Beauties, apa reaksi pertamamu ketika dilanda amarah? Berteriak? Mengeluarkan kata-kata pedas? Menangis? Atau justru malah diam?
Jika kamu tipe yang terakhir, jangan buru-buru mempertanyakan apa ada yang salah dengan dirimu. Ketika kamu diam setelah marah, bukan berarti kamu tidak peduli atau keras kepala. Sebenarnya, kamu berusaha memproses emosi alih-alih mengeluarkannya secara tidak terkendali.
Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa orang yang cenderung menekan emosi mereka sebenarnya melakukannya untuk melindungi diri sendiri. Mereka belajar bahwa mengekspresikan emosi secara tidak sehat hanya akan menimbulkan masalah.
Orang yang menjadi pendiam ketika sedang kesal memiliki ciri kepribadian yang sangat spesifik yang menjelaskan reaksi mereka. Apa saja? Dirangkum dari Your Tango, berikut ulasannya.