5 Kebiasaan Orang Tua yang Membuat Anak Merasa Nyaman saat Pulang ke Rumah
Pulang ke rumah orang tua seharusnya bisa menjadi momen untuk melepas penat. Setelah lama tinggal sendiri dan terbiasa mengatur hidup dengan caramu sendiri, ada rasa nyaman tersendiri ketika kembali ke tempat yang dulu menjadi rumah.
Namun, perasaan itu bisa berubah ketika kebiasaan lama ikut muncul. Pertanyaan yang terlalu banyak, privasi yang tiba-tiba terasa hilang, sampai komentar soal kapan kamu akan kembali lagi bisa membuat suasana terasa sedikit tegang.
Orang tua tentu tidak selalu bermaksud membuatmu tidak nyaman. Kadang, mereka hanya belum terbiasa melihatmu sebagai orang dewasa dengan kehidupan sendiri. Nah, beberapa hal kecil berikut justru bisa membuat kamu merasa lebih diterima saat berkunjung ke rumah.
Mereka Menyambutmu dengan Hangat
Bayangkan baru sampai rumah setelah perjalanan panjang, lalu pertanyaan pertama yang kamu dengar adalah, “Kok baru sampai?” atau “Tadi dari mana saja?”
Mengutip dari Hack Spirit, pertanyaan seperti itu mungkin terdengar biasa, tetapi bisa membuat suasana kedatangan terasa seperti sesi tanya jawab.
Orang tua yang membuat anak dewasanya nyaman biasanya membiarkan momen pertemuan terasa hangat lebih dulu. Sapaan sederhana, pelukan, atau sekadar ucapan “Senang kamu pulang” bisa memberi kesan bahwa kehadiranmu memang ditunggu.
Mereka Menghargai Kamu yang Sudah Berubah
Mereka Menghargai Kamu yang Sudah Berubah/Foto: magnific/rawpixel.com
Kamu mungkin masih dianggap sebagai anak yang dulu sering bangun kesiangan, punya makanan favorit tertentu, atau menghabiskan waktu di kamar. Padahal, banyak hal dalam hidupmu sudah berubah sejak meninggalkan rumah.
Orang tua yang bisa menerima perubahan itu akan memberi ruang untuk kebiasaanmu sekarang. Mereka mungkin menanyakan makanan yang kamu suka, memahami jadwal kerja, atau menyediakan tempat yang nyaman untuk beristirahat.
Hal kecil seperti ini menunjukkan bahwa mereka ingin mengenal dirimu yang sekarang, bukan terus memaksamu kembali menjadi versi masa lalu.
Mereka Tetap Menghormati Privasimu
Mereka Tetap Menghormati Privasimu/Foto: magnific
Dulu, masuk kamar tanpa mengetuk mungkin terasa wajar. Sekarang, kebiasaan itu bisa membuatmu merasa kurang punya ruang ketika sedang pulang ke rumah orang tua.
Orang tua yang menghargai privasi akan tetap mengetuk pintu, tidak membuka barang pribadi sembarangan, dan tidak merasa harus tahu setiap kegiatanmu selama berada di rumah. Beauties, sikap seperti ini bisa membuat waktu bersama keluarga terasa lebih santai karena kamu tahu masih punya ruang untuk diri sendiri.
Mereka Tidak Membuat Pasanganmu Merasa Seperti Orang Asing
Mereka Tidak Membuat Pasanganmu Merasa Seperti Orang Asing/Foto: magnific/pressfoto
Ketika kamu sudah memiliki pasangan, suasana pulang ke rumah bisa terasa berbeda. Kamu mungkin ingin menghabiskan waktu bersama keluarga, tetapi juga ingin pasanganmu merasa diterima.
Orang tua tidak perlu langsung akrab atau mengetahui semua hal tentang pasanganmu. Cukup dengan mengajaknya makan bersama, menanyakan kabarnya, atau melibatkannya dalam obrolan keluarga tanpa membuatnya merasa sedang diuji. Sikap sederhana ini bisa membuat kunjungan terasa lebih nyaman untuk semua orang, termasuk pasanganmu.
Mereka Tidak Membuatmu Merasa Bersalah Saat Harus Pulang
Mereka Tidak Membuatmu Merasa Bersalah Saat Harus Pulang/Foto: magnific
Salah satu bagian tersulit dari berkunjung ke rumah orang tua adalah saat harus kembali ke kehidupan masing-masing. Rasa berat berpisah sebenarnya wajar, terutama kalau jarang bertemu.
Namun, kalimat seperti “Baru juga datang sudah mau pulang” atau “Kamu lebih memilih teman-temanmu, ya?” bisa membuat momen perpisahan terasa penuh rasa bersalah.
Orang tua yang memahami kehidupan anak dewasanya bisa mengatakan bahwa mereka senang sudah dikunjungi dan akan menunggu kedatangan berikutnya. Dengan begitu, kamu bisa pulang dengan perasaan hangat tanpa merasa harus meminta maaf karena memiliki kehidupan sendiri.
Beauties, berkunjung ke rumah orang tua bisa menjadi cara sederhana untuk melepas rindu dengannya. Baik kamu maupun orang tua, perlu ada penyesuaian karena keduanya sama-sama berkembang seiring waktu. Nah, kebiasaan di atas bisa menjadi contoh yang bisa dilakukan orang tua agar anaknya nyaman di rumah.
***
Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!
|
Pilihan Redaksi
|