4 Cara Orang Jepang Mengatasi Rasa Malas, Bisa Ditiru Biar Makin Produktif

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Senin, 12 Oct 2026 14:00 WIB
4 Cara Orang Jepang Mengatasi Rasa Malas, Bisa Ditiru Biar Makin Produktif
4 Cara Orang Jepang Mengatasi Rasa Malas, Bisa Ditiru Biar Makin Produktif/Foto: freepik.com/magnific

Rasa malas bisa dialami oleh siapa saja. Pekerjaan yang mulai terasa berat rasanya membuat tubuh ingin beristirahat dan rebahan seharian. Menariknya, dalam budaya Jepang, terdapat cara-cara sederhana untuk membantu seseorang mulai bergerak tanpa harus langsung melakukan sesuatu yang besar.

Beberapa prinsip dari orang Jepang menekankan langkah kecil, konsistensi dan membuat aktivitas terasa lebih mudah dilakukan, sehingga tidak memberikan banyak beban yang membuat rasa malas semakin besar. Yuk, simak, Beauties!

1. Ikigai: Pikirkan Alasan yang Membuat Hidup Bernilai

Cara orang Jepang mengatasi rasa malas. Konsep Ikigai/Foto: freepik.com/magnific

Ikigai menjadi salah satu konsep dalam budaya Jepang yang populer. Istilah tersebut berasal dari kata “iki” yang berarti berarti dan “gai” yang berarti nilai atau manfaat. Secara sederhana, konsep ikigai bisa dipahami sebagai alasan untuk menjalani hidup atau sesuatu yang membuat hidup terasa bernilai.

Saat sedang malas bekerja, konsep ikigai bisa dicoba, misalnya dengan memikirkan kembali tujuan apa yang ingin dicapai dari pekerjaan tersebut dan mengetahui manfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Konsep ini seringkali digambarkan dengan empat hal, yaitu melakukan sesuatu yang disukai, sesuatu yang dikuasai, sesuatu yang dibutuhkan dunia, dan sesuatu yang bisa memberikan penghasilan. Ikigai bisa mendorong seseorang untuk memulai pekerjaan daripada terus menundanya.

2. Kaizen: Mulai dari Langkah Kecil

Cara orang Jepang mengatasi rasa malas. Konsep Kaizen/Foto: freepik.com/magnific

Kaizen merupakan perbaikan kecil yang dilakukan secara konsisten. Bukan berusaha untuk langsung menjadi sempurna, namun berpikir dengan prinsip kaizen bisa membuat untuk menjadi lebih baik dari hari sebelumnya.

Saat sedang malas, cara ini bisa diterapkan untuk membuat target sederhana yang mudah dilakukan. Membagi pekerjaan berat menjadi langkah-langkah kecil. Langkah-langkah kecil yang bisa dilakukan konsisten setiap hari akan menjadi kebiasaan yang membuat hidup lebih produktif.

3. Hara Hachi Bu: Berhenti Sebelum Kenyang

Cara orang Jepang mengatasi rasa malas. Konsep Hara Hachi Bu/Foto: freepik.com/magnific

Hara Hachi Bu adalah sebuah prinsip yang dikenal di Okinawa, Jepang. Konsep ini berarti makan hingga sekitar 80% kenyang. Prinsip ini berkaitan dengan pengendalian diri dan tidak berlebihan dalam makanan. 

Dalam konteks produktivitas sehari-hari, konsep ini bisa jadi pengingat untuk tidak memaksakan diri sampai benar-benar kehabisan energi. Konsep ini bisa menjadi pengendali kalau mengatasi rasa malas bukan selalu melakukan lebih banyak hal, tetapi mengatur kembali untuk tahu kapan berhenti.

4. Ganbaru: Lakukan yang Terbaik

Cara orang Jepang mengatasi rasa malas. Konsep ganbaru/ Foto: pexels.com/Valeria Drozdova

Cara orang Jepang mengatasi rasa malas. Konsep ganbaru/ Foto: pexels.com/Valeria Drozdova

Ganbaru merupakan istilah Jepang yang berkaitan dengan berusaha sebaik mungkin, tetap bertahan, dan tidak mudah menyerah. Prinsip ini menekankan kesabaran dan ketekunan dalam mencapai tujuan, meski prosesnya tidak selalu mudah.

Saat rasa malas muncul karena pekerjaan terasa sulit atau hasilnya belum terlihat, prinsip ganbaru bisa menjadi pengingat untuk tetap berusaha melakukan yang terbaik meski kadang hasilnya tidak sempurna.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE