100 Satwa Dievakuasi dari Kebakaran Hutan, 8 di Antaranya Mati

Dimitrie Hardjo | Beautynesia
Rabu, 23 Sep 2026 14:00 WIB
Evakuasi Satwa oleh Kemenhut
Call center Kemenhut untuk penyelamatan satwa liar terdampak kebakaran hutan/ Foto: instagram.com/kemenhut

Beauties, kebakaran hutan dan lahan masih terus melanda Pulau Kalimantan dan Sumatera. Usaha maksimal dikerahkan untuk memadamkan ribuan titik api. Namun seiring dengan luasnya sebaran api, banyak satwa endemik yang tidak hanya kehilangan tempat tinggal saja, tapi juga nyawanya.

Mulai dari bekantan, ular, hingga orang utan ditemukan mati akibat kebakaran hutan. Ada yang hangus terbakar, ada pula yang karena sesak napas. Salah satu contohnya adalah seekor orang utan bernama Sempurna yang ditemukan oleh warga dalam kondisi sangat lemah di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat (Kalbar), sebagaimana dikutip dari DetikKalimantan. Walaupun telah diberikan pertolongan pertama berupa oksigen dan cairan intravena, lalu segera dilarikan ke pusat rehabilitasi YIARI, kondisi Sempurna terus memburuk hingga akhirnya tidak bisa diselamatkan lagi.

Beauties, di sisi lain, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI tetap mengerahkan evakuasi terhadap satwa yang terdampak kebakaran hutan. Berdasarkan laporan, terdapat total 100 satwa liar yang dievakuasi.

Evakuasi Satwa oleh Kemenhut

Call center Kemenhut untuk penyelamatan satwa liar terdampak kebakaran hutan

Call center Kemenhut untuk penyelamatan satwa liar terdampak kebakaran hutan/ Foto: instagram.com/kemenhut

Melansir dari CNN Indonesia, per 22 September 2026, Kemenhut telah evakuasi 100 satwa dari enam provinsi prioritas, yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.

"Data yang kami kumpulkan sampai dengan hari ini 22 September 2026, Kementerian Kehutanan telah menyelamatkan, melakukan upaya penyelamatan satwa liar sejumlah 100 individu satwa liar di 6 provinsi prioritas," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut Ristianto Pribadi di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Selasa (22/9).

Dari 100 satwa tersebut, sebanyak 53 di antaranya adalah orang utan dan 8 satwa dalam kondisi mati, yaitu ular, biawak, kura-kura, termasuk satu ekor orang utan itu.

Selain itu, sekitar 97 persen dari satwa yang dievakuasi berada di Kalimantan Barat, Timur, dan Tengah. Sementara jumlah penyelamatan satwa tertinggi setelah orang utan adalah satwa trenggiling.

Bersama dengan laporan itu, Kemenhut berharap agar masyarakat melapor jika menemukan satwa yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. "Kami dari Kementerian Kehutanan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam setempat pasti akan segera mem-follow up untuk membantu penanganan satwa yang terdampak dari karhutla ini," ujar Ristianto.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE