4 Kebiasaan Sederhana Ini Bisa Jadi Bentuk Self Love Terbaik, Tapi Sayang Kerap Disepelekan! Kamu Mau Coba?

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Sabtu, 17 Jun 2023 20:30 WIB
Kebiasaan kecil yang bisa mendorongmu lebih self love/Foto: pexels.com/Julia Avamotive

Self love itu apa sih? Kenapa kita perlu self love, sepenting itukah? 

Mengutip Brain & Behavior Research Foundation, self love artinya penghargaan terhadap diri sendiri dengan tindakan yang mendukung untuk kebaikan psikologis dan spiritual. 

Self love atau mencintai diri adalah suatu sikap menghargai kesejahteraan dan kebahagiaan diri sendiri. Meskipun demikian, self love berbeda dengan sifat egois yang hanya mementingkan dan memikirkan kesenangan pribadi. Dengan mencintai diri kita didorong untuk tegas, menjalin hubungan sosial yang sehat, mengejar impian, dan bangga terhadap pencapaian diri tanpa membandingkan diri dengan orang lain.

Lantas bagaimana membangun diri untuk bisa mencintai diri sendiri? Berikut ini langkah kecil yang bisa dilakukan.

Kebiasaan Kecil yang Bisa Mendorongmu untuk Self Love:

1. Paham Standar Hidup dan Pencapaian Individu Berbeda


Ilustrasi seseorang yang bangga dengan pencapaian hidupnya/Foto: pexels.com/Andrea Piacquadio

Pernah nggak sih, ngebandingin diri dengan orang lain? Entah karena prestasi, kehidupan pribadi, fisik, atau pun yang lainnya. 

Pernah dengar orang nyeletuk seperti ini? 'Dia mah enak, cantik/ganteng, good looking. Mau ngelakuin apa aja ya mulus terus'. 'Dia pinter woy. Jago abcd. Aku mah apa atuh'.

Sadar atau nggak sadar, kita itu sama saja sedang merendahkan diri sendiri. Lho kok bisa, kan cuma bicara fakta? Memang nggak ada salahnya bicara seperti itu. Tapi, secara sadar kita lagi ngebandingin diri dengan apa yang orang lain miliki. 

Theodore Roosevelt, Presiden ke-26 Amerika Serikat pernah mengemukakan bahwa "perbandingan adalah pencuri kebahagiaan". Membandingkan diri dengan pencapaian orang lain membuat kita senantiasa haus akan rasa 'puas dan ingin lebih dari yang lain'. Terlebih itulah sifat manusia yang tidak akan pernah puas dan haus rasa penasaran.

Tindakan seperti itu hanya akan membuat kita lupa arti bahagia dan tidak mencintai diri sendiri. Ingat, setiap manusia punya kelemahan dan kelebihan masing-masing. Jangan menyalahkan dan memaksa diri karena tidak bisa seperti mereka. Banggalah dengan apa yang kamu capai sekarang. Gali terus potensimu!

Berikan pandangan luas pada diri bahwa setiap manusia punya standar hidup dan pencapaian diri yang berbeda-beda. Tentunya sesuai dengan apa yang telah Tuhan gariskan dan diimbangi dengan usaha yang dilakukan.

2. Menikmati Hidup dengan Healing 'Be Alone'


Ilustrasi mencintai diri dengan melakukan solo traveling/Foto: pexels.com/Andre Furtado

Dari 100 manusia di muka bumi ini, kemungkinan hanya sekitar 10 persen manusia yang percaya diri ketika menghabiskan waktu liburan seorang diri.

Menjadi solo traveler kerap dianggap miring. Tak sedikit orang pasti mengecam seperti ini 'Wah, nggak punya teman ya makanya kemana-mana sendiri. Yaelah jomblo sih. Ngenes banget sih hidup loe'

Jika ditelisik lebih dalam, menjadi solo traveler bukan suatu aib tapi pencapaian. Why? Karena kita menunjukkan pada dunia bahwa kita masih bisa berdiri tegak dan menggapai impian dengan kaki kita sendiri. Kita percaya dengan kemampuan diri. 

Sebagai manusia kita memang harus bersosialisasi. Namun, ada waktunya untuk kita berdiam dan bercengkrama dengan diri sendiri. Salah satunya dengan healing sendirian. Pada saat itulah kita akan lebih bisa mengenal diri. Mengetahui apa keinginan dan keluhan diri. 

Singkirkan opini negatif yang datang pada kita. Tak masalah kok berlibur sendirian sejenak. Itu bukan kelainan melainkan sikap self love yang perlu kita bangun dan banggakan.

Sebab, tidak semua orang berani melakukan sesuatu sendirian. Dan ingat, sejatinya hanya diri sendirilah yang akan menemani kita di segala suka dan duka.

(ria/ria)