5 Aturan yang Harus Kamu Ketahui saat Datang ke Pernikahan Jepang

Aqida Widya Kusmutiarani | Beautynesia
Jumat, 25 Sep 2026 12:30 WIB
Siapkan Hadiah Berupa Uang
Siapkan uang sebagai hadiah pernikahan/Foto: pexels.com/Mayumi Maciel

Dapat undangan ke pernikahan dari orang Jepang untuk pertama kalinya? Tentu ini bisa jadi pengalaman yang menarik, apalagi kalau ini pertama kalinya kamu menghadiri acara pernikahan orang Jepang. 

Di satu sisi, kamu mungkin merasa senang karena termasuk orang yang dianggap dekat oleh kedua mempelai. Namun, di sisi lain, mulai muncul berbagai pertanyaan, seperti pakai baju apa, harus membawa hadiah atau nggak, dan sebenarnya seperti apa rangkaian acaranya.

Tenang, kamu nggak perlu bingung. Ada beberapa aturan dan kebiasaan dalam pernikahan Jepang yang perlu kamu tahu sebelum datang agar bisa menikmati acara sekaligus tetap mengikuti etiket yang berlaku. Check this out!

Jangan Lupa RSVP Undangan

Aturan menghadiri pernikahan orang Jepang
Pernikahan orang Jepang/Foto: magnific.com/magnific

Kalau kamu mendapat undangan pernikahan Jepang, jangan hanya menyimpannya sebagai pengingat acara. Kamu juga perlu mengirimkan kartu balasan (RSVP) untuk memberi tahu apakah akan datang atau nggak. Biasanya, kartu ini sudah disertakan bersama undangan.

Kalau kamu bisa hadir, lingkari tulisan go-shusseki, sedangkan kalau nggak bisa datang, pilih go-kesseki. Ada satu detail kecil yang perlu diperhatikan, huruf go di depan pilihan tersebut sebaiknya dicoret dengan dua garis karena bentuk tersebut merupakan ungkapan penghormatan untuk penerima kartu.

Setelah itu, kamu bisa menambahkan ucapan selamat singkat dalam bahasa Jepang atau Inggris. Jangan menunda mengirimkannya, ya. Membalas RSVP secepatnya dianggap sebagai bentuk sopan santun dalam pernikahan Jepang.

Pilih Outfit yang Formal dan Tetap Sopan

Pilh outfit yang formal dan tetap sopan saat menghadiri undangan pernikahan Jepang/Foto: magnific.com/Magnific

Pernikahan Jepang umumnya termasuk acara yang formal, jadi pilih pakaian yang rapi dan elegan. Untuk perempuan, dress atau setelan dengan warna navy, dusty rose, champagne, atau warna netral bisa jadi pilihan. 

Hindari pakaian serba putih karena warna ini diperuntukkan bagi pengantin. Pakaian yang terlalu terbuka, rok terlalu pendek, atau aksesori berlebihan juga sebaiknya dihindari.

Untuk pria, setelan jas gelap seperti navy atau charcoal dengan dasi simpel sudah cukup aman. Hindari jas putih atau outfit yang terlalu santai. Intinya, tampil rapi tanpa mencuri perhatian dari pengantin.

Siapkan Hadiah Berupa Uang

Siapkan uang sebagai hadiah pernikahan/Foto: pexels.com/Mayumi Maciel

Kalau di Indonesia kamu mungkin terbiasa membawa kado, di pernikahan Jepang hadiah biasanya diberikan dalam bentuk uang tunai. Uang tersebut dimasukkan ke dalam amplop khusus bernama goshugi-bukuro yang bisa kamu temukan di toko alat tulis.

Jumlahnya juga punya aturan tersendiri. Untuk teman atau rekan kerja, 30 ribu yen merupakan nominal yang umum. Sebaiknya hindari angka genap seperti  20 ribu atau 40 ribu yen karena dianggap kurang baik. Gunakan juga uang kertas baru dan rapi, lalu tuliskan nama lengkapmu di amplop.

Saat tiba di acara, amplop biasanya diserahkan kepada staf resepsi sambil mengucapkan Omedeto gozaimasu yang berarti selamat.

Siapkan Diri untuk Acara yang Terstruktur

Pernikahan Jepang biasanya berlangsung dengan rangkaian acara yang cukup teratur/Foto: pexels.com/Thắng Văn

Pernikahan Jepang biasanya berlangsung dengan rangkaian acara yang cukup teratur. Umumnya ada upacara pernikahan (kekkonshiki), dilanjutkan resepsi (hiroen), dan terkadang ada acara santai setelahnya yang disebut nijikai.

Kalau kamu hadir di upacara, usahakan datang 5-10 menit lebih awal dan matikan suara ponsel. Jangan asal mengambil foto karena beberapa lokasi, terutama kuil Shinto, punya aturan soal fotografi. 

Saat resepsi, kamu juga akan duduk sesuai tempat yang sudah ditentukan dan mengikuti rangkaian seperti pidato, toast, makan bersama, hingga pergantian pakaian pengantin. Jangan heran kalau suasananya terasa haru. Video perjalanan kisah pasangan atau surat untuk orang tua sering menjadi bagian acara, jadi menangis saat resepsi bukan hal yang aneh.

Jangan Lupa Bawa Pulang Hadiahnya

Setiap tamu akan mendapatkan hikidemono/Foto: pexels.com/QUIN Bridal

Acara sudah selesai bukan berarti kamu pulang dengan tangan kosong. Biasanya, setiap tamu akan mendapatkan hikidemono, yaitu hadiah kecil dari pasangan pengantin sebagai ucapan terima kasih. Isinya bisa berupa makanan manis, handuk, atau katalog yang memungkinkan kamu memilih hadiah sendiri.

Saat meninggalkan venue, kamu juga akan melihat pengantin dan orang tua mereka berdiri untuk mengucapkan terima kasih kepada para tamu. Kamu bisa membalasnya dengan arigatou gozaimashita atau ucapan selamat lainnya. Kalau mau, kamu juga bisa mengirimkan kartu ucapan terima kasih setelah acara sebagai bentuk apresiasi.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI! 



(dmh/dmh)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE