3 Cara Mengatasi Productivity Guilt saat Tidak Bekerja

Farah Rafalani | Beautynesia
Minggu, 11 Oct 2026 17:30 WIB
2. Kurangi Self Talk yang Negatif
Ilustrasi kurangi self talk yang negatif/ Foto: unsplash.com/Yuvraj Singh

Pernah merasa bersalah ketika sedang beristirahat? Alih-alih melakukan sesuatu yang produktif saat sedang senggang, kamu memutuskan untuk melakukan sesuatu untuk melepas penat. Namun, hal tersebut justru memicu perasaan bersalah dalam hati.

Fenomena tersebut dinamakan productivity guilt. Kamu mungkin merasakan tekanan baik internal maupun eksternal yang memaksakan dirimu untuk terus melakukan hal yang produktif, kapan pun itu.

Untuk mengatasinya, simak beberapa cara menangani productivity guilt saat tidak bekerja berikut ini ya!

1. Jadwalkan Waktu Istirahat

Ilustrasi jadwalkan waktu istirahat/ Foto: unsplash.com/Nick Morrison

Salah satu cara mengatasi productivity guilt yang bisa kamu lakukan adalah dengan menjadwalkan waktu istirahat secara sengaja. Menurut laman Healthline, istirahat akan terasa memiliki efek yang lebih terasa ketika diniatkan untuk dilakukan, bukan malah beristirahat ketika kamu kepalang merasa lelah.

Dengan menjadwalkan istirahat dan membuatnya menjadi sebuah kegiatan yang intensional juga bisa bantu mengurangi rasa bersalah yang kamu alami. Mengambil jeda sejenak untuk tidak bekerja juga merupakan faktor penting untuk menyokong produktivitasmu. Hal ini juga tidak membuatmu mendadak jadi seorang ‘pemalas’.

2. Kurangi Self Talk yang Negatif

Ilustrasi kurangi self talk yang negatif/ Foto: unsplash.com/Yuvraj Singh

Productivity guilt adalah rasa bersalah yang menghantui kamu ketika kamu sedang tidak bekerja atau mengerjakan sesuatu yang penting. Pikiran dan batinmu berperan banyak dalam hal ini, termasuk dengan kebiasaan berpikir jelek terhadap diri sendiri saat sedang beristirahat.

Untuk dapat beristirahat dengan optimal, tidak hanya fisikmu yang perlu diistirahatkan. Pikiranmu juga perlu jeda sejenak dari beban-beban pikiran yang biasanya membayangi.

Cobalah untuk membuat mindset bahwa istirahat ini memang diperlukan agar kamu bisa lebih fokus ketika kembali bekerja nantinya.

3. Belajar Menyayangi Diri Sendiri

Ilustrasi belajar menyayangi diri sendiri/ Foto: unsplash.com/Giulia Bertelli

Nilai yang kita miliki seharusnya tidak bergantung hanya pada pekerjaan saja. Akan tetapi, masyarakat modern seringkali membuatnya demikian. Inilah salah satu hal yang memicu terjadinya productivity guilt.

Mengutip laman Verywell mind, nilai diri bukanlah sesuatu yang kondisional. Nilai diri kita tidaklah tergantung pada seberapa produktif diri kita. Beristirahat dan memedulikan kesehatan mental tidak sama dengan kemalasan. Sehingga penting sekali bagi kita untuk belajar menyayangi diri sendiri dan memahami nilai-nilai yang kita miliki sebagai manusia terlepas dari pekerjaan kita.

Itulah dia beberapa cara mengatasi productivity guilt yang bisa coba kamu terapkan. Awalnya mungkin akan sulit, terutama bagi individu yang memiliki kecenderungan workaholic maupun overthinking. Akan tetapi, beristirahat juga merupakan kegiatan penting yang diperlukan untuk menjaga kesehatan. Yuk sama-sama mulai belajar memperhatikan diri sendiri dengan lebih seksama!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(ria/ria)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE