3 Ciri Kepribadian Orang yang Lebih Pilih Chat daripada Telepon Menurut Psikolog

Dewi Maharani Astutik | Beautynesia
Kamis, 09 Apr 2026 15:00 WIB
Kebiasaan lebih suka chat daripada telepon tidak melulu berkaitan dengan hal-hal praktis seperti demi hemat pulsa atau agar bisa membalas sambil melakukan hal lain, tetapi bagian dari kecenderungan psikologis tertentu./Foto: Freepik/lookstudio

Bagi sebagian orang, menelepon adalah bagian rutin dari aktivitas sehari-hari. Namun, bagi sebagian lainnya, tugas sederhana ini justru bisa memicu kecemasan yang berlebihan lho, Beauties! Jika kamu termasuk dalam kelompok kedua, psikologi memiliki sejumlah penjelasan yang menarik untuk kamu simak.

Keengganan untuk menekan tombol panggilan dan berbicara langsung dengan seseorang ternyata dapat berkaitan dengan karakter atau ciri kepribadian tertentu. Dalam pembahasan yang dilansir dari The Expert Editor ini, kita akan mengulas 3 karakter yang kerap dimiliki oleh kamu yang lebih suka chat daripada telepon. Semua pembahasan akan didasarkan pada wawasan psikologis yang relevan dan bisa jadi dapat membantumu memahami diri sendiri dengan lebih objektif.

Introvert


Introvert memiliki preferensi komunikasi yang berbeda dibandingkan kebanyakan orang/Foto: Freepik

Carl Gustav Jung, psikiater dan psikolog asal Swiss, menjelaskan bahwa introvert bukan sekadar pribadi yang pendiam atau pemalu, melainkan individu yang lebih berfokus pada dunia batinnya daripada rangsangan eksternal. Karena kecenderungan ini, interaksi yang menuntut respons spontan seperti panggilan telepon akan terasa melelahkan dan memicu kecemasan.

Tanpa waktu untuk menyusun kata dan mempertimbangkan jawaban, kamu yang introvert harus berpikir serta bereaksi seketika, sesuatu yang tentu tidak akan terasa nyaman bagi kamu yang terbiasa merenung sebelum berbicara, bukan?

Jung menggambarkan bahwa pertemuan dua kepribadian seperti dua zat kimia yang bereaksi. Ketika dua zat bertemu dan bereaksi, keduanya tidak lagi sama seperti sebelumnya karena saling memengaruhi.

Bagi introvert, proses saling memengaruhi ini bisa terasa lebih kuat dan menguras energi. Karena mereka cenderung memproses pengalaman secara internal, interaksi mendadak bisa berdampak lebih besar dibandingkan percakapan via chat yang sudah diperkirakan sebelumnya.

(naq/naq)