5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar

Nadya Quamila | Beautynesia
Selasa, 27 Oct 2026 16:30 WIB
“Ibu/Ayah Tidak Akan Membantumu”
5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Magnific.com

Perkataan orang tua bisa memengaruhi tumbuh kembang anak. Kalimat positif, misalnya, bisa membangun rasa percaya diri anak. Sebaliknya, kalimat negatif bisa meninggalkan luka emosional yang terbawa hingga anak dewasa.

Namun, di sisi lain, ada pula beberapa kalimat yang sering dikira "positif" tapi ternyata tidak berdampak baik bagi anak. Kalimat-kalimat ini dianggap dapat mengaburkan makna dari pesan yang ingin disampaikan oleh orang tua ke anak dan hasilnya bisa jadi berbeda dari tujuan awal.

Kira-kira apa saja kalimatnya? Dan kalimat seperti apa yang sebaiknya diucapkan ke anak menurut pakar? Dirangkum dari Huff Post, simak ulasannya, yuk!

“Ibu/Ayah Tidak Akan Membantumu”

Membentuk karakter anak ternyata tidak hanya lewat nasihat, tetapi juga lewat kebiasaan sehari-hari di rumah. Beberapa kebiasaan orang tua yang bikin anak jadi baik hati ini diam-diam berpengaruh besar pada tumbuh kembang emosional si kecil.

5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Magnific.com

Mendorong anak untuk mandiri dan melakukan sesuatu sendiri adalah hal yang baik. Tujuannya adalah agar anak tidak menjaadi manja.

Namun, kalimat seperti "Ibu/Ayah tidak akan membantumu" rupanya bisa membuat anak jadi patah semangat, lho, Beauties.

"Hal ini juga bisa membuat mereka meminta tolong kepada orangtuanya di kemudian hari," ujar Whitney Raglin Bignall, direktur klinis asosiasi On Our Sleeves, menjelaskan kepada HuffPost.

Sebaliknya, Bignall menyarankan untuk menggunakan kalimat ini, “Coba dulu, kalau tidak berhasil, kita bisa bicarakan baik-baik.” Hal ini membuat anak tahu bahwa kamu percaya pada mereka, tetapi kamu juga siap memberikan dukungan saat dibutuhkan.

“Kerja yang Bagus”

Kalimat ini membuat anak tidak boleh bertindak salah karena takut merusak kebahagian orang tua.

5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Magnific/Magnific

Ketika anak melakukan hal terpuji, kebanyakan orangtua mungkin akan mengucapkan, "Kerja yang bagus." Namun, pujian ini dirasa kurang cukup spesifik bagi anak.

"Itu tidak memberikan banyak wawasan tentang apa yang mereka lakukan dengan baik," kata Amy Jackson, kepala strategi pembelajaran dini di Primrose Schools.

Ketika anak melakukan sesuatu dengan benar, pujilah mereka secara spesifik. Kamu bisa memberitahu mereka perilaku mana yang bisa terus dilakukan. Contohnya, kamu bisa mengatakan, "Ibu melihat kamu membuang sampah di tempat sampah, terima kasih telah membantu menjaga rumah tetap bersih, ya!"

“Kamu Harus Bersikap Baik”

Sikap pantang menyerah ini terbentuk dari kebiasaan mereka sehari-hari yang dipengaruhi oleh gaya pola asuh hingga kebiasaan orang tua. Kebiasaan tersebut adalah membiarkan anak alami kegagalan, tidak terburu-buru membuat anak merasa lebih baik ketika sedih, hingga mengajarkan cara memiliki hubungan yang baik.

5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Pexels.com

Anak-anak sering diberi nasihat agar berperilaku baik, misal saat bertamu ke rumah kerabat, pergi berjalan-jalan, dan situasi lainnya. Namun, kalimat "kamu harus bersikap baik" tidak cukup spesifik untuk membantu anak-anak. Anak-anak tidak selalu tahu seperti apa perilaku "baik" yang dimaksud dalam situasi tertentu.

Oleh karena itu, orang tua harus lebih jelas dalam memberikan arahan kepada anak. Misalnya, saat berbelanja ke pusat perbelanjaan, orangtua bisa mengucapkan, "Ibu ingin kamu tetap berada di dekat kereta belanja, dan hanya menyentuh makanan yang akan kita beli."

“Itu Bukan Masalah Besar”

Memberikan beberapa pilihan sederhana menjadi aktivitas sederhana yang bisa dilakukan orang tua untuk membiasakan anak lebih mandiri. Selain itu, anak akan merasa lebih dihargai serta anak akan lebih leluasa untuk mengambil keputusannya sendiri

5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Magnific/ Tiarachardz

Meskipun suatu masalah mungkin tampak sepele bagi orang tua, bukan berarti hal itu terasa sepele bagi anak, Beauties. Sering kali, orang tua mengatakan "ini bukan masalah besar" ketika anak-anak mengalami suatu hambatan.

"Pernyataan-pernyataan ini sering kali tidak menghargai perasaan anak," kata Raglin Bignall.

Pernyataan tersebut dapat membuat anak merasa bahwa perasaan mereka diabaikan, atau percaya bahwa perasaan mereka tidak dihargai.

"Hal itu juga dapat menyebabkan anak meragukan diri mereka sendiri dan keabsahan perasaan/pengalaman mereka," kata Jackson.

Lantas, bagaimana orangtua harus bersikap? Kamu bisa mencoba mengajukan pertanyaan terbuka pada anak, seperti, "Hal ini tampaknya sangat penting bagimu. Sekarang, coba beri tahu Ibu mengapa kamu marah."

“Kenapa Tidak Bercerita Lebih Awal?”

Kepercayaan diri bisa dibangun dari berbagai hal dan latihan. Namun, perlu diketahui, ucapan positif dari orang tua dapat membantu membangun rasa percaya diri pada anak.

5 Kalimat 'Positif' yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Orang Tua ke Anak Menurut Pakar/Foto: Pexels.com/ Ketut Subiyanto

Tidak semua anak ingin bercerita kepada orang tuanya ketika mengalami masalah. Namun, ketika anak akhirnya berani terbuka dan bercerita, tak sedikit orang tua yang bereaksi dengan berkata, "Kenapa kamu tidak bercerita lebih awal?"

Hindari mengucapkan kalimat itu, ya, Beauties. Buatlah anak merasa nyaman saat akhirnya mereka berani terbuka dan bercerita.

"Kita tidak ingin anak-anak merasa dihukum karena akhirnya mau terbuka," kata Bignall.

Coba ucapkan kalimat, "Terima kasih karena telah memberitahu Ibu soal hal ini." Ini membuat anak merasa bahwa orang tuanya siap mendengarkan.

***

Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

(naq/naq)
Komentar
0 Komentar TULIS KOMENTAR
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama memberikan komentar.

RELATED ARTICLE