat dalam shade yang lebih gelap melengkapinya. Namun bagian dalam coat mempunyai visual yang sama seperti busana, replikasi detail gaun. Desain tersebut secara tidak langsung memberi indikasi bahwa coat tersebut dapat dikenakan dengan dua cara atau bolak-balik.

4. Chainmail Gloves


Chainmail gloves/ Foto: Courtesy of Fendi

Nuansa metalik juga ditampilkan pada sarung tangan. Penampilan semakin anggun dengan tambahan gloves, tapi diselipkan sisi eksentrik dari material logam penyusunnya. Ya, chainmail gloves juga jadi daya tarik dari koleksi couture yang ditampilkan Fendi kali ini.

5. Climbing Tools Reimagined


 Carabiner sebagai dekorasi gaun dan climbing grip sebagai heels sepatu/  Foto: Courtesy of Fendi

Gaun-gaun malam ini juga diberi sentuhan sporty dari dekorasi dan aksesori pendampingnya, Beauties. Cabang olahraga climbing––hobi Delfina Delettrez selaku direktur artistik perhiasan Fendi––merupakan inspirasi dibaliknya. Misalnya sepatu dilengkapi heels didesain serupa climbing grip.

Carabiner atau pengait yang biasa digunakan saat memanjat pun ditemukan sebagai ornamen untuk buat efek drape. Perhiasan lain seperti mismatched earrings juga memiliki elemen desain ini, Beauties.

 

6. Jewellery Box Clutch


Jewelery box bag/  Foto: Courtesy of Fendi

Look juga dilengkapi dengan tas kecil yang dijinjing model saat berjalan. Karena ukurannya yang mini, clutch ini kurang tepat dikenakan sehari-hari, melainkan cocok untuk ke pesta berkat tampilan mewahnya. Silvia Venturini Fendi menyebutkan clutch tersebut dibuat selayaknya kotak perhiasan. Bagian luar yang keras menutup material kulit kualitas terbaik di dalamnya.

Selain dari busana, tren makeup no makeup kembali diangkat oleh Fendi lho! Baca tentang beauty look dan tamu undangan yang hadir di halaman selanjutnya yuk, Beauties!

(raf/raf)