5 Cara Mengatur Uang Ala Orang China, Agar Kekayaan Terkumpul dan Jauh dari Hutang Pinjol!

Pratitis Nur Kanariyati | Beautynesia
Minggu, 21 May 2023 21:08 WIB
Cara orang China mengatur uangnya hingga menjadi pundi kekayaan/Foto: pexels.com/Andrea Piacquadio

Kebutuhan yang semakin membengkak dengan keuangan yang selalu minus seringkali membuat orang memilih meminjam uang secara online (pinjaman online). Tapi, kebiasaan ini nggak bisa dibudayakan. Risikonya cukup besar. Alih-alih kebutuhan terpenuhi, justru hutang malah semakin meroket.

Keuangan akan tetap stabil dan aman asalkan kita tau bagaimana cara mengatur uang tersebut. Tapi masalahnya, apakah mereka tau, langkah apa yang harus diambilnya? Kita contoh saja orang China yang selalu sukses dan bergelimang kekayaan serta terhindar dari hutang pinjol (pinjaman online).

Apa saja sih rahasia orang China dalam mengatur keuangannya? Ternyata mereka memiliki goal dan sadar akan investasi sejak dini hingga menerapkan hidup sederhana.

Untuk lengkapnya seperti apa, yuk simak 5 cara mengatur uang ala orang China agar kita tidak terlilit hutang dan kekayaan cepat terkumpul.

1. Menginvestasikan Pendapatan


Menyisihkan pendapatan untuk diinvestasikan/Foto: pexels.com/RDNE Stock project

Ketika terima gaji, pilih menyisihkan terlebih dulu sekian persen gaji untuk diinvestasikan atau nanti saja ketika uang masih tersisa? Beauties tipe yang mana nih. 

Jika masih melakukan investasi saat uang masih tersisa, ubah kebiasaan itu. Supaya bebas finansial saat usia senja nanti, kita harus melakukan investasi sejak dini. Salah satunya dengan menetapkan target, yaitu menginvestasikan sekian persen dari total gaji yang diterima setiap bulannya. 

Terkait berapa persentasenya bisa Beauties atur sesuai gaji dan kebutuhan yang harus ditanggung.

Menilik cara orang China menginvestasikan uang, mereka menyisihkan uangnya sebesar 50 persen. Merujuk laman CGTN, orang China lebih memilih untuk menyimpan setengah pendapatan mereka untuk digunakan di masa depan, seperti membeli rumah, membesarkan anak, atau membayar layanan medis.

2. Membedakan Keinginan dan Kebutuhan


Membiasakan belanja dengan menekankan rasa 'ingin' atau 'butuh'/Foto: pexels.com/Cottonbro Studio

Saat melihat brand kesayangan meluncurkan produk baru, tak segelintir orang hendak membelinya. Apakah Beauties salah satunya? Kira-kira apa alasan untuk membelinya?

IFEC (Investment and Financial Education Council) menyatakan salah satu tips orang China dalam mengatur uang adalah membedakan rasa 'ingin' dan 'butuh'.

Terkadang kita sering membeli sesuatu tanpa melihat itu 'ingin' atau 'butuh'. Bahkan saking menginginkannya, kita membuat statement sendiri yang membuat alasan 'ingin' menjadi 'butuh'. Ironis ya! 

Tidak masalah membeli barang yang kita mau, tapi alangkah baiknya kita mempertimbangkan kembali apakah itu menjadi sesuatu yang sangat penting dan dibutuhkan saat ini. Selain itu, melihat bagaimana kondisi dan goal keuanganmu. Jangan sampai salah langkah, bahagia di awal sengsara di depannya. 

3. Hidup Sederhana dan Berhemat


Orang China mengelola kekuangannya dengan berhemat bukan foya-foya/Foto: pexels.com/Andrea Piacquadio

Di kalangan kita, orang China identik dengan sifat 'pelit'. Kok bisa sih? Sebenarnya jika kita lebih mengenalnya, mereka tidak seburuk apa yang kita pikir. 

Daripada mengeluarkan uang untuk foya-foya atau membeli barang untuk kepuasan sesaat, orang China lebih memilih untuk menabung saja. Bukan apa-apa, mereka hanya lebih memikirkan bagaimana kehidupan mereka 5-10 tahun lagi ketika dia tidak memiliki investasi apapun. 

Alhasil, gaya hidup mereka pun sederhana. Tidak terlalu tergiur barang branded dan lebih bisa menekan ego serta nafsu. Terlihat sederhana bukan berarti tidak memiliki kekayaan, bukan?

(ria/ria)