Brand mewah asal Prancis, Jacquemus, tidak melirik artis terkenal sebagai brand ambassador mereka. Alih-alih terlena dengan sosok dari industri hiburan, nenek dari sang pendiri yang digandeng.
Yup! Pada Sabtu (24/1/2026), Liline Jacquemus, nenek dari desainer Simon Porte Jacquemus, resmi diperkenalkan sebagai brand ambassador pertama brand yang didirikan tahun 2009 itu. Ia berpose di kediaman cucunya di wilayah Prancis Selatan, mengenakan tunik putih yang senada dengan wide-leg pants dan pointed shoes, tas oranye The Valérie ndalam genggaman.
Nama Valérie itu sendiri merupakan bentuk penghormatan terhadap mendiang ibu, Beauties, sosok yang kerap menginspirasi Simon hingga mendirikan rumah mode Jacquemus. Digandengnya Lilienne sebagai brand ambassador tak semata keputusan personal dan sentimental, tapi juga memperkukuh nilai rumah mode yang menghormati akar asal-usul, keluarga, dan juga memori, sembari menonjolkan sisi humanitas.
"I'm proud to introduce our very first Jacquemus Brand Ambassador: my grandmother, Liline Jacquemus. Before anything, there was her. The original icon," tulis Simon yang diunggah di Instagram resmi @jacquemus.
"Sebelum adanya Jacquemus, dia sudah menjadi inspirasi saya. Kekuatannya, keanggunannya, keasliannya... dia membentuk cara saya memandang perempuan, dan cara saya membayangkan rumah mode ini."