4 Ciri Kepribadian yang Dimiliki Anak Tunggal, Mana yang Paling Relate?

Narita Fuji Triani | Beautynesia
Jumat, 25 Sep 2026 11:00 WIB
2. Canggung saat Berbagi
Ciri kepribadian anak tunggal. Merasa canggung saat berbagi/Foto: pexels.com/Q. Hưng Phạm

Beauties, di antara anak sulung, anak tengah, anak bungsu, dan anak tunggal, masing-masing memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Anak tunggal tumbuh tanpa saudara kandung memiliki pengalaman yang berbeda dibanding dengan anak yang memiliki saudara kandung.

Tumbuh tanpa banyak berinteraksi dengan saudara kandung membuat anak tunggal memiliki kebiasaan khas pada dalam kesehariannya. Mulai dari cara berkomunikasi, menghadapi konflik, hingga kenyamanan saat menghabiskan waktu sendirian. Melansir dari YourTango, berikut ini beberapa ciri kepribadian anak yang tumbuh sebagai anak tunggal. Yuk, simak, Beauties!

1. Pandai Berkomunikasi

Ciri kepribadian anak tunggal. Pandai berkomunikasi/Foto: pexels.com/ArtHouse studio

Salah satu ciri yang cukup sering dikaitkan dengan anak tunggal yaitu kemampuan berkomunikasi. Sejak kecil, mereka lebih sering berinteraksi dengan orang tua, sehingga mereka terbiasa mengikuti percakapan yang tidak selalu dilakukan oleh anak seusianya. Kebiasaan tersebut bisa membuat mereka lebih percaya diri ketika berbicara dengan guru, orang tua teman, atau orang dewasa lainnya.

2. Canggung saat Berbagi

Ciri kepribadian anak tunggal. Merasa canggung saat berbagi/Foto: pexels.com/Q. Hưng Phạm

Tumbuh menjadi anak tunggal yang mungkin segalanya hanya untuk dirinya membuat mereka canggung saat berbagi karena tidak biasa berbagi dengan saudara kandung. Misalnya, saat harus membagi makanan atau menentukan potongan kue yang sama besar, mereka mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk memutuskan.

Bukan karena tidak ingin berbagi, tetapi karena sejak kecil mungkin tidak berpengalaman untuk berbagi dan bernegosiasi dengan saudaranya seperti mainan, makanan, atau barang milik bersama.

3. Kurang Nyaman dengan Konflik

Ciri kepribadian anak tunggal. Kurang nyaman dengan konflik/Foto: pexels.com/Min An

Berebut mainan, berbeda pendapat dan saling kesal tentu dialami oleh anak yang tumbuh dengan saudara kandung. Situasi tersebut bisa menjadi latihan untuk belajar berkompromi. Sementara, anak tunggal mungkin tidak mendapatkan pengalaman yang sama di rumah. Akhirnya, sebagian mereka yang tumbuh sebagai anak tunggal bisa merasa kurang nyaman ketika harus menghadapi perselisihan.

4. Terbiasa Menyelesaikan Masalah Sendiri

Ciri kepribadian anak tunggal. Terbiasa menyelesaikan masalah sendiri/Foto: pexels.com/Nohnw w

Anak tunggal terbiasa mencari cara untuk menghibur diri dan menyelesaikan masalah sendiri. Kebiasaan tersebut bisa berkembang menjadi kemandirian ketika dewasa. Mereka mungkin tidak selalu merasa perlu meminta bantuan orang lain dan cukup nyaman untuk mengerjakan segala sesuatunya sendiri.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE