Terlambat sekali dua kali mungkin masih dianggap wajar, tetapi bagaimana jika keseringan hingga menjadi kebiasaan? Itu bukan hal yang bagus, apalagi di dunia pekerjaan.
“Mengabaikan waktu dapat terasa sangat menjengkelkan, terutama dalam konteks profesional atau situasi pribadi yang krusial,” ungkap psikolog Dr. Gayle MacBride, Ph.D., LP., pada Parade.
Terus-menerus terlambat bagi sebagian orang dapat mengisyaratkan bahwa mereka tidak menghargai waktu, terlepas itu disengaja atau tidak. Di sisi lain, orang juga punya alasan tersendiri mengapa dirinya terlambat, bukan semata-mata mengabaikan orang lain.
Berikut ini ada empat ciri kepribadian orang yang suka datang terlambat ke kantor menurut pakar.
(ria/ria)