Mukena yang bersih dan wangi tentu akan membuat kita nyaman menggunakannya saat waktu salat tiba. Namun tak jarang, kita menemui mukena yang bau dan ada bercak bintik hitamnya. Biasanya ini ditemukan pada mukena masjid umum.
Nah, dari mana sumber masalahnya? Ternyata, jamur lah yang menjadi salah satu penyebab munculnya bau dan kotor pada mukena yang lembap. Maka dari itu, simak beberapa kebiasaan yang bisa jadi penyebab mukena sering berjamur.
1. Jemuran Mukena Belum Kering Akibat Musim Hujan
Dikutip dari CNN Indonesia, apabila musim hujan terjadi, tentunya kelembapan udara juga akan meningkat. Hal ini lantas menyebabkan cucian mukena tidak benar-benar kering setelah dicuci.
Ada baiknya sebelum dijemur, keringkan menggunakan pengering mesin cuci terlebih dahulu. Lalu, kamu bisa menjemurnya di halaman yang tidak terkena hujan.
Biarkan selama satu harian hingga benar-benar kering dan usahakan jika memang ada sinar matahari kamu bisa jemur di ruangan terbuka. Ingat, untuk tidak ambil cucian saat tidak benar-benar kering ya!
2. Tidak Menggunakan Lemari dengan Lubang Udara yang Baik
Sudahkah kamu merapikan kondisi lemari dan memastikan apakah lubang udara yang ada di lemari cukup baik? Jika belum, kamu bisa memastikannya, karena kondisi lemari yang tidak layak akan membuat mukena atau pakaian lain yang kamu simpan di dalamnya menjadi lembap.
Usahakan kondisi lemari layak dan tidak mudah terkena bocor dari atap. Mengutip Clean My Space, siapkan lemari dengan lubang udara yang baik dan jangan menumpuk pakaian atau barang lain di atas mukena agar mukena terhindar dari jamur.
3. Menggantung Mukena Usai Dipakai
Usai dipakai salat, tentu mukena basah karena terkena air wudhu. Ingat, jangan langsung menyimpannya ke lemari.
Menggantung dan biarkan terkena angin adalah solusi agar mukena tak cepat rusak, bau, dan antijamuran. Maka dari itu, kamu bisa siapkan gantungan khusus di tempat salatmu ya, Beauties.
4. Tidak Rutin Mencuci Mukena
Ada baiknya untuk mencuci mukena secara rutin. Bagi kamu yang masih malas mencuci mukena, sebaiknya harus mulai ditinggalkan nih kebiasaan yang satu ini.
Dikutip dari Wolipop, apabila pakaian atau mukena lainnya tidak sering kamu cuci, maka bisa menyebabkan menumpuknya mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi kulit.
Bahkan, menumpuknya bakteri pada mukena dapat menyebabkan bau apek. Oleh karena itu, usahakan untuk mencucinya satu minggu sekali dan kamu pun harus miliki mukena lain sebagai ganti ketika mukena sedang dicuci.
Itulah beberapa kebiasaan yang jadi penyebab mukena berjamur. Apakah kamu ingin mukena yang kamu gunakan tidak nyaman dan muncul bintik hitam?
_______________
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk, gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!