sign up SIGN UP

14 Poin Penting yang Perlu Diketahui Selama PPKM Darurat Jawa-Bali Berlaku

Dyah Na | Beautynesia
Kamis, 01 Jul 2021 16:30 WIB
14 Poin Penting yang Perlu Diketahui Selama PPKM Darurat Jawa-Bali Berlaku

Kasus COVID-19 di Indonesia terus meningkat setiap harinya. Kini, jumlahnya bahkan sudah mencapai lebih dari 21.000 kasus per hari. Kalau dulu, salah satu cara yang dilakukan untuk mengurangi angka positif covid adalah dengan melakukan PSBB, per tanggal 3 Juli hingga 20 Juli nanti akan diberlakukan aturan baru, yakni PPKM Darurat di Jawa dan Bali.

PPKM adalah singkatan dari pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, artinya, kegiatan semua masyarakat yang ada di Jawa dan Bali akan dibatasi oleh peraturan dari pemerintah.

Terus pembatasan apa saja yang akan diterapkan? Dikutip dari Detik.com, ada banyak poin yang diatur. 

1. 100% Work from Home untuk sektor non essential
2. Seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring
3. Untuk sektor essential diberlakukan 50% maksimum staf Work from Office (WFO) dengan protokol kesehatan, dan untuk sektor kritikal diperbolehkan 100% maksimum staf WFO dengan protokol kesehatan.
a. Cakupan sektor essential adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, sistem pembayaran, teknologi informasi dan
komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid19, serta industri orientasi ekspor.
b. Cakupan sektor kritikal adalah energi, kesehatan, keamanan, logistik dan transportasi, industri makanan, minuman dan
penunjangnya, petrokimia, semen, objek vital nasional, penanganan bencana, proyek strategis nasional, konstruksi, utilitas dasar (seperti listrik dan air), serta industri pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari.
c. Untuk supermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 50% (lima puluh persen); untuk apotik dan toko obat bisa buka full selama 24 jam.

(arm2/arm2)

Our Sister Site

mommyasia.id