4 Alasan Persahabatan Sesama Anak Bungsu Unik dan Nyambung

Tata Triavenza Saputri | Beautynesia
Kamis, 08 Oct 2026 15:30 WIB
1. Sama-sama Santai dan Impulsif
Anak bungsu punya karakter yang santai dan penuh kejutan/Foto: Pexels.com/Aviz Media

Pernah memperhatikan dua sahabat yang heboh banget kalau ketemu? Bisa jadi mereka sama-sama anak bungsu, Beauties! Sebab, urutan kelahiran itu bisa berpengaruh ke vibes persahabatan. Nah, persahabatan anak bungsu biasanya memang seru karena karakter mereka yang mirip. 

Lantas, karakter seperti apa yang bikin pertemanan sesama anak terakhir bisa sefrekuensi? Yuk, intip penjelasannya di bawah!

1. Sama-sama Santai dan Impulsif

Anak bungsu punya karakter yang santai dan penuh kejutan/Foto: Pexels.com/Aviz Media

Sebagai penganut “you only live once” alias YOLO, anak bungsu biasanya punya cara sendiri dalam menikmati hidup. Mereka nggak suka hal-hal yang terlalu kaku atau mengekang kebebasan.

Pola pikir seperti ini otomatis bikin tiap momen nongkrong terasa seru tanpa beban. Mulai dari jalan ke tempat random sampai melakukan ide-ide gila yang baru terpikirkan, persahabatan mereka pasti selalu diwarnai kejutan seru!

2. Bebas dari Status

Sesama anak terakhir punya status setara dalam pertemanan/Foto: Pexels.com/Arina Krasnikova

Di rumah, posisi anak terakhir sering kali identik dengan kewajiban untuk taat dengan arahan anggota keluarga lain. Uniknya, situasi serba diatur ini akan berubah total begitu mereka main bareng teman yang punya posisi sama.

Dalam pertemanan ini, kedudukan mereka murni setara. Keduanya bisa bebas mengekspresikan diri tanpa dituntut patuh atau terus-terusan dibanding-bandingkan dengan orang yang lebih tua.

3. Partner untuk Belajar Mengambil Keputusan

Belajar mengambil keputusan tanpa mengandalkan orang yang lebih tua/Foto: Pexels.com/Mike Jones

Terbiasa diurus keluarga kadang bikin mereka ragu tiap perlu mengambil keputusan. Namun, beda ceritanya saat anak bungsu berteman dengan sesamanya, karena mereka nggak bisa lagi bersandar pada sosok kakak.

Situasi ini justru membuat mereka terdorong buat saling melatih kemandirian. Alhasil, dinamika ini bikin mereka makin percaya diri buat belajar menentukan pilihan sendiri.

4. Saling Mendukung Tanpa Merasa Digurui

Pertemanan sesama anak bungsu jadi safe place buat saling mendukung/Foto: Pexels.com/SHVETS production

Meskipun kelihatan santai dan bercanda terus, persahabatan ini tetap punya ruang buat saling mendukung proses pendewasaan. Kalau sedang berhadapan dengan masalah, mereka bisa saling mengingatkan secara suportif sampai tujuan tercapai, Beauties.

Gaya komunikasi yang santai bikin sesi tukar pikiran terasa nyaman banget. Apalagi sesama anak bungsu biasanya lebih paham cara merangkul dan memberi masukan tanpa bikin terkesan menggurui.

Pada akhirnya, persahabatan antar sesama bungsu akan jadi safe place yang nyaman buat saling melengkapi, menerima diri apa adanya, sekaligus tumbuh dewasa bersama!

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE