3 Kebiasaan Kecil yang Sering Dilakukan Orang dengan Mental Kuat

Florence Febriani Susanto | Beautynesia
Senin, 21 Sep 2026 15:00 WIB
Membedakan Keinginan Sesaat dan Nilai Pribadi
Tahu Perbedaan Keinginan Sesaat dan Nilai Pribadi/Foto: Magnific

Pernah nggak, Beauties, kamu melihat seseorang yang tetap tenang meski sedang menghadapi situasi sulit? Mereka bukan berarti tidak pernah sedih, marah, takut, atau merasa kewalahan. Justru, orang dengan mental kuat biasanya tetap merasakan berbagai emosi tersebut, tetapi tahu bagaimana cara menghadapinya tanpa langsung terbawa keadaan.

Menariknya, kemampuan tersebut tidak selalu dibentuk dari perubahan besar. Ada kebiasaan kecil yang sering dilakukan secara konsisten dan akhirnya membantu seseorang menjadi lebih tangguh secara emosional. Kalau kamu sedang belajar mengelola diri dengan lebih baik, tiga kebiasaan dari Your Tango ini mungkin bisa mulai kamu perhatikan!

Berani Jujur dengan Perasaan Sendiri

Jujur dengan Perasaan Sendiri/Foto: Magnific

Coba ingat lagi, kapan terakhir kali kamu mengakui bahwa dirimu sedang kecewa atau marah? Kadang, kita lebih mudah mengatakan “aku nggak apa-apa” daripada mengakui bahwa sebenarnya ada sesuatu yang mengganggu pikiran.

Padahal, menghindari emosi terus-menerus justru dapat membuat otak menganggap perasaan tersebut sebagai sesuatu yang buruk atau berbahaya. Ketika kamu terus menekan rasa takut, sedih, atau kecewa, rasa takut terhadap emosi itu sendiri juga bisa semakin kuat.

Berbeda dengan itu, orang yang mentalnya kuat belajar menerima bahwa emosi yang menyakitkan tidak selalu berarti sesuatu yang harus dihindari. Mereka bisa berhenti sejenak dan mengakui, “Oke, aku memang sedang kecewa,” tanpa harus langsung mencari cara untuk menyingkirkan perasaan tersebut.

Bukan berarti kamu harus menceritakan semua masalah kepada setiap orang. Kejujuran emosional bisa dimulai dari diri sendiri. Bahkan, meluangkan beberapa detik untuk mengenali perasaan yang sedang muncul bisa menjadi latihan sederhana untuk membangun ketahanan emosional.

Tidak Terlalu Larut dalam Masa Lalu atau Masa Depan

Tidak Larut di Masa Lalu atau Masa Depan/Foto: Magnific

Beauties, pernah nggak kamu tiba-tiba mengingat percakapan lama lalu memikirkan jawaban yang seharusnya kamu berikan? Atau mungkin kamu menghabiskan waktu membayangkan berbagai kemungkinan buruk yang sebenarnya belum tentu terjadi?

Hal tersebut berkaitan dengan kemampuan yang disebut mental time travel. Sederhananya, kemampuan ini membuat manusia dapat kembali mengingat kejadian masa lalu atau membayangkan sesuatu yang mungkin terjadi di masa depan.

Kemampuan tersebut sebenarnya bermanfaat. Kita membutuhkan ingatan untuk belajar dari pengalaman dan membutuhkan bayangan masa depan untuk membuat rencana. Namun, terlalu sering melakukan perjalanan mental tersebut bisa membuat pikiran terus berada di sesuatu yang sebenarnya tidak sedang terjadi.

Karena itu, orang dengan mental kuat berusaha menggunakan kemampuan tersebut secara lebih seimbang. Mereka tetap mengambil pelajaran dari masa lalu dan memikirkan masa depan, tetapi tidak membiarkan pikirannya terus-menerus tinggal di sana.

Jadi, ketika kamu mulai mengulang kejadian lama atau mencemaskan sesuatu yang belum terjadi, coba tanyakan pada diri sendiri, “Apakah hal ini memang perlu kupikirkan sekarang?” Pertanyaan sederhana tersebut bisa membantumu kembali memperhatikan apa yang sedang terjadi saat ini.

Membedakan Keinginan Sesaat dan Nilai Pribadi

Tahu Perbedaan Keinginan Sesaat dan Nilai Pribadi/Foto: Magnific

Kamu mungkin pernah mengalami situasi ketika niat baik tiba-tiba kalah oleh keinginan sesaat. Misalnya, sudah berencana olahraga tetapi akhirnya memilih rebahan. Atau, ingin menyelesaikan masalah dengan tenang, tetapi malah muncul dorongan untuk membalas perkataan orang yang membuat kesal.

Hal serupa juga bisa terjadi ketika kamu harus menghadapi percakapan sulit. Satu sisi ingin menyelesaikannya, tetapi sisi lain ingin menghindar karena rasanya jauh lebih nyaman. Inilah alasan mengapa sekadar “melawan keinginan” terkadang sulit dilakukan.

Salah satu kebiasaan kecil yang sering dilakukan oleh orang yang tangguh secara emosional adalah mengingat kembali nilai yang mereka anggap penting. Alih-alih hanya berusaha melawan impuls, mereka membuat nilai pribadi tersebut menjadi motivasi yang lebih kuat.

Kalau kamu ingin melatih ketahanan emosional, kamu tidak harus langsung melakukan perubahan besar. Mulailah dengan mengakui satu emosi yang sedang kamu rasakan, berhenti sejenak ketika pikiran terlalu jauh, dan mengingat kembali nilai yang benar-benar penting bagimu.

Menjadi lebih kuat secara mental sering kali bukan tentang tidak pernah jatuh. Orang yang mentalnya kuat justru belajar memahami dirinya setiap kali menghadapi situasi yang tidak mudah. Dari kebiasaan sederhana yang dilakukan berulang kali, ketahanan tersebut perlahan terbentuk.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE